Habis beli nasi goreng karena kasihan dagangan bapaknya sepi. Eh, pas beli malah jadi tahu kenapa dagangannya sepi. 😭
🧕🏻: “Pak, nasi gorenge wonten?”
(Pak, nasi gorengnya ada?)
👨🏻: “Onok! Piro!”
(Ada! Berapa!)
Dengan wajah dan nada kayak ngebentak.
Kupikir ya udah, mungkin memang nada bicaranya begitu.
🧕🏻: “Bungkus satu nggih, Pak.”
👨🏻: “Ealah, mek siji.”
(Ealah, cuma satu.)
Wajahnya tiba-tiba kayak orang nyepelein dan judes banget. 😭
👨🏻: “Iki!”
🧕🏻: “Pinten, Pak?”
👨🏻: “15 ribu.”
Aku kasih uangku Rp50 ribu.
👨🏻: “Ealah, mbak-mbak tuku mek siji ae gak pas duweke!”
(Ealah, mbak-mbak beli satu aja uangnya nggak pas.) 😠
🧕🏻: “Pak, ngapunten. Kulo mantun mendet yotro ten ATM, mboten nggadah receh.”
(Pak, maaf. Saya habis ambil uang di ATM, nggak punya uang receh.)
Btw, bapaknya jualan di sebelah ATM. Aku habis ambil uang karena memang nggak punya uang cash sama sekali.
👨🏻: “Lah terus yok opo?”
(Lah terus gimana?)
Dengan nada mulai ngebentak.
🧕🏻: “Kulo transfer nopo, Pak?”
(Saya transfer apa, Pak?)
👨🏻: “Gak usah!”
🧕🏻: “Lah terus pripun, Pak? Kulo urupaken riyen.”
(Lah terus bagaimana, Pak? Saya tukarkan dulu.)
Terus aku keluar naik motor buat mecahin uangnya.
🧕🏻: “Pak, niki yotrone.”
(Pak, ini uangnya.)
👨🏻: “Yo ngunu! Mene mben nek tuku siji gawe duwek pas! Nyusahno wong ae!”
(Ya gitu! Besok-besok kalau beli satu pakai uang pas! Nyusahin orang aja!)
🧕🏻: “Pakk, ngapunten sakderenge. Kulo niki tumbas nggih mboten nyuwun ten njenengan. Mangkane, Pak, dagangan njenengan sepi, jahat njenengan.”
(Pak, maaf sebelumnya. Saya ini beli, nggak minta ke njenengan. Makanya, Pak, dagangan njenengan sepi. Jahat njenengan.)
Kuambil nasi gorengnya sambil gemeter, pengen nangis.
Terus aku buang di depan tong sampah yang ada di depan gerobaknya.
Nggak niat buang-buang makanan. Tapi ya Allah, kenapa ada orang sejahat itu mulutnya? Padahal aku cuma mau bantu nglarisin. 😭
Anakku yang umur 2,5 tahun sampai bilang, “Bapaknya jahat ya, marah-marah terus.”
Kalau kalian di posisi aku, bakal tetap ambil dan makan nasi gorengnya atau memilih nggak jadi makan setelah diperlakukan seperti itu?
Kita menghadapi situasi yang paling berbahaya dalam 26 tahun terakhir. Karena kita menghadapi ancaman krisis BBM di depan mata, maka Indonesia itu posisinya lebih banyak impor daripada produksi minyak mentah itu sendiri.
Itulah sebab kenapa kita keluar dari OPEC tahun 2008 karena Indonesia produksinya itu turun menurun terus. Dan itu faktor karena belum ada re-eksplorasi di sini, baru juga, ya macam-macam tentunya. Selain itu, kita mengimpor minyak mentah banyak melewati perairan internasional seperti Selat Hormuz maupun Selat Bab-el-Mandeb yang mana jalur ini telah didisrupsi baik oleh pihak Ansar Allah Houthi maupun Iran.
Mengingat invasi skala besar yang dilakukan oleh AS dan Israel ke Iran dalam waktu baru-baru ini. Selain itu juga dalam situasi perang Rusia-Ukraina, Ukraina semakin berani untuk melakukan deep strike terhadap kilang-kilang maupun depo BBM dari Rusia itu sendiri.
Sehingga sentimen-sentimen inilah yang mendorong harga brand minyak mentah itu naik di atas 100 dolar per barel. Dan itu suatu hal yang ditakutkan oleh banyak negara, termasuk Presiden Trump sendiri sampai mengeluarkan pembekuan sanksi terhadap penjualan minyak mentah Iran untuk menurunkan harga minyak mentah dunia itu tadi.
Nah, entah apakah sentimen harga minyak mentah dunia yang meningkat ini jadi mainan komoditas baik pihak Rusia atau Amerika dan sampai kapan situasi ini akan terus berkembang.
Ini mungkin opini yang tidak populer dari saya. Tapi program-program peningkatan data energi seperti biodisel, reksasa dan harus juga mengembangkan sistem kendaraan listrik menggunakan sumber-sumber daya alamnya.
Itu merupakan upaya-upaya untuk menghadapi krisis ini apabila nanti berkepanjangan.
Karena pemikiran Indonesia itu tidak hanya bisa sekedar bahwa ya kita subsidi BBM tapi bagaimana untuk menjaga energi security itu tadi. Karena kita pikirannya bukan cuma sekedar oh kalau BBM kita subsidi tapi itu barangnya beneran ada atau tidak. Dan kalaupun ada bisa ditransportasikan dengan aman atau tidak.
Ni orang tuh bego, tolol, ignorant, muka tebel, gatau malu, bangsat, dan semua untaian kalimat buruk jadi 1 ngebentuk nama PRABOWO. Bajingan paling brengsek dari yang paling brengsek di dunia ini KONTOL.
Jadi inget suatu hari sahabat gw nangis pas gw bilang gw pengen childfree. Terjadilah percakapan yg kira-kira gini:
A: sedih. justru orang2 kayak km yg harusnya punya anak.
G: kenapa gitu?
A: I know you. kamu sama Kuro dan Koko (my cats) aja segitunya. you would be a good mother.
G: beda lah jauh antara merawat anak kucing dan anak manusia. anak manusia ga bisa sesimpel dikasih makan atau dibawa ke dokter kalau sakit. ada aspek-aspek lain yg harus dipenuhi, afeksi, perhatian, kebutuhan psikologis, pendidikan, dan segala macem wkwkwk.
A: that's exactly what I mean. I know you childfree people are actually very rational. kalian mikirin punya anak sampai sedetail itu. makanya kalian malah mengubur keinginan untuk jadi ibu. padahal justru orang yg sangat mikirin preparation kayak kalian yg menurut gw paling layak jadi orang tua.
G: umm... who said I buried my desire to become a mother?
A: every woman has a motherhood instinct. you can't say you don't.
after that agak mikir aja, emang iya? so far kalo ngeliat temen2 yg punya anak pasti mikir "anaknya lucu banget, gemes" tp perasaan iri atau kepengen tu ga muncul juga sih. aku juga ga suka anak-anak in general tbh.
cuma pernah rasa pengen punya anak tu muncul sekali, waktu nonton Gilmore Girls. wkwkk ga tau deh
jujur janggal.
- aset aset manakah yang beliau maksud?
- zona inti mana yang dimaksud di dekat IKN?
- baru kali ini liat bawahan presiden secara langsung berani menyela dan menjauhkan mic dari presiden saat berbicara didepan public.
wow…..
CW TW // SUICIDE
i beg you guys, if you’re not in a good headspace rn especially for anyone who’s at their lowest rn, please don’t even think about reading his autobiography. it’s genuinely so triggering thank you
Guys, normal gak sih di Indo nikah di bawah umur kayak gini?
2009 kids, udah nikah sama yang lahir 1999.. Bukannya ini bisa dibilang pedo?
Ada yang bisa explain to me pls? 😭