Bukanlah Kesabaran jika masih ada batas
Bukanlah Ikhlas jika masih ada rasa sakit
Jika tidak bisa menjadi pensil untuk menuliskan sesuatu yg membuat orang bahagia, setidaknya jadilah penghapus untuk menghilangkan sesuatu yg membuat orang sakit.
Pekat, yang tadinya bingar merobek kesunyian. Tersisa nyanyian sumbang dari instrumen tak bertuan.
Kuingin sapa mu yg dulu selalu hadir bersama jilatan basah angin malam. Terlintas sejenak bau anyir dari rindu tak terbalas...
Ya.. Itulah kebodohanku
~eR
"..Aku hanya punya selembar harap yg kini sudah mulai sobek, lusuh dan kusam. Masih sangat jelas meski tak pernah lagi disapa.
Aku adalah gitar tak punya senar, berwujud tapi tak berirama.."
~eR
Pada akhirnya...
Seiring waktu yg terus berjalan, semua hilang seolah tak meninggalkan jejak sama sekali.
Waktu juga yg memutuskan kapan hadir kapan pulang.
Kini.... Saling menikmati situasi, meski ada jiwa yg dipaksa tuk rapuh