Gue gak butuh bantuan tuhan versi kalian
Gue pernah ada di posisi kalian mengkonsumsi dongeng yang sama, takut sama 'ancaman' yang sama. Tapi bedanya, gue memilih untuk UPGRADE AKAL.
Gue milih jadi 'Kafir yang Bangga' karena sekarang gue punya otoritas penuh atas logika gue sendiri. Gue nggak perlu nunggu 'ayat' buat tahu mana yang bener, gue punya DATA, FORENSIK, dan SEJARAH.
Kalau Islam sampai ke zaman sekarang, itu bukan 'Kuasa Tuhan', itu cuma hasil dari sistem yang melarang orang buat berpikir kritis selama 1.400 tahun. Begitu akal dicolok ke internet dan sains, sistem kalian langsung Error 404.
Stay in your cage, I'll enjoy the view from the high ground
@BelialSyntax@papadesucree Musuh kebenaran itu akan selalu ada bro Tuhan ga akan membantu kek lu minta tolong sama orang Tuhan kok disuruh 🤣
Jadi cara memerangi mereka itu bukan seperti itu tuhan kasih cara lewat ayatNya dan kalo emang bukan kuasaNya islam mungkin tidak sampe ke zaman sekarang
Nah ini banyak yg belum tau, gue jelasin singkat aja:
Vatican mengakui kebajikan, rasionalitas, bahkan natural illumination pada tokoh non-Kristen dan pagan:
Socrates, Plato, Aristotle = praeparatio evangelica (Persiapan Injil)
Virgil = “pagan yang melihat cahaya Logos "Firman" dari jauh”
Bahkan filsafat India & Cina Buddhism, Taoism, Confucianism, Vedanta dsb diakui sebagai semina verbi (benih kebenaran)
Artinya jika ada tokoh yg tidak diakui. Masalahnya bukan kafir atau non-Kristen. Masalahnya klaim empiris yang tidak lolos audit sejarah.
Dear Japan: You're a rich, polite, goshujin-sama culture.
They see polite as weak. Leo IV built walls, not bridges first.
Defend your "kami". Or your "kami" will be in museums.
This is not hate. This is pattern recognition.
Our Church doctors warned us long before it happened to you; this has already happened to us.
https://t.co/umYOeRJC5d
@ProboAnjar78317@Valhallaah@sakkusaitna Nah ini betul kamu 'Khairu Ummah' kenapa gak bikin aplikasi sendiri kenapa pake aplikasi medsos ini milik kafir seburuk-buruknya binatang, Elon Reeve Musk pendukung Israel pula double kafir, 1.8milyar "Khairu Ummah" gak mampu patungan bikin medsos sendiri buat dakwah?
Simple suruh pelajari Islam dari sudut Critical History:
Patricia Crone:
Hagarism 1977, Meccan Trade 1987
Mekah ga ada di peta dagang. Ga ada air. "Ka'bah" = sanctuary Nabatean di utara.
Michael Cook:
Hagarism, The Koran: Very Short Intro. Quran = evolusi 200 tahun. Manuskrip Sana'a ada palimpsest = ditimpa.
Robert Hoyland (Murid Crone):
Seeing Islam As Others Saw It. Sumber non-Muslim 630-800 M: ga ada yang nyebut "Muslim". Adanya "Muhajirun" / "Hagarenes".
Fred Donner:
Muhammad and the Believers.
Gerakan awal = ekumenis monoteis. Bukan "Islam" vs "Kafir". Believers vs Non
Christoph Luxenberg (Inarah Project):
The Syro-Aramaic Reading of Koran
72 bidadari? Misreading Syriac "anggur putih". Quran = lectionary Kristen Syria.
Dan Gibson:
Quranic Geography
Masjid Qiblat awal = Petra, bukan Mekah. 17 masjid pertama hadap Petra.
Jangan baca Martin Lings = Fanfic Islami rasa Disney.
Jangan baca apologet Kristen = Nanti bias
Gue ga nyuruh murtad cuma saran riset. Coba baca
Kalo abis baca lo masih yakin, respect. Berarti iman lo tahan banting.
Kalo abis baca lo goyang, ya berarti dari awal pondasi pasir.
