@Arbiarso_W Pernah lihat video mas-mas ini dari seorang boomer yang notabene dekat dengan kekuasaan. Awal nonton videonya, sih, udah merasa kalau penyampaiannya lebay dan sarat subjektivitas ke pihak 58. Anyway, jangan lupaa untuk report akun Instagram-nya jugaa.
@tanyakanrl@rayqusa mungkin kamu harus belajar perspektif lainnya dengan membaca cuitan di sini. Kan jadi bagus untuk kamu juga karena nanti bakal dapat insight baru. Eh, itupun syaratnya kamu kudu berempati dulu, sihh.
Ada penggalan kalimat menarik di dua video ini.
Video 1: "Jadi menurutmu mas kalo wartawan gak kompeten?".
Video 2: "Maksudmu, ustad gak pintar?".
Nah, persamaannya kedua-duanya trmsuk straw man dlm kerangka cacat berpikir. Sdangkn perbedaannya, yg satu goblok natural, yg satu dibungkus dlm komedi.
Salah satu prinsip tata kelola yang baik: pimpinan tertinggi harus menerima informasi yang utuh, termasuk yang buruk.
Kalau filter data sudah terjadi sebelum sampai ke meja Presiden, kita tidak bicara soal "penyederhanaan presentasi" — kita bicara soal distorsi kebijakan.
Dan itu bukan masalah satu orang. Itu masalah sistemik.
@Ogaman888@igwanwe WHOOSH diprotes karena memang tidak layak. Sudah ada kajiannya sejak Bapak I. Jonan menjabat. Sekarang kamu lihat apakah WHOOSH memberi dampak baik? Atau justru lebih banyak dampak buruknya karena mengorbankan prioritas transportasi lainnya?
Use ur brain properly.
@lookasz14@tanyarlfes Orang yang asal nuduh dan ngga mau belajar terlebih dahulu seperti kamu ini lebih baikk hak bicaranya dicabut. Hingga dia improve habits-nya.
Dulu sempet ditanya sama klien dari Jerman sama Rusia, ideologi negaramu ini kok aneh ya. Sosialis ngga, komunis ngga, liberalism juga nggak 😅
Jelasin aja kalo ini semacam tengah2nya aja, walaupun prakteknya skrng kayaknya mengkhawatirkan 😌
kadang orang yg dikit2 takut/malu untuk nyoba bukan krn nggak capable, tapi krn terbiasa tumbuh dalam mode survival, jadi lebih baik cari aman ajaa gitu. definitely its not them to blame sih, blame the system and unequal access...
@husain_fikri@kopi_hitam2299@apralzolam Kalau mau dihormati orang, tuh, seharusnya kamu menghormati terlebih dahulu. Sudah banyak orang yang menjelaskan pandangan kontranya ke kamu, tapi kamu masih tidak memahami dan menghormati pandangannya. Jadi, jangan marah kalau ngga dihormati, mas.
Jangankan daging, raskin pun seringkali dijual oleh penerimanya. Alasan yang paling sering saya dengar: uangnya buat bayar bank plecit. Bukan buat makan.
Masalah mendasar: negara membiarkan pembodohan dan pemiskinan rakyatnya.
Tuduhan tidak main-main, tapi bisa dibuktikan.