Apakah kau tahu barang sedikit saja, Sayang?
"Kepada entah siapa Itu"
Satu buku dua pemilik dan aku enggan tinggalkan tinta barang setitik.
Biar rasaku jadi dukaku, biar harsamu diramu Sang Jelita.
Review medsos:
Tiktok; ASUU buzzer kabeh
IG: YO AKIH ORA WARAS E, tp lumayan
TWITTER: YA kritis nyamantap, tp beberapa ngeselin
FACEBOOK: WAH IKI GONG EE, NEPALKAN
Pembahasan mengenai film dokumenter, itu menegaskan bahwa masyarakat mempunyai pengetahuan Lokal tersendiri. Mereka tidak makan beras, makannya definisi disaster ialah apa yang anda generalisir sebagai "pembangunan".
Sumber; https://t.co/i4hK8uzQxN
๐๐ฎ๐๐๐ซ๐ฒ๐จ๐ง๐จ ๐๐จ๐๐ฅ ๐๐ง๐ฌ๐ข๐๐๐ง ๐๐ข๐ฌ๐ค๐ฎ๐ฌ๐ข ๐๐ข ๐๐๐: ๐๐๐ง๐ญ๐๐ง๐ ๐๐๐๐ฎ๐ซ, ๐๐๐ฆ๐ข ๐๐๐ญ๐๐ง๐ ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐๐๐ซ๐๐ข๐๐ฅ๐จ๐
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi dalam agenda diskusi di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026.
Sudaryono menegaskan bahwa dirinya bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Budiman Sudjatmiko datang ke UGM dengan niat berdialog secara terbuka dan demokratis dengan mahasiswa.
"Kami datang ke UGM memang untuk berdiskusi. Acara ini sudah direncanakan sejak lama dan telah mendapat izin dari pihak kampus. Ini juga bukan kegiatan pertama semacam ini," ujar Sudaryono di lokasi.
Menurut Sudaryono, sejak awal dirinya dan para narasumber membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk bertanya maupun mengkritik kebijakan pemerintah.
"Ditanya apa saja tidak masalah. Dihadili seperti apa saja juga tidak masalah. Kami hadir untuk berdialog secara demokratis," katanya.
Naskah | Admin: FR
Editor: AQ
#laporan8 #Sudaryono #Wamentan #DiskusiTerbuka #UGM
Ekspresi yang dilakukan juga atas definisi "Demokrasi"...
Lihat dibalik dari perlakuan cah-cah, yaitu ruang intelektual saja tidak anda pahami!
Ohyo, jika anda membaca ruang, seng garai naik kuwi perkoro Nusron wahid dengan tensi nada bicara berbeda "anda hakim?"...