Jadi gini.. besok bakal ada di Demo di Bundaran HI
Diorganisir sama BEM UI dkk. Mulai kumpul di UI sekitar jam 10.00 WIB.
Dan rencananya akan aksi di Bundaran HI.
Kelen liat lah tuntutannya
Semuanya aman dan tidak melanggar hukum. Tidak ada unsur fitnah, penghinaan dan makar.
Dan kebebasan berpendapat, berserikat dan berkumpul itu dijamin UUD 1945
Btw stay safe @BEMUI_Official
Hati hati penyusup. Tetap satu komando.
BESOK PUASA ARAFAH GUYS‼️AYO KITA PUASAAAA
jangan sampe kelewat karena ini hari mulia banget. even dosa dosa kecil kita yg setahun lalu dan setahun akan datang akan diampuni.
dah gt di hari arafah juga dimana inti dari rangkaian haji. semua org yg berhaji akan ngumpul di arafah dan berdoa sepanjang hari🕋
dan di hari arafah juga Allah TURUN ke langit dunia! bayangin bakal semustajab apa doa kita?!?!?
pokoknya besok jgn disia siain. maksimalin ibadahnya! full in tilawah, banyak dzikir, banyak doa, dsb. perbanyak doanya. jangan lupa utamakan doa minta husnul khotimah, minta surga, minta hidayah dsb.
minta tolong doa utk Papua dan Palestina agar mereka makmur. doa juga utk keberkahan rezeki kita💕
orba here we go again~ 👋
skenarionya tar lagi tni polri akan dilibatkan dan beberapa tokoh masyakarat yang kritis pemerintahan akan mulai dipantau, dan mungkin ditangkap atas dalih pelaku pocong-pocong ini~ 🥲
We ain't ready for this sht.
02 voters, remember your sins.
blood on your hands 🫵
Al Insyiroh + laa haula wa laa quwwata illaa billaah + hasbunallah wa ni’mal wakiil = combo maut. semua auto terasa mudah. ada aja pertolongan Allahnya
AMPUH TOP MARKOTOPPPPPPP😭🫶
izin qrt kakk, aku ada tambahan🙏🏻
kalau bisa, setelah do'a sholat dhuha, lanjut do'a kebaikan dunia & akhirat, terus selipkan doa ini guys, ada di surat al-maidah ayat 114. Lanjut baca al-fatihah, dan hajat2 kalian. Thank you, semoga bermanfaat😉💗
"Sebelum matahari terbenam, Pangkostrad harus sudah diganti", kata Presiden Habibie.
Jumat pagi 22 Mei 1998, Panglima ABRI Wiranto menghadap Presiden Habibie.
Wiranto melaporkan adanya pergerakan pasukan Kostrad dari luar daerah secara besar-besaran menuju Jakarta, termasuk ke arah kediaman Habibie di Kuningan dan Istana Merdeka, tanpa adanya koordinasi maupun perintah resmi dari Pangab.
Mendengar laporan tersebut, Habibie langsung mengambil keputusan tegas: Prabowo harus diganti dari jabatan Panglima Kostrad sebelum matahari terbenam pada hari itu.
Sore harinya, setelah mengetahui keputusan tersebut, Prabowo Subianto datang ke Istana Merdeka untuk menghadap Presiden Habibie.
Sintong Panjaitan yang berjaga di luar ruangan melihat Prabowo datang dengan pakaian lapangan lengkap dan membawa senjata api (pistol) yang tersarung di pinggangnya.
Berdasarkan aturan protokoler Istana yang sangat ketat, siapa pun tidak boleh membawa senjata ke hadapan presiden. Sintong kemudian meminta ajudan presiden untuk menegur dan meminta Prabowo mencopot senjatanya terlebih dahulu sebelum memasuki ruangan. Prabowo mematuhi permintaan tersebut dan menyerahkan senjatanya.
Saat bertemu presiden, Prabowo mempertanyakan alasan pencopotannya dan menganggap keputusan itu sebagai penghinaan terhadap keluarganya serta keluarga mertuanya (Soeharto). Prabowo sempat meminta waktu untuk tetap memegang kendali pasukan Kostrad.
Presiden Habibie menolak permintaan tersebut. Ia menegaskan bahwa pergerakan pasukan Kostrad ke Jakarta dilakukan tanpa perintah Panglima ABRI. Ketika Prabowo menjelaskan bahwa gerakan itu murni untuk mengamankan presiden, Habibie menyanggah dengan mengatakan bahwa pengamanan presiden adalah tugas Paspampres di bawah koordinasi Pangab, bukan tugas Pangkostrad.
Pertemuan bertensi tinggi tersebut berakhir setelah Sintong Panjaitan meminta Prabowo meninggalkan ruangan karena waktu protokoler telah habis. Prabowo sempat menatap tajam, namun akhirnya menurut dan memberi hormat pada presiden sebelum pergi meninggalkan istana.
Prabowo akhirnya dipindahkan untuk menjabat sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) ABRI di Bandung. Sedangkan jabatan Pangkostrad diserahkan sementara kepada Johny Lumintang. Keesokan harinya saat ketegangan mereda, ia dicopot dan digantikan oleh Djamari Chaniago. Johny menjadi panglima Kostrad dengan jabatan tersingkat dalam sejarah, hanya 17 jam.
Bagi Wiranto saat itu yang terpenting adalah memenuhi tenggat waktu perintah presiden, bahwa Prabowo harus dicopot sebelum malam. Terlalu lama jika harus menunggu Djamari Chaniago datang dari Bandung. Akhirnya, Johny Lumintang yang berada di Jakarta ditunjuk untuk memimpin sementara Kostrad.
Bagi Habibie, membiarkan Prabowo memegang kendali pasukan hingga keesokan pagi adalah risiko yang terlalu besar. Pencopotan harus selesai sore itu juga, sebelum matahari terbenam.
BOCOR, PRABOWO KETAHUAN BUAT KEBIJAKAN TANPA KONSULTASI MENTERI DAN KABINETNYA SENDIRI,
TRUS DAPAT MASUKAN DARIMANA?
BAU BUSUK DIMANA-MANA
The Straits Times dan Bloomberg menyebut langkah ini sebagai "crackdown terbesar" Prabowo terhadap para konglomerat Indonesia. Dan yang paling mengejutkan bukan hanya isi kebijakannya, melainkan caranya: tanpa sepengetahuan kabinetnya sendiri.
RAPAT RAHASIA DI RUMAH PRIBADI
Pada awal Mei, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah kecil penasihat terdekatnya ke kediamannya di Jakarta Selatan untuk membahas cara menambah penerimaan negara di tengah lonjakan harga minyak yang mulai membebani keuangan Indonesia.
Dari pertemuan tertutup yang sangat terbatas itu, lahirlah keputusan besar. Dari pertemuan tertutup tersebut lahir gagasan yang berpotensi mengubah secara fundamental sektor komoditas Indonesia: pembentukan entitas negara baru di bawah sovereign wealth fund Danantara untuk mengawasi ekspor minyak sawit, batu bara, ferro-alloy, nikel, dan komoditas strategis lainnya.
Yang luar biasa adalah:
hampir tidak ada pejabat, menteri, maupun pelaku industri yang tahu sebelum pengumuman resmi dibacakan.
Kebijakan sebesar ini diputuskan dalam lingkaran sangat kecil, lalu langsung diumumkan ke muka publik di sidang paripurna DPR.
Prabowo menyatakan bahwa ekspor komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan ferro alloy akan secara bertahap diintegrasikan ke dalam sistem tata kelola ekspor terpusat yang dikoordinasikan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), sebuah perusahaan negara khusus yang dibentuk di bawah struktur investasi berdaulat Indonesia
Dengan kata sederhana: para pengusaha swasta, konglomerat sawit, dan taipan batu bara tidak lagi bisa langsung mengekspor sendiri.
Mereka harus melalui BUMN yang ditunjuk negara sebagai satu-satunya pintu ekspor.
Inilah yang membuat berita ini viral di media internasional. Kebijakan ini memicu kepanikan di kalangan pengusaha, investor, hingga pejabat internal pemerintah karena dinilai sangat mendadak dan sulit diterapkan.
Pelaku usaha mengaku tidak dilibatkan sama sekali.
Pelaku usaha batu bara dan petani sawit mengaku tidak dilibatkan pemerintah dalam penyusunan draf regulasi ekspor komoditas.
Para menteri pun baru tahu saat Prabowo sudah bicara di podium DPR. Ini bukan gaya pemerintahan biasa, ini gaya komando militer:
keputusan diambil di puncak, lalu diperintahkan ke bawah tanpa konsultasi panjang.
REAKSI PASAR: SAHAM DAN RUPIAH LANGSUNG TERDAMPAK
Pasar bereaksi cepat dan negatif. Jakarta Stock Exchange langsung turun hampir 1,5 persen sesaat setelah pengumuman tersebut.
Investor khawatir kebijakan ini menandai babak baru intervensi negara yang makin agresif terhadap ekonomi. Rupiah melemah hingga kisaran Rp 17.700 per dolar AS.
Kepercayaan pasar terhadap kepastian hukum dan iklim investasi Indonesia kembali dipertanyakan.
Ada masa transisi tiga bulan di mana eksportir dan pembeli masih dapat melanjutkan bisnis seperti biasa, tetapi entitas yang ditunjuk pemerintah akan memantau transaksi ekspor. Pada akhir masa transisi, semua ekspor harus dilakukan melalui perusahaan yang ditunjuk negara, yang akan diawasi oleh Danantara.
Cara pelaksanaannya menjadi sorotan serius.
Kebijakan ekonomi berskala ratusan miliar dolar tidak boleh diputuskan dalam pertemuan rahasia beberapa orang, lalu dikejutkan kepada semua pihak.
Kebijakan tentang industri sawit jangan sampai dibuat secara serampangan karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
Pemerintah jangan mengambil kebijakan strategis tanpa mendengarkan pendapat dan kondisi dunia usaha.
Niat baik saja tidak cukup.
Yang dibutuhkan adalah eksekusi yang terencana, transparan, dan melibatkan semua pemangku kepentingan.
Pertanyaannya, apakah ini akan berhasil memulihkan kebocoran devisa yang selama puluhan tahun menggerus kekayaan negara, atau justru menambah deretan kebijakan yang bagus di atas kertas namun berantakan di lapangan?
Waspadai tindakan @prabowo dlm kaitannya dng kebijakan perang AS. Track tecordnya sejak jd Presiden adalah mengkhianati negara. Mulai dari gabung dlm BoP, jual kedaulatan negara dng perjanjian dagang, membiarkan pesawat AS melintasi udara RI, kini menjadikan RI pusat pemeliharaan pesawat militer AS. Arahnya bisa2 ia menjadikan RI sbg pangkalan militer AS. Tolak RI dijadikan obyek kebijakan AS. Tolak kolonialisme AS.
#StopPengkhianatanNegara
#IndonesiaBukanNegaraBagianAS
Pantesan orang kita itu gampang bgt burnout kerja, ketakutan di-phk/layoff, berempati /memanusiakan pekerja aja sulit bgt. Plus dibumbuin patriarki seakan2 perempuan harus bertanggung jawab kalo ada anggota keluarga yg sakit, lelaki tidak boleh stay menjadi carer.
Kmaren aku ngetwit kalo aku kerja di Indo pasti aku udah disuruh resign, karena aku kerja fulltime tapi sambil dialysis, hampir seminggu sekali pasti ada appointment dokter.
Dari awal masuk kerja udah bilang ke management, tau gak jawabannya apa, "don't worry, life happens, we'll make it work"
Di kantorku, bahkan se-sepele harus jemput anak di daycare gara2 jadwalnya gak sinkron sama suami, ya gak apa-apa, besok tinggal made up the time.
Ada yang keliatan lemes dikit disuruh log-off komputer, kalo lg di kantor disuruh pulang.
Ada HAK PEKERJA yg bisa dipakai: cuti tahunan, cuti merawat keluarga, cuti berkabung, cuti sakit.
Tinggal dipilih yg mana yang sesuai kebutuhan. bahkan ulang tahun aja dipaksa cuti, gak usah masuk kalo gak mau.
Masalahnya, memang di kalangan masyarakat kita, masih banyak yg merasa mengambil cuti itu seakan2 egois atu "seenaknya". Aneh.
jadi media jepang baru saja mengkritik prabowo:
yang penasaran isi nya :
- Amnesty International menuduh ada kampanye disinformasi online untuk menyerang aktivis dan jurnalis di Indonesia.
- Pengkritik pemerintah disebut-sebut dicap sebagai “agen asing” atau antek antek asing
- Amnesty menyebut akun penyebar narasi diduga terkait militer dan Gerindra.
- Pemerintahan Prabowo Subianto dianggap memperluas peran militer di urusan sipil.
- Aktivis HAM yang protes perluasan peran militer disebut menjadi target kampanye online.
- Media Tempo disebut mengalami intimidasi dan penyebaran tuduhan sebagai “agen asing”.
- Amnesty menilai disinformasi online dapat memicu ancaman fisik terhadap aktivis dan jurnalis.
- Bahlil Lahadalia disebut menuduh Greenpeace membawa kepentingan asing terkait isu tambang Raja Ampat.
- Platform seperti Meta, TikTok, X, dan YouTube dianggap gagal membatasi penyebaran disinformasi.
Guys, kenapa IHSG anjlok ini harus jadi warning buat semua orang, even buat kita yang gak "main" saham atau gak investasi dalam bentuk saham?
Karena efek jauhnya memang bisa ekstrem: Freeze hiring, penundaan promosi, pemotongan gaji, dll.
Aku jelasin di thread sederhana ini👇
The Economist can milk this article however much it wants, and I'll just keep reposting because much of the country's media landscape doesn't even have the balls to say what needs to be said.