Kasih masukan berisiko masuk penjara. Lempar pertanyaan dibalas lempar molotov. Melaporkan yang tidak baik malah dilaporkan karena mencemarkan nama baik. Kritik keras berujung disiram air keras
.
Kepada siapa rakyat harus berlindung ketika negara tidak mampu melindungi?
Jika hadirnya hanya sebagai seseorang yang singgah, lebih baik tegah. Karena dia bukan menjadikan mu sebagai rumah, melainkan hanya tempat pelepas lelah.
Saya tidak tahu bagaimana nantinya jika senyum tulusmu akan terukir indah dengan orang yang tepat, bahkan selama ini kau menyembunyikannya dan berpura-pura nyaman.
Pada akhirnya saya terbiasa tidak chat kamu, terbiasa tidak mendengar kabar kamu, terbiasa tidak lagi bertemu kamu, dan pada akhirnya saya ikhlas, ikhlas untuk melepaskan semua rasa sayang ini, karena kebahagiaan terhebat adalah melihat kamu bahagia, meski bukan dengan saya.
Mungkin aku melakukan kesalahan yang tidak harus dimaafkan, tidak juga berarti bagi siapapun yang mungkin menganggap kehadiran aku adalah hal yang membuat dia merasa trauma.
Aku sadar, bagaimana menjadi manusia yang pernah sejahat itu meyakiti hati seseorang.
Ada banyak hal yang perlu kita kenang, setidaknya, dulu kita pernah sama-sama ingin bersama, pernah menjadikan pertemuan yang mengesankan, dan kita menikmatinya
Walau waktu itu kita sama-sama tahu, bahwa sekeras apapun kita memaksa keadaan, jalan yang kita pilih adalah berpisah
Ada yang benar-benar sedang dipatahkan harapannya, dia adalah seseorang yang dengan sengaja egois, karena merindukan seseorang yang belum tentu merindukannya.
Tidak semua hal bisa diselesaikan dengan mengalah, dan tidak semua hal kata maaf adalah peredam pertengkaran. Karena selagi masih ada ego masing-masing, maka hal yang wajar akan terlihat asing.
Sudah cukup berpura-puranya, kamu boleh menangis sejadi-jadinya, tapi jangan lupa ceria lagi. Karena mendam sendiri juga butuh berbaur dengan orang lain.
Oh, ini rasanya cemburu. Ternyata melihat orang yang disayang bisa lebih intens sama orang lain, rasanya bisa takut kehilangan dan sedikit kesal, tambah dengan dia jauh lebih mempedulikan pembicaraan orang lain.
Oh, begini rasanya. Tetap semangat ya hati.