@Danendria Bocah sok jago lo di sosmed, klarifikasi tapi reply-an ditutup. Jago kandang doang lo burik. Udah mana klarifikasinya nyebelin, mikir pake otak kids
@MieSedaapID - pengunjung. Yang lumayan hospitality nya cuma bagian jualan makanan sama minuman, walau beberapa ada yang kaya kikuk. Sama yang jaga area lapangannya cukup oke, walau galak dikit. Jadi sayang-sayang acaranya udah bagus tapi staf-nya kaya kurang briefing dan gak sinkron
@MieSedaapID Halo min, acara Come See Mie-nya sebenernya seru dan konsepnya gak bosenin. Tapi mohon next time kalau hiring staf jangan asal pilih, banyak staf dari mie sedaapnya mau itu cewe/cowo pas jaga area game/foto omongannya judes dan kebanyakan mondar-mandir, jadi kaya gak welcome -
@Xyzofmine@Masmassolo11@tyaaassh Intinya karena dulu asalnya ada aja orang mau berkuasa pake agama, muncul deh budaya mengistimewakan kyai dan nyebarin ajaran yang gak sesuai. Makanya gak semua tempat ada budaya begini, cuma di tempat tertentu.
@nenganchi@misserizka Lo dangkal kalau mikir kaya gitu di situasi lo yang lagi sakit, bedakan dong dengan konteks postingan yang lo kutip, emang lo pikir berobat bayarnya make daun? 😂 Jawaban dia sebenarnya realistis, karena emang cuma dengan uang penyakit bisa lebih baik tapi lo mikirnya naif
@dominathea Your opinion is invalid and too naive. A normal person without mental issues wouldn't relate to anything you're saying. Only people with a lot of problems with themselves have a perspective like yours, including yourself.
@Miona_ily@coffeeforgods@marrooenn Kalau temen deket dan kasusnya begini coba ketemu langsung, ajak ngomong. Biasanya abis itu kamu bisa nentuin mau gimana kedepannya
@heyitsrosexx @FearedBuck Are you an idiot? Your comprehension is extremely poor. Those are government regulations, and anyone who violates them will go to prison. It's her own fault for daring to break the law of the country. Who does she think she is, going against the government? That's idiot!
@toketriot Semua yang lo jabarkan di atas realistisnya ngga akan pernah terjadi di Indonesia saat ini! Karena apa? Ya karena kita hal-hal basic secara makro aja belom selesai. Ngga kaya negara maju. Jadi tolong pahami disini dulu. Apalagi kita bangsa besar orangnya banyak.
@toketriot Lo ngomong gini menurut gue malah close minded dan ngga bisa menganalisa hal-hal ril yang terjadi disini. Yang lo jabarkan itu ngga relevan. Di indo masih banyak hal yang perlu diurus dari dasar dibanding langsung lompat ke boleh ciuman di publik. Melek realita dulu dong.
@prasprasetja Bukan masalah value menurutku, apalagi kamu ngga jelasin disini apa yang bikin kamu ke trigger sampe lawan bicara ngomong gitu. Kamu sendiri juga terlalu judgemental bilang value orang a b c d. Padahal disini sekedar kamu harus memahami ngga bisa jadiin manusia biasa itu dokter.
@prasprasetja Ya emang. Kamu selama ini emang hidup ngapain aja sampe ngga melek realita kaya gini? Kenyataannya, bukan mereka ngga punya empati, mereka itu cuma manusia biasa bukan dokter yang yang punya kapasitas. Kamu punya A belom tentu dunia harus ngerti kamu punya A.
@tanyakanrl Sotoy kamu nder, kenyataannya di dunia nyata yang pinter rata-rata itu pada sukses dan bisa bersosialisasi, salah satu contohnya B.J. Habibie atau Elon Musk. Ansos ngga ada hubungan sama kepintaran.
@tanyarlfes Drama banget, ribet kamu. Jelas-jelas cewe kamu kebingungan. Lagian effort apa sih yang dimaksud? Ngasih uang? Bantu ini itu? Kalau kamu effort ya bantu cewemu ngerjain tugas, samperin. Berduaan pas nugas kan bisa, malah ngambe di chat kaya bocil
@itspaduka@tanyarlfes Beda konteks sih kalau ini bukan ngurusin urusan orang namanya. Kenal orang lain yang dikit-dikit marah sama ngehina orang itu sangat bikin ngga nyaman, karena negatif terus emosi yang dikeluarkan. Makanya banyak yang ngga suka dengan tipe orang seperti di foto atas
@_shinici_@Jakartalk Ya memang begitu efek judol, judol ataupun judi sifatnya destruktif alias menghancurkan diri sendiri dan orang lain. Sangat sulit buat keluar kecuali lewat terapi psikolog/psikiater. Judi itu kecanduannya udah sama kaya rokok, narkoba, dan teman-temannya