@07358A ↪ Di awal permainan tentu saja prajurit paling depan yang terlebih dahulu maju.
“Baiklah, sekarang giliranmu” sampai kapan permainan ini akan berlanjut.
@07358A Seringai kecil melengkung di sudut bibir anak ini, “Lakukan apa yang kau suka mama” gaya bicaranya seolah menantang sang mama dan yakin jika dia akan memenangkan permainan ini.
Ketika kau memulai gerakan pertama, selanjutnya kini giliran Ray. Ia menggerakan salah satu pion, ↷
@FrecklesDamsel ✦°
“Oh jadi kau memang ingin bergantung padaku yah. Baiklah, ternyata kau manja juga” ucapnya.
Kemudian ia berbalik membelakangimu. Satu tangan dimasukan ke dalam kantung celana dan memulai langkah kecil siap menuju tempat yang dituju. ↷
@FrecklesDamsel ✦°
“Baiklah”
Berhasil mengejek sang gadis Ray kembali menyeringai tipis dilanjut dengan mengulas senyum khas miliknya.
“Perlu dituntun saat tidak? aku takut kau tersandung atau nyasar seperti anak kecil”
@urdcstiny --
“Pfft lihatlah, betapa memalukannya dirimu. Berwajah murung karena kehilangan kamera. Bagaimana reaksi teman-temanmu yah kalau melihat ini” ucapan Ray seolah memprovokasi untuk memancing emosi lain keluar dari dalam dirimu.
@urdcstiny ✦°
Sebuah kamera kuno tentu tak secanggih kamera di era sekarang, begitupun dengan hasil fotonya. Setelah beberapa menit Ray menunggu kertas foto tersebut mulai menampakan gambar.
Ray menyeringai, foto tersebut ditunjukan padamu dari tempat ia berdiri saat ini, --
@FrecklesDamsel --
memperlihatkan jika dia sedang meledek sang gadis.
“Jadi sekarang apa yang kau mau, aku bawakan bukunya atau mencari bukunya bersama di perpustakaan?”
@FrecklesDamsel ✦°
Cara pengucapanmu yang seperti itu sukses membuat Ray melirik ke arahmu. Dia menutup buku yang sedang dibaca, berdiri dihadapanmu lalu menyeringai.
“Pfft kau gugup yah. Seperti anak kecil saja, padahal disini aku yang masih anak-anak” nada bicara Ray jelas --
@FrecklesDamsel ✦°
Tidak berpindah posisi, bahkan manik gelap tersebut sama sekali tidak melirik ke arahmu. Ekspresi dingin dan datar selalu diperlihatkan di wajah anak ini.
“Kalau merepotkan aku tidak akan membicarakan atau menawarkan hal yang akan merepotkanku.” balas Ray. --
@FrecklesDamsel ✦°
“Dari matamu, matamu menunjukan semua itu”
Meskipun saat ini Ray sedang membaca, tapi dia tidak sedikitpun berniat untuk mengabaikanmu. Mungkin penasaran dengan rasa antusiasmu yang mengingatkannya pada teman dekat perempuannya.
“Jadi kau suka hal semacam itu, --