Man to Woman
Selama dia nggak ngajak lo ketemu, he's not that interested.
Selama dia nggak ngajak lo komitmen, he's not that interested.
Selama dia nggak meluangkan waktu, perhatian, dan effort buat lo, he's not that interested.
Karena ketertarikan yang nyata itu nggak bikin lo bingung.
Yang bikin bingung biasanya adalah ketika tindakan dia nggak sebesar harapan lo.
Simplenya, kalau effort-nya nggak ada, jawabannya juga udah ada.
Nadiem: Saya mundur dari Gojek agar tidak ada konflik kepentingan.
Jaksa: Hallah! Pura-pura!
N: Nah! Terbukti TIDAK ADA aliran uang ke rekening saya, kan?! Saya bersih!
J: Emang jago ya menyembunyikan hasil korupsi.
N: Lihat pajak saya! Saya patuh pajak! Dari situ saja keliatan harta saya bersih dari korupsi. Yang ada, justru anda salah baca SPT pajak saya.
J: Hallah! Jangan sok pintar kamu. Kamu tuh korupsi. Sudah terima saja!
Urusan sama jaksa model bekicot sawah ini emang ruwet, mbak! Sabar ya!
Sejujurnya ga pernah mau bahas ini,
tapi kepikiran ga tahan mau ngomong makin kesini.
Sbg mantan terapis yg dulu pernah kerja 5 tahun di RS Pusat Otak Nasional,
aku ngelihat Pak Prabowo kyk udh penurunan fungsi kognisi dan dari pas debat capres jg terlihat udh gak sinkron interaksi 2 arahnya.
Kyk ada masalah neurologis jg. Menurutku batasan usia presiden itu harusnya bs lbh ketat. Krn usia yg udh terlalu tua, kognisi dan daya ingat serta fungsi prefrontal cortex absolutely menurun
Ini juga yg aku lihat di Trump. Udh ketuaan jd pasti decision making dan kemampuan analisa menurun. Ditambah kalo dibahas secara psikologis jg bakal lbh kompleks lg.
Org ketika semakin tua fungsi kognisi turun tapi ego akan naik. Disitulah banyak org suka blg “org tua itu kolot”, sbnrnya penyebab kolot itu bisa dijelasin dari pov neurosains dan psikologis, tp ya kompleks bgt. Intinya batas usia itu penting, kalo dilanggar ya dampaknya panjang
cc:riefkariefani
"Rakyat kita tidak bermimpi kehidupan yang kaya-raya"
perasaan dri jaman jebot doa orang2 lagi ultah tu pasti SEMOGA JADI KAYA, bahkan lagi disindir orang pun dgn bahasa "dia mah kaya" pasti kita jawab "aamiin". itu dimananya kita ga bermimpi jadi kaya raya itu info dri mana ???
I will never get over how we almost lost her in 2018 and now she’s married with a sold out tour and she’s the healthiest and happiest she’s ever been. i could cry
Di Libya, beli bensin Toyota Land Cruiser Rp. 12.000 dapat 32 liter ‼️
Kok bisa? Sebab disana nggak ada : keluarga dinasti solo, oligarki hitam, Prabowo, Luhut dan Bahlil. dkk 🤔
GUys ini sakit sih......
Lu pada ingat gak kemarin ada dua Dirjen Kemenkeu yang dicopot tanpa penjelasan resmi,
tanpa konferensi pers,
tanpa pernyataan apapun dari kementerian?
Semua pejabat Kemenkeu kompak bungkam.
Tidak ada yang mau menjelaskan kenapa.
Nah sekarang setelah konpers Purbaya mulai kelihatan gambarannya.
Dan ini jauh lebih dalam dari sekadar rotasi biasa.
Ternyata ada sabotase dari dalam.
Purbaya di konpers ini mengakui secara eksplisit ada informasi yang sengaja bocor dari internal Kemenkeu untuk merusak kepercayaan pasar.
Bocoran pertama:
kas pemerintah hanya cukup 3 minggu.
Bocoran kedua:
uang negara tinggal 120 triliun dan hampir habis.
Bocoran ketiga :
dan ini yang paling gila: ada yang dari internal bilang ke investor asing:
Jangan bawa Menteri Keuangan ini ke temu investor. Dia tidak bisa bahasa Inggris dan akan mengacaukan.
Itu dari internal, kata Purbaya secara langsung.
Bukan dari oposisi.
Bukan dari pengamat.
Dari dalam Kemenkeu sendiri.
Dampaknya nyata ke pasar.
Tiga informasi itu meskipun tidak akurat sudah terlanjur membentuk ekspektasi negatif di pasar.
Rupiah tertekan sebagian karena sentimen yang dibentuk oleh bocoran-bocoran itu.
Dan Purbaya harus terbang ke luar negeri,
ketemu investor satu per satu
menjelaskan bahwa kondisi fiskal kita tidak separah yang disebarkan.
Bule-bule itu bilang clear.
Investor-investor besar juga tidak menanyakan itu lagi.
Tapi kerusakan sentimen sudah terlanjur terjadi di dalam negeri.
Soal pencopotan dua Dirjen jawaban Purbaya sangat mengejutkan:
Ketika wartawan bertanya langsung apakah pencopotan itu ada hubungannya dengan bocoran-bocoran itu Purbaya menjawab:
Iya dan tidak. Ada sedikit.
Tapi ada yang lain-lain juga.
Ini adalah pengakuan implisit yang sangat jelas.
Ada sedikit hubungannya tapi bukan satu-satunya alasan.
Artinya ada akumulasi masalah yang akhirnya sampai di titik Purbaya memutuskan harus ada pergantian di level Dirjen.
Dan ada tiga masalah lain yang terungkap bersamaan:
Pertama
40 perusahaan asing tidak bayar pajak semestinya.
Mayoritas perusahaan China.
Under invoicing ekspor melaporkan nilai ekspor lebih kecil dari yang sebenarnya untuk memperkecil pajak dan bea keluar.
Dua sudah dikejar dan berjanji membayar.
Tapi 38 yang lain masih berjalan normal.
Tebakan mereka benar kita tidak akan berubah.
Dan yang lebih mengkhawatirkan Purbaya mengindikasikan ada kemungkinan oknum di Dirjen Pajak yang melindungi perusahaan-perusahaan itu:
Kalau dikasih ke orang pajak yang di situ aja sepertinya dilindungin juga kelihatannya.
Makanya rencananya membentuk tim khusus langsung di bawah Irjen atau Sekjen bukan Dirjen Pajak.
Kedua
dokumen pajak jalan tol dan pajak orang kaya yang Purbaya sendiri tidak tahu ada.
Wartawan tanya soal dokumen rencana pajak baru yang beredar pajak jalan tol, pajak orang kaya.
Jawaban Purbaya:
Pajak orang kaya saya baru dengar kemarin.
Pajak jalan tol sama, baru tahu kemarin."
Wartawan bilang dokumen itu ada tanda tangan elektronik Purbaya.
Oh, tanda tangan elektronik ada loh.
Kadang mereka bilang 'sudah aman Pak' saya tanda tangan."
Seorang Menteri Keuangan tidak tahu ada kebijakan yang beredar atas namanya karena terlalu percaya ke staf yang bilang "sudah aman."
Ketiga
sistem IT SPT pajak yang masih bermasalah.
Wajib pajak yang sudah mengisi SPT badan datanya bisa hilang begitu saja setelah server dimatikan 15 menit untuk maintenance.
Semua isian dari awal lagi.
Purbaya bilang sudah ada yang sengaja menghidupkan lagi akses yang sudah dimatikan:
Ada orang dalam yang ngidupin lagi gitu.
Gambar besarnya dan ini yang paling mengkhawatirkan:
Kemenkeu adalah kementerian yang secara eksternal paling dipercaya investor global saat ini. S&P bilang stable. IMF bilang bright spot.
Tapi di dalam:
Ada Dirjen yang diduga aktif sabotase kepercayaan pasar terhadap Menkeu-nya sendiri.
Ada 40 perusahaan asing yang tidak