Seblak, gacoan, dan dimsum mentai. Keinget beberapa waktu lalu ada vt yang nyebut "Makanan perempuan ternyata enak juga" TF IS MAKANAN PEREMPUAN DUDE😭 kind of related, topik ini juga salah satu opsi yang mau aku angkat dalam esai, tapi akhirnya aku pilih yang paling atas🧍🏻♀️
Teman-teman perempuan….ingat kalau kalian bukan laki-laki, cis heteroseksual, muslim, jawa, able body etc etc.. perempuan akan selalu jadi bagian kelompok marjinal. No matter how tried your effort, dunia tidak akan pernah baik padamu. Egoislah dan perjuangkan hak-hak adilmu ✊🏻
Padahal ini juga ada loh di alquran, sebagaimana anak perempuan yg belum nikah semua di tanggung oleh sang Ayah, paman (kalo yatim), saudara lelaki kalo punya.. dan saat nikah pun di tanggung oleh pasangan nya harus seperti ayah nya mengasihi dia sebelum nikah.. bahkan suami tidak berhak memakai uang sepersen pun dari warisan sang istri.. apa bila istri membantu, suami wajib mengganti uang/harta tersebut sesuai nominal.. surat an-nisa sudah menjelaskan secara detail padahal..
@chickennutmeg@fahkta knp yg bahas2 kodrat ini gapernah merujuk ke kodrat perempuan adlh diperlakukan kayak tuan putri dan dinafkahin 2 milyar per bulan:( knp kodrat nya hrs hal2 yg bikin capek
emang, dharmawanita, persit, dsb tuh didesain utk mendomestifikasi perempuan, makanya identitas perempuan di situ ya cm jd "istrinya pak x". kl ga salah dibahas buku ibuisme negara. konsep besarnya utk bikin "percontohan" keluarga ideal versi orba: bapak kerja, ibu ngurus rumah—
Tom Holland and Zendaya’s body language says it all. They genuinely look like two people who have never experienced this kind of love and understanding before, especially Zendaya. Tom seems to understand her in a way that’s effortless. She once said her favorite thing about Tom is that he never tries to steal the spotlight whenever they’re out together, and you can actually see that in how they interact. He always lets her shine, she must be regretting the whole time she wasted with Timothée.
Berita saat ini makin-makin gila dan gelap banget ya rasanya :
1. Security HI dikeroyok karna negor alphard yang terobos zebra cross.
2. Security ditenggelemin di waduk cuma karna negor bocah yg lagi vandalisme
3. Ada bapak yang dituduh maling ayam, dan anaknya nangis-nangis karna bapaknya meninggal
4. Demo berhari-hari tapi beritanya di bungkam
5. Kasus emas 74kg ga kelar-kelar, padahal tersangka dan barang buktinya jelas.
6. Presiden tiap pidato asbun gak jelas & ga berbobot.
7. Pajak makin dipelintir sampe disamperin ke rumah, motor parkir ditempelin sticker kalo belom bayar
8. TNI, polisi, aparat megang kopdes apalah-apalah program presiden yg ga jelas.
9. Korupsi gila-gilaan, pakan hewan, MBG, dll
10. Bangun UNRI lah, sekolah garuda lah
Ah gila deh makin hari, ada yg bisa tambahin lagi update kegilaan di negara yang lagi sakit ini?
Kalo ada konten demo lewat diberanda kalian langsung like dan posting ulang!
Jika itupun kalo Kalian peduli dengan kecemasan negara saat ini, dengan melakukan itu secara tidak langsung kita membantu perjuangan temen" yg disana melalui sosial media, karena media terbungkam!
tiap kali denger wacana "kurikulum pencegahan LGBT" buat anak SD, gua selalu kepikiran film Monster (2023) karya Koreeda
banyak org selesai nonton film itu terus nanya "emang monster-nya siapa?"
and that's the point, monster-nya bukan Minato, bukan juga Yori. mereka cuma dua anak kecil yang bahkan belum sepenuhnya ngerti apa yang mereka rasain
buat gua, monster-nya adalah masyarakat yang bikin anak-anak ini percaya kalo ada sesuatu yang salah dalam diri mereka, sampe mereka harus tumbuh dengan rasa takut, rasa malu, bahkan nganggep diri mereka "berotak babi" cuma karena ngerasa beda
anak queer itu exist, and will always be.
mereka bukan jadi queer karena diajarin di sekolah, nonton film, atau ketemu orang LGBT. tapi kalo dari kecil mereka terus diajarin LGBT adalah sesuatu yang harus "dicegah", then once they fully understand themselves, hal pertama yang ikut tumbuh bukan penerimaan diri, melainkan rasa takut, rasa malu, dan keyakinan bahwa mereka adalah barang rusak
kalau dari kecil negara mulai menanamkan bahwa keberadaan mereka adalah sesuatu yang harus "dicegah", yang lahir bukan generasi yang "straight", yang lahir justru anak anak yang ngabisin masa kecilnya dengan "kenapa gua salah?"
that's the real tragedy, dan menurut gua, itulah monster yang sebenarnya, I hope no other Minato or Yori ever has to grow up believing they're the monster
Beberapa waktu lalu sempat nanya ke Dubes UE untuk Indonesia kenapa Indonesia ga dikasih bebas visa
Kata beliau tingkat pelanggaran pelancong Indonesia itu relatif sangat rendah. Tapi, ga ada pejabat UE yang berani mengusulkan karena takut dianggap lemah terhadap keimigrasian
Per hari ini, BBM di sebagian wilayah Sumut baru mulai terurai. Buat yang gak tau, di sini dari pekan lalu pada antre BBM karena distribusinya terlambat imbas pemecatan massal supir-supir pertamina
Gak ada permintaan maaf, keadaan dibiarin kelar dengan sendirinya
Plus, sudah 3 hari belakangan tuh mati lampu mulu tanpa pemberitahuan. Bisa 3x sehari, bahkan lebih
And Alhaitham is confused abt why Kaveh is so embarrassed about their marriage... He thinks Kaveh is ashamed to be married with him or that Kaveh never wanted this marriage. Ouughhhh misscom losers