min @ShopeeID ada penipu atas nama shopee nih min, kasian korbannya banyak, pinter bgt modusnya seakan-akan beneran "kerja" konfirmasi produk pesanan, padahal disuruh top up biar ke rekening dia wkwk (qrissnya di foto ke-4) nih akunnya min @TaniaFebprilly#freelancer#zonauangㅤ
Gue bakalan play video ini kalo gue lagi stress😭
🐻: Memang lu lulusan jepang?
🐼: Nihongo hanashimasu / Saya bisa bahasa Jepang
🐻 : Monbukagakusho (Kementrian pendidikan jepang)
🐼 : Monbukagakusho janai yo / Bukan Monbukagakusho
🐻 : Monbukagakusho
🐼 : Uso hapyaku, Kimi wa Uso hapyaku / Omong kosong, Kamu pembohong banget
🐻 : Beasiswa Monbukagakusho 😡
🐼: Nihongo wakaranai yo / kamu Gak paham bahasa Jepang
Nisemono, nisemono desu / Palsu, itu palsu
🦉 : Sallallahu 'ala Muhammad
Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar Pilkada kembali dipilih oleh DPRD, bukan langsung oleh rakyat.
Wacana ini disampaikan Prabowo dalam beberapa kesempatan, pertama kali pada HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul, 12 Desember 2024, dan kembali ditegaskan hingga Oktober 2026.
Alasannya: biaya Pilkada langsung dinilai terlalu tinggi. Pilkada Serentak 2024 menghabiskan anggaran Rp37 triliun.
Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra pada peringatan Sumpah Pemuda di UI, Rabu (28/10/2026) menyebut Presiden berkali-kali mengatakan: "Sudahlah, Pilkada itu kembalikan saja kepada DPRD". Yusril menilai mengawasi potensi suap di puluhan anggota DPRD lebih mudah daripada mengawasi jutaan pemilih.
Prabowo juga membandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan India yang dinilai lebih efisien karena DPRD yang memilih kepala daerah.
Namun usulan ini menuai pro-kontra. KPU menyebut ini sebagai diskursus wajar, sementara koalisi masyarakat sipil, pengamat BRIN, dan sejumlah pakar hukum menilai pengembalian ke DPRD adalah kemunduran demokrasi yang memindahkan kedaulatan dari rakyat ke elit partai.
#INDONESIASADAR
#PMRNTHKNTL
Sumber:
[https://t.co/cQ3BuyKzAX | https://t.co/tf8zWxvE4x | https://t.co/mQ1zGC0Ujl | JDIH DPR RI]
Gimana rakyat nggak muak kalau berbagai persoalan seperti krisis ekonomi, kriminalisasi sewenang-wenang, militerisasi, pembatasan kritik, femisida, kekerasan terhadap kelompok kwir, bencana ekologis karhutla, banjir bandang, gempa, sampai polemik MBG dan PSN yang menggusur ruang hidup rakyat tidak ada satu pun yang dibenahi oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.
Di momen Aksi Kamisan, orang muda dari berbagai lapisan turut memberi nilai dan opini mereka tentang dua tahun masa pemerintahan Prabowo-Gibran.
Kalau menurut Konde Fellas, dari skala 1–10, berapa sih nilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran?🤔
Beri nilai kalian di kolom komentar ya!👇
#DuaTahunPrabowoGibran
#DuaTahunCukup
#AksiKamisan
Himbauan dari kakak pekerja kantoran ini :
Gak usah kesal atau merasa terganggu meskipun Jakarta Macet banget atau ada pengalihan karena Demo.
Menurut si kakak ,
Mereka yg berdemo mewakili suara² kita yg tidak bisa ikut turun 👍
PLEASE SPREAD THE WORD!!! 🇮🇩
INDONESIA IS RAISING ITS VOICE!!
We’re demanding justice, end to corruption and wasteful spending, equal opportunities, and the freedom and human rights every citizen deserves.
This Youth Pledge Day, don’t let our voices go unheard!!
🚨BREAKING: Windah Basudara sedang mempersiapkan "PERANG BESAR" melawan mega influencer.
Setelah selesainya campaign clipper melawan buzzer raksasa, target Windah selanjutnya adalah para "mega influencer" yg terafiliasi dengan penguasa.
Windah akan menargetkan orang2 yg berpartisipasi di bundaran HI pada tanggal 29 Oktober (Raffi Ahmad & Willie salim).
Segel bocil kematian akan dilepas dan benar-benar mengamuk setelah campaign clipper selesai.🥶
WINDAH BASUDARA TIDAK TAKUT SIAPAPUN, THE REAL INFLUENCER🫡