bapak presiden ada beberapa mode gerakan
- buat palestina pencet mode nangis
- buat zionis pencet mode anak bavvang
- ketemu rakyat pake mode antek aseng
- buat 58% pindah ke mode joget gemoy
Romantisasi kemiskinan, dan bagaimana negara secara heroik "hadir" dengan menyuapi rakyatnya makanan seharga 7.500 - 10.000 rupiah (sebelum dikorupsi), padahal negara berpotensi membangun perekonomian warganya sehingga cukup buat hidup mandiri -- bukan sekedar buat beli makan siang satu anak sehari sekali.
#NegaraSalahUrus
Gue udah di tahap pas ngeliat berita dan berdoa semoga si gendut beserta gerombolannya kena penyakit yg butuh cuci darah berkali2 sampe harta haramnya habis semua
Merusak rantai distribusi -> bisa melemahkan bahkan mematikan distributor, agen, dan penjual eceran -> awalnya harga yang sampai ke konsumen akan lebih murah, tapi -> dengan melemah atau matinya diatributor, agen, dan penjual eceran, orang2 yang biasanya berpenghasilan dari situ jadi tidak punya daya beli lagi -> ekonomi tidak berputar -> konsumen yang berpenghasilan dari sektor perdagangan juga akan berdampak karena daya beli lemah -> konsumen tidak punya penghasilan untuk berbelanja -> barang yang dijual produsen tidak laku -> PHK -> kembali ke melemahnya daya beli
Makanya aktivitas jual beli dengan online semacam ini sebenarnya mengancam perekonomian 🙏
saya wahyu, dan saya orang goblok. izin bertanya dgn lembut min, ketimbang membangun sekolah dengan konsep begitu dan dinamai sekolah rakyat, kenapa ga ngebetulin sistem dan konsep sekolah yang udah ada aja min? hehe makasih thanks before.