Polisi dipuji sukses ngurus dapur embege, soalnya kalo ngurus bandar narkoba, judol, maling, penculikan, penyekapan, pelecehan, penjambretan, kehilangan barang masyarakat sipil mereka gak sukses babar blass.
Dulu waktu masih kecil nggak ngerti kenapa perbedaan pandangan politik bisa bikin orang berkelahi sampe memutus tali silaturahmi kek ‘why 🥺’
SEKARAAAAANGGGGGG… GUE AKAN BERKELAHI SAMA LOE LOE SEMUA YANG TOLOL DAN AKAN GUE PUTUSIN TALI SILATURAHMI KITAAAAAAA
Fyi... inilah salah satu alasan kenapa Muhammadiyah tidak menganjurkan bahkan melarang tahlilan.
Menurut MU:
1. Tradisi tahlilan dianggap merupakan akulturasi dari budaya non-Islam masa lalu.
2. Adanya unsur tabzir (pemborosan) karena keluarga yang berduka sering kali terbebani biaya untuk menyediakan hidangan bagi pelayat.
3. Seharusnya pelayat/tetangga yang menyiapkan makanan untuk keluarga yang berduka, bukan sebaliknya.
Btw, ternyata banyak orang yang clueless tentang berita sama sekali.
Ada loh yang gak tau kalau Nadiem divonis kemarin.
Ada loh yang gak tau kalau mahasiswa demo MBG itu karena pemborosan anggaran 1.2 triliun per hari.
Ada loh yang gak tau kalau Dadan ditangkap kejaksaan karena korupsi BGN.
Gimana caranya biar orang-orang tuh ngikutin, ngerti konteks, sampai tau apa yang sebenarnya terjadi itu susah.
Apa lagi di grassroot. Yang di pikirannya hari ini makan apa dan besok makan apa.
Semua itu abstrak buat mereka.
"ke 4 hakim yg memvonis saya 10 tahun penjara, tidak ada satupun yg berani melihat langsung ke mata saya"
"saya tau isi hati mereka, mereka tau saya tidak bersalah"
"hanya hakim Andi yg berani mengungkapkan kebenaran dan menyebut saya harus bebas tanpa syarat"