Gue ga nanggung neraka lo. Lo audit sendiri
Critical History = Hidayah Kewarasan.
Bukan karena benci. Karena
sayang otak.
Goodluck
Veritas Liberabit
Grace from the Abyss 😇
Bener itu, Nabi lo Kan selalu kutuk Yahudi dan Kristen wariskan dendam yg diturunkan ke mukibin, hapus aja semua Nabi Yahudi dari kitabmu kecuali:
Khidir - legenda Mesopotamia, Dzhul Al Qarnayn - pemuja Dewa-dewa Yunani yg ngaku anak Dewa Amon dgn dua tanduk, biseksual lalu dibaptis Islam
Saleh Tsamud dengan mukjizat unta betina yang keluar dari batu di Al-Hijr pdhl kenyataan itu Necropolis elite Nabatea bukan Tsamud
Hud -Kaum 'Ad, Shuaib -Madyan
Luqman al-Hakim
Idris - Sering disamakan dengan Enoch Yahudi, tapi ada juga yang tarik garis ke Hermes Trismegistus (Mesir/Yunani) atau Enmeduranki (Sumeria), Dzul-Kifl
Uninstall semua nabi Yahudi, maka 70%—80% isi kitab itu yang tersisa:
Aturan Operasional Perang: Pembagian Ghanimah (harta rampasan), aturan tawanan, dan status Dhimmi.
Domestic Management: Aturan poligami, pembagian jatah istri, dan urusan rumah tangga sang Warlord.
Klaim 'Menyempurnakan' itu sebenarnya aksi 'Hostile Takeover' terhadap sejarah Yahudi agar terlihat punya silsilah suci, mengambil pahlawan pagan, beri label "Sujud pada Allah", dan berharap tidak ada yg akan cek sejarah aslinya lewat internet
Dunia luar abad 7 hanya lihat penaklukan blitzkrieg Arab pada dua superpower yg sekarat Persia & Byzantium. Sumber independen terdekat Thomas Presbyter (640M) sebut beliau dlm konteks militer/ intelijen bukan pembawa wahyu/ profetik baru yg bikin para Patriark Gereja jantungan:
Simon Magus
Mani
Nestorius
Arius
Termasuk Muhammad ibn al Hanafiya "mahdi” versi Muchtar
@Kappa_2023@Mundiwangi4 Kasian guguknya ngejar2 kalo ini kan tinggal aku launch ke udara, camera depan lock target - ignite - tinggal afk ngejar terus bisa hindari obyek
@VividProwess Gaza militants do use handheld mortars (60-82mm or local versions) without full tripods to increase mobility in urban areas and in rubble.
The high number of premature explosions is due to the low quality of the homemade munitions - a common feature of the militants there.
Sudah kukatakan berulangkali:
Isa bukan Yesus:
Isa عيسى : tidak disalib, diserupakan. Putra dari Maryam Ukta Harun, Putri Imran dari suku Levi - Imam Pengurus Tabernakel, Kemah Suci
Yesus/ Yasu يسوع : disalibkan, dihukum mati putra Maria, Putri Joachim dari garis Judah - King David garis resmi Mesias
Sebelum dan sesudah Islam Kristen Arab pakai Yasu (يسوع): Berasal dari bahasa Ibrani Yeshua, yang artinya "YHWH adalah Keselamatan". Akar katanya jelas: Yod-Shin-Waw-Ayin. Kami gak pernah, gak peduli gak ingin kenal Isa (عيسى) versi Arab
Saat mereka sibuk mengalihkan arena ke wilayah "imajinasi subjektif", biarkan mereka terjebak di sana. Begitu "Hard Data" digelar di atas meja, pertarungan argumen sebenarnya sudah selesai.
@visegrad24 To the Yazidis who haven't returned yet:
The night may be dark. But it won't last forever.
Fawzia needed 10 years. You will come home too.
We're waiting 🤍
#Yazidi#Sinjar
https://t.co/l8xzFAOXB6
The story of Fawzia Amin Sido: "Hell within a hell." From Sinjar, Iraq, the Raqqa slave market, and Gaza. 10 years in chains
August 2014: ISIS invades Sinjar. Approximately 5,000 Yazidi men are massacred. 6,800 women and children are kidnapped as sex slaves. Fawzia was 10 years old.
Sold repeatedly in the Raqqa slave market. The price for a 9-10 year old child is $200. The auction video still exists.
"Married" to a Palestinian terrorist member of ISIS in Syria. She was forced to watch her husband kill Yazidi babies and eat their flesh as an ISIS subjugation ritual.
Her husband died in 2019 when ISIS fell. She was smuggled into Gaza via the Rafah and Sinai tunnels. She was handed over to her husband's brother, a Hamas member.
In Gaza 2020-2024:
Forced to remarry, raped, tortured by Hamas family for being considered a "devil worshipper." Called "khattiya" = sinner.
In October 2023, Hamas husband was killed by an @IDF bomb. She was forced to work at Nasser Khan Younis Hospital treating wounded terrorists.
August 2024:
Obtained a cell phone, uploaded a TikTok asking for help in Kurdish. Yazidi activists and Israel tracked her down.
October 1, 2024: Joint operation by @IDF, US Embassy Jerusalem, and Jordan released her via Kerem Shalom. She flew to Baghdad-Sinjar.
Two children, ages 7 and 8, were not allowed to be taken. Hamas family held them back because they were "Muslim children." Fawzia chose to leave for safety, promising to return for them.
Fawzia's Statement at the UN Nov *2024:
“ISIS is evil. But in Gaza it's even worse. ISIS killed me once. In Gaza, they killed my soul every day for five years. Everyone there knows I'm a slave. No one helped me. All the hospitals are Hamas bases.”
Fawzia is Yazidi, there's no excuse for lying. She was a victim of ISIS firsthand.
“The hospital is a civilian place” - Fawzia did forced labor at Nasser Hospital treating terrorists. She saw the tunnels and weapons in the basement herself.
“Israel is genocide.” Who rescued Fawzia from Hamas sex slavery? @IDF + US. Who enslaved her for five years? The Hamas family in Gaza.
UN + NGO data *Yazda:
2014: 6,800 Yazidi women kidnapped by ISIS.
2024: 2,600 still missing. Presumed dead or still enslaved.
Smuggling route: Sinjar → Raqqa → Idlib → Turkey → Sinai → Rafah Tunnel → Gaza. Hamas paid $5,000-$10,000 per Yazidi slave to ISIS from 2017 to 2019.
Why Gaza? Because there's no extradition. No foreign journalists. No CCTV. A perfect "black hole" for hiding slaves.
So Fawzia is just "the one who managed to escape." How many hundreds of other "Fawzias" are still in the basements of Khan Younis, forced to care for Hamas terrorists while being gang-raped?
We don't know. And that's what's chilling.
ISIS kidnapped her at 10. Hamas "married" her at 15. @IDF save her at 21. She spent 11 years of her life as property. Not because she's Jewish. Not because she's Christian. But because she's Yazidi, female, and alone, if this isn't the reverse version of "Blessings for the Universe," I don't know what the definition of hell is.
So, when people shout "From the River to the Sea," ask them:
"Where in the river and sea is Fawzia placed? In a terrorist's bedroom or in a mass grave?"
Because a true "Free Palestine" must be able to answer why "Free Fawzia" only happened after the @IDF entered. If they can't answer, it means they don't want to liberate Palestine, but Hamas.
https://t.co/c0CkYExVko…
https://t.co/NZ0VrcYDff…
https://t.co/4xu76n4HHv…
Ayat sucimu tak pernah mampu meruntuhkan nalar kafir kami. (Karena nalar kami berdiri di atas batu karang bukti sejarah, bukan pasir apologi).
Wahyu langitmu tak kuasa meretas kedaulatan berpikir kami yg kafir
(Sistem kafir kami tidak menerima unverified input dari abad ke-7).
Hidayahmu tak mampu menembus "Firewall Kafir" logika kami.
(Kami hanya tunduk pada data yg bisa diuji, bukan ancaman yg dipaksakan).
Kami tetap Stay الكفار — Proud الكفار.
(Karena bagi kami, menjadi 'Kafir' adalah pengakuan atas keberanian untuk tetap menggunakan Akal di tengah lautan kepatuhan buta).