Setuju
Dari lahir-25 tahun (soalnya setelah itu di Papua)
Jakarta tetap tempat ternyaman untuk ku
Orang bergerak cepat, kita ngikutin gerakannya, fast moving dan lebih perhitungan
Karena telat sedikit macet,deadline dan lain sebagainya.
Jakarta is not for everybody, begitu juga di kampung. Aku sering dibilang sombong karna aku gamau balik jogja, untuk menua di jogja aja aku bergidik.
Buat orang non-privilege kek aku, hidup di tempat dimana everybody knows everybody's business, tinggal di kampung itu horor.
Orang2 di kampung too noisy for me.
Tapi beda sama kakakku, dia gak suka jakarta karna orang2nya terlalu "lari"
Jalan cepet, jam 6 pagi dah macet, everybody look polish.
Dan anehnya, aku merasa di kampung orang2nya fake, dan kakakku juga merasa orang jakarta juga fake πππ
Jadi keknya emang preferensi pribadi aja.