Ada ketidakadilan sistemis dlm format baru Piala Dunia yg berisi 48 tim. Karena jumlah grup yang sangat banyak, bagan turnamen di fase gugur tdk bisa mempertemukan semua juara grup dgn runner-up secara merata.
Sebagian runner-up grup akan menghadapi runner-up grup lainnya di babak sistem gugur pertama. Misalnya Afrika Selatan🇿🇦 (runner-up grup A) vs Kanada🇨🇦 (runner-up Grup B).
Sementara sebagian runner-up lainnya harus menghadapi para juara grup. Jepang🇯🇵 (runner-up Grup F) berada di kategori yang terakhir.
Alih2 dpt jalur keberuntungan utk bertemu dgn sesama runner-up, Jepang🇯🇵 merana krn masuk ke plot bagan konvensional yakni runner-up versus juara grup.
Jepang🇯🇵 vs Brazil🇧🇷 sebenarnya adl pertarungan yg sangat layak terjadi di perempat final. Tapi akhirnya, malah langsung duel di fase 32 besar.
Terlalu dini..