Guys lebaran 2016 ada kejadian yang sampai sekarang gw rasa belum pernah benar-benar dipertanggungjawabkan secara serius.
Namanya tragedi Brexit.
Bukan Brexit Inggris.
Tapi Brebes Exit pintu keluar tol Brebes Timur.
Ceritanya begini.
Pemerintah baru saja resmikan ruas tol Pejagan-Brebes Timur.
Bangga banget.
Dipamer-pamerin.
Jokowi gunting pita.
Janji waktu tempuh Jakarta ke Jawa Tengah bakal jauh lebih cepat.
Jutaan pemudik percaya.
Masuk tol semua.
Tapi ada satu masalah yang tidak ada yang pikirin sebelumnya.
Tolnya belum tersambung sampai mana-mana. Ujungnya buntu di Brebes Timur.
Dan begitu jutaan kendaraan keluar dari tol kecepatan tinggi mereka langsung ketemu jalan arteri pantura yang sempit, pasar tumpah, dan persimpangan biasa.
Bottleneck.
Kemacetan total.
Puluhan kilometer.
Tidak bergerak lebih dari 24 jam.
Di dalam mobil suhu Brebes saat itu 33 sampai 35 derajat Celsius. AC menyala terus supaya tidak kepanasan.
Tapi mesin menyala terus bikin gas karbon monoksida dari ribuan knalpot numpuk di satu titik dan merembes masuk ke kabin.
Tidak matikan AC juga tidak aman di panas segitu heat stroke bisa mematikan terutama lansia dan anak-anak.
BBM habis.
SPBU kosong.
Air mineral dijual pedagang dadakan dengan harga berlipat-lipat.
Ambulans tidak bisa masuk karena bahu jalan juga penuh kendaraan yang nekat menyalip.
Hasilnya 12 sampai 17 orang meninggal.
Bukan karena kecelakaan.
Tapi karena keracunan karbon monoksida.
Heat stroke.
Dehidrasi akut.
Kelelahan ekstrem.
Serangan jantung.
Mati karena macet.
Dan ini yang paling bikin gw marah dari semua yang gw baca.
Tidak ada satu pun pejabat yang dimintai pertanggungjawaban secara serius.
Tidak ada audit kebijakan yang dibuka ke publik. Tidak ada penetapan ini sebagai kegagalan sistemik.
Yang ada kalimat klise soal volume kendaraan di luar prediksi. Evaluasi dilakukan setelah kejadian.
Sistem one way, contraflow, e-tol semua itu baru dibenerin setelah orang sudah mati.
Bukan sebelum.
Dan ini polanya selalu sama di Indonesia.
Infrastruktur dibangun untuk dipamerkan.
Diresmikan sebelum siap.
Dipotret untuk kampanye.
Dan ketika ada yang mati di atasnya itu masuk statistik mudik tahunan. Bukan kegagalan kebijakan.
Tol dibangun tanpa mikirin ujungnya kemana. Gerbang tol tidak siap menampung volume.
Tidak ada protokol darurat.
Tidak ada koordinasi antar lembaga.
Polisi di setiap daerah sibuk mastiin kemacetan tidak terjadi di wilayahnya masing-masing akibatnya semua menumpuk di satu titik dan meledak di Brebes.
Kamar Film nyimpulin dengan satu kalimat yang gw rasa paling jujur.
Selama keberhasilan negara diukur dari berapa kilometer tol yang dibangun bukan dari berapa nyawa yang terlindungi tragedi seperti ini akan selalu mungkin terulan
Kita bukan kekurangan jalan.
Kita kekurangan pemimpin yang menghitung nyawa lebih penting dari foto gunting pita.
Makanya, ungkit aja terus soal kejanggalan dan kronologi keanehan putusan MK yang bikin Gibran bisa nyawapres.
Lumayan bikin pada kegerahan.
https://t.co/rZTHtX3a4m
@kompascom Seharusnya anda bisa datang dg pesawat anda bawa starlink 10 genset kecil 10 dan semuanya bisa langsung pasang .. tdk perlu tanya2 ( bawa lebih pun bisa )
1006 orang meninggal. Belum ada yang dipenjara. Belum ada status bencana nasional. Presidennya sibuk jalan ke luar negeri. Kabinetnya nolak bantuan luar. Menterinya sibuk mantau donasi. DPRnya iri ama influencer yang ke lapangan. Uda gila negara ini
masih belum bisa nyerna itu anggota DPR yang ngatain warga sipil "baru bangun 1 posko udah ngerasa si paling aceh"
bukannya makasih karena warga udah bantu kerjaan pemerintah, malah ngatain, rakyat dianggap saingan. bajingaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan
Jepang gempa gede gak sampe 1 jam dari kejadian perdana mentri nongol bikin pers. Evakuasi warganya gercep pol pdhl tengah malem. Sebuah kesenjangan pemerintahan😭🫱🏼🫲🏽 Oiya gak boleh bandingin eaa wkwk😇👊🏽
@IndoPopBase Minggu lalu ada kasus Tumbler hilang yang berujung pemecatan
Minggu ini ada kasus ratusan nyawa hilang tapi sampai detik ini ga ada yang dipecat
Sebarkan supaya rakyat Jawa melek..
bahwa area terdampak langsung banjir Sumatera ini tuh setara dengan seluruh Jawa+seluruh Bali digabungkan
semasif itu arealnya
#StatusBencanaNasional adalah WAJIB
#SumateraJugaIndonesia
aku yakin ini foto AI
karena @PemkotMalang itu keren.
wilayah malang resapan airnya sangat bagus.
jadi sederas hujam dan selama bahkan 1 tahun hujan full ga mandek gak bakalan banjir 🫶🏻
Jujur ya, sakit kalau liat angka-angka ini. Anggaran sebesar itu diambil dari pendidikan hanya untuk menyantap makan beracun akibat kebijakan kilat, kurang pengawasan dan motif yang berbeda (bisnis).
bubar aja lah MBG.