Mata Dishub Jaktim ternyata pilih kasih. Tajam banget lihat motor ojol parkir, tapi mendadak rabun kalau ada Alphard parkir di larangan depan BKN.
Kemarin bapak ojol nangis mohon motornya jangan disita buat cari makan anak-istri. Hari ini mobil-mobil raja jalanan dibiarkan ngecap parkir gratis.
Katanya penegak aturan. Aturan buat siapa? Buat yang tidak bisa melawan?
Sungguh dzolim kalian!
Udah bawa tas. Badan gloyor. Tiba2 lu pede banget finish di FM Jakim. Sedangkan dokter davin, paul, agus bahkan sampe pelari elite kenya pun semua DNF. Padahal mereka itu kalo latihan lari gila2an. Lah ini udah badan gloyor, bawa waistbag pula tiba2 jadi Finisher FM Jakim. Kebohongan yang sangat terang2an 🤪😜
cc:threadgarisjingga20
aku suka banget gen z dan gen a, jadi pewarta begini...
mereka itu suara hatinya murni dan jernih. mau dia diam, juga raut wajahnya akan memancarkan kebeneran 🤣🙏
.
Gara-gara membuat laporan akhirnya jadi Buah Simalakama bagi dirinya sendiri.
Kalo Datang 👉 nanti harus jawab apa.
Kalo gak datang 👉 Rakyat semakin yakin ijazah saya Asli TAPI buatan pasar Pramuka.
.
Barusan saya dapat khabar dari salah satu tim penguji S3 dr Tifa, bahwa rencananya jam 9.00 hari ini dia akan ujian Seminar Hasil doktoral di FK UI. Namun tiba tiba Jam 6.30 tadi di parkiran, dr Tifa didatangi petugas dari Polda Metro Jaya. Mereka menunjukkan surat untuk membawa dr Tifa ke Polda Metro, padahal Ujian S3 menunggu dr Tifa pagi ini.
Walau sudah minta ijin penangguhan untuk ujian. Petugas kekeuh membawa dr Tifa ke Polda. Ada kemungkinan besar Polda Metro akan melakukan penahanan.
Inilah wujud polisi sudah tidak lagi menegakkan hukum, dan keadilan tapi lebih menegakkan perintah yang bertentangan dengan hukum dan Keadilan itu sendiri.
Tau kan ya sejarah Marathon. Seorang prajurit tanpa persiapan mendadak lari 42 km demi menyampaikan kabar penting. Sampai tujuan, ga lama kemudian meninggal. Long distance running is no joke. Please ukur kemampuan diri sebelum daftar, dan kalau uda daftar, komitmen untuk latihan.
Saya liat beliau di sidang MK senin kmrn. Duduk di deretan kursi paling belakang pemohon. Diam selama persidangan. Menyerahkan semua pada lawyer dan pemohon yang seumuran anaknya. Tak ada gesture saya paling paten. Saya dulu ini itu.
sebagai media podcast gw menyarankan untuk blacklist podcast yang langsung atau tidak langsung mendukung rezim ya guys.
podcast totpol ini sudah bermasalah sejak pandji jadi narasumber mereka atau bisa jadi sebelum sebelumnya juga.
mohon dikiranya kita memilih mendengarkan podcast yang tidak berafiliasi dengan rezim ini!!
keanu said “Mau sebanyak apapun temen lo, kalo lo ga punya pasangan lo bakal selalu ngerasa sendiri. Tapi kalo lo punya pasangan, mau ga punya temen pun lo bakal ngerasa cukup.”
Biar kelen ga menyepelekan keluarga Jokowi.
Dan juga pergerakan gibran sebagai Wapres Prabowo.
Gue akan spill record kemenangan Jokowi dari tahun 2005
2005 => nyalon walikota solo (menang)
2010=> nyalon dua periode solo (memang 90% suara)
2012-=> nyalon gubernur DKI (menang)
2014=> nyalon presiden (menang)
2019=> nyalon presiden lagi (menang lagi)
2024=> memenangkan anaknya
Artinya apa? Jokowi tidak pernah kalah dan belum ada catatan kalah saat pemilu langsung.
Dan sejak tahun 2012, konsultan politiknya masih sama sampai ke Gibran.
Jadi jangan pernah membiarkan Gibran mendapatkan panggung.
Buat yang belum tau, ni bocah yang dulu pernah kena tegur orang pas makan di IKEA, sama yang terakhir kemaren viral karena minta penonton streamingnya bayarin dia makan Mie Gacoan pas lagi live.
Kalo sekarang kayaknya perkara dia masuk lagi barisan antrian, padahal sebelumnya udah dapat giliran, di acara Andy Cole yg lagi berkunjung ke Indonesia.
Baru tau ada mobil yg connect ke HP ketahuan km, top speed dan berapa lama dipakai...
Tp kok bisa pihak bengkel nya pake semena2
Ini murni goblog atau mmg terbiasa smbarangan ya
Gue mau cerita tentang seorang jaksa yang punya kekuasaan penuh buat jadi kaya, tapi malah buka wartel di samping rumahnya buat nambal penghasilan.
Namanya Baharuddin Lopa.
Dan dia bukan sekadar "pejabat baik" , dia adalah bukti nyata bahwa integritas itu bukan soal nasib, tapi soal pilihan.