Matur suwun mba Yenny Wahid sudah berada di barisan pendukung pak Ganjar-Mahfud
Mendukung sesorang itu berdasarkan hati nurani .
Orang baik memilih orang baik .
Terimakasih telah membawa nilai nilai yang diajarkan Gus Dur selama ini ๐๐ป๐๐ป๐๐ป
#GanjarMahfudFriendly
Ganjar Mahfud Gerak Cepat Menuju Indonesia Unggul
Oleh : Arif Hidayat
โIni bukan tentang Ganjar, bukan tentang seorang Mahfud, bukan pula tentang kekuasaan. Ini tentang seluruh nasib rakyat Indonesia,โ Ganjar Pranowo.
Sekilas kutipan saat memberikan sambutan di acara pengumuman cawapresnya. Itu bukan sekedar ucapan belaka, melainkan ada bukti di setiap rekam jejaknya. Yah Baik @ganjarpranowo maupun @mohmahfudmd menjalankan amanah dari jabatan dilakukan sebaik-baik dan tetap bekerja sesuai aturan konstitusi yang ada.
Keduanya tidak mengejar Jabatan, melainkan membantu masyarakat semaksimal mungkin. Melangkah dalam kontestasi pemilu sebagai bentuk usaha maksimal untuk memperbaiki hidup rakyat lebih banyak, bukan mengejar kekuasaan. Apalagi sudah memiliki kendaraan politik alias ada parpol yang mengusung.
Mahfud sendiri secara konsisten tidak bergabung dengan parpol, setiap diberikan amanah jabatan ataupun menjadi cawapres tidak mengeluarkan uang sedikit pun untuk meraihnya.
Di tambah waktu menjadi pendamping tidak asal-asalan mau, melainkan harus memiliki cara pandang yang sama. Bisa dilihat saat menolak dengan tegas untuk disandingkan dengan Anies. Mau berpasangan Ganjar pun juga tidak memiliki tekanan psikologis.
Mahfud dan Ganjar memiliki pandangan sama dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus persoalan hukum di Negeri Indonesia ini. Keduanya mempunyai keunggulan dalam bidang masing-masing yang saling menunjang untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Apalagi setelah pengumuman pendamping Ganjar, keduanya berkumpul dengan Gen-Z dan Milenial untuk berdiskusi. Setiap pertanyaan yang muncul selalu dijawab dengan solutif sekaligus memberikan contoh. Bahkan capres maupun cawapres menjawab dengan pemahaman yang sama, bisa dibilang chemistry sudah terbentuk sejak lama.
Pertemuan dengan anak muda bukan sekedar kumpul-kumpul biasa, di sana Ganjar Mahfud menyerap semua aspirasi ataupun keresahan Gen-Z dan Milenial di era digitalisasi. Itu dilakukan untuk menyelesaikan masalah sampai tuntas sesuai dengan kondisi di lapangan, bukan sekedar teori.
Keduanya sudah selaras dalam visi misi yang diusung untuk membangun Indonesia selanjutnya dan untuk penerapannya disesuaikan konteks kondisi setiap daerahnya. Bahkan di acara Najwa Shihab mereka siap terjun ke tempat mana saja, tinggal mengikuti pembagian dati TPN Arsjad Rasjid.
Ganjar dan Mahfud langsung bergerak cepat untuk menyerap berbagai masalah, kondisi, aspirasi, dan selainnya. Tidak peduli generasi apa, siapa pun mereka, semua akan didengarkan sekaligus diberikan solusi atas persoalan yang dialami.
Yang paling aku suka, solusi yang diberikan selalu berdasarkan visi-misinya dan tetap memperhatikan kondisi di lapangan. Seperti halnya pertanyaan pegiat medsos Ibnu terkait tiktok shop, Ganjar menjawab pemerintah harus mengatur, memproyeksikan, serta cepat tanggap terhadap persoalan.
Mau tidak mau perpindahan jual beli dari langsung ke pasar online akan terjadi. Tentunya akan terus memunculkan persoalan baru, jika pemimpin hanya sekedar membuat kebijakan saja. Akan berbeda di tangan Ganjar Pranowo.
Ganjar akan melakukan pengaturan, pelatihan, dan perlindungan. Semua tetap bisa dijamin untuk bisa berjualan di dunia maya ataupun nyata sekaligus adanya pembelajaran untuk mereka yang hendak beralih berjualan secara online. Seperti halnya saat memimpin di Jateng dengan melakukan pendampingan kepada difabel, kaum Perempuan, dan selainnya.
Begitu juga dengan Mahfud, dalam menjawab pertanyaan terkait anak pejabat diberikan privilege. Masalah itu diselesaikan dengan sistem digitalisasi, penguatan SDM, hingga perbaikan undang-undang yang tumpang tindih.
Seperti halnya saat Mahfud membongkar kasus korupsi. Keberanian melawan para koruptor dan tidak memberikan ruang bagi mereka untuk bisa bebas dari jeratan hukum. Mau koruptor memakai undang-undang yang tumpang tindih, tidak bisa.
ini merupakan sejarah untuk para perempuan indonesia
terima kasih ibu
puan... perjuanganmu untuk para wanita indonesia
#PerempuanBisa
Puan Pahlawan UUTPKS
https://t.co/B2cmw2aQri