Nyesek lihatnya, nggak ada jembatan, siswa siswa tetep berenang arungi sungai
Ini yang di maksud Fatimah BEM UI, sebelum mengadakan MBG, perhatikan hal hal dasar pendidikan kayak gini
Pas di sidang MK, Pak guru Iman sampai nahan tangis pas cerita satu hal yang janggal;
Petugas dapur MBG bisa dibayar jutaan sebulan. Guru yang ngajar di kelas? Ada yang cuma terima ratusan ribu😭😭
Tau ga kenapa Pak Gubernur Jawa Tengah ini menggunakan 2 jam tangan?
Yak, bener:
1. Jam utama,
Digunakan untuk menghitung waktu pertandingan keseluruhan 45X2:
2. Jam cadangan / stopwatch,
Dipakai sebagai backup atau untuk mencatat pause waktu berhenti karena:
- cedera
- pergantian pemain
- VAR
- keributan di lapangan
Nah waktu terbuang karena berhenti ini akan dijadikan patokan berapa tambahan waktu di pertandingan.
Era Baru J.League: Ketika Hasil Imbang Menjadi Haram
Jepang memang tidak pernah setengah-setengah kalau soal inovasi. Tahun 2026 ini, J.League resmi melakukan eksperimen paling berani dalam sejarah sepak bola modern dengan menghapus kata "Seri" dari papan skor. Melalui tajuk 100 Year Vision League, mereka memperkenalkan aturan yang bikin jantung penonton tak pernah tenang: jika skor sama kuat di menit ke-90, laga wajib diselesaikan lewat adu penalti.
Bukan tanpa alasan aturan radikal ini diambil. Jepang sedang membentuk mentalitas "pembunuh" bagi para pemainnya. Dengan sistem poin yang unik, 3 poin untuk menang normal, 2 poin untuk menang penalti, dan 1 poin bagi yang kalah penalti, strategi "parkir bus" demi mencuri satu poin menjadi tidak relevan lagi. Setiap tim dipaksa untuk terus menyerang atau setidaknya melatih mental eksekutor mereka di bawah tekanan tinggi setiap pekannya.
Ini adalah jembatan menuju perubahan besar di bulan Agustus nanti, di mana J.League akan menyelaraskan kalender mereka dengan liga-liga top Eropa. Perubahan jadwal dari musim gugur ke musim semi ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan langkah strategis agar arus transfer pemain ke klub elit dunia semakin mulus dan daya saing mereka di kancah internasional semakin tajam.
Langkah Jepang ini adalah pengingat bagi kita semua, bahwa sepak bola bukan hanya soal menjaga tradisi, tapi juga tentang keberanian untuk mendisrupsi diri sendiri demi kemajuan di masa depan. Sebuah anomali yang mungkin awalnya terasa aneh, namun bisa jadi akan menjadi standar baru sepak bola dunia.
Setuju nggak kalau format tanpa seri ini dibawa ke liga lain?
source: @jfa_samuraiblue