Wajahmu menjelma apapun di depan mata, suaramu membaur bersama bunyi-bunyi yang memukul gendang telinga.
Namun hatimu kini; degup jantung yang kian lama kian sunyi, suara langkah kaki yang entah kenapa menolak kudekati.
Rencana-rencana pergi lalu menghilang. Seperti tiupan angin, berisik di kejauhan, dingin menenangkan, menidurkan dengan rasa nyaman.
Waktu, tiba-tiba bersikap dan bertindak seperti hakim, menampar dan menujukkan kesalahan-kesalahan masa lalu.
Dalam rentang waktu yang entah kapan diizinkan, ia bertahan dari cinta yang diremehkan angin, dipermalukan musim penghujan, di tiap-tiap tahun masa penantian.
UTAS.
Selamat malam Indonesia Raya. Atas permintaan para netizen yg baik hati, di malam yg dingin ini saya akan cerita tth hal2 'misterius' yg sering dijumpai di Istana Kepresidenan yg usianya sudah ratusan tahun itu. Setuju?
Berpura-pura tak cinta, tidak kurang sakitnya seperti berpura-pura mencintai. Ada air mata yang mati-matian ia jaga agar tak sampai jatuh, ada luka yang ia tutup-tutupi agar tak tersentuh.
@barijoe Mau cerita dikit latar belakang historis pemikiranku sendiri, kenapa aku bersikukuh soal "Respect Your Enemy".
Waktu masuk ke Rumah tetangga baru, aku disambut oleh Pak Edy. Pak Edy adalah seorang duda, umurnya sekitar 40 tahun.
Sebagai seorang janda, jujur aku terpesona saat...
Marriage between canda, ngab, hyung, mmf gang resulting a ngabers baby boom. Soon in 2040, a large group of youngsters would come from ngabers household.
Some of them still hold the family tradition; the family picture taken with disposable cam filter & wearing Erigo hoodie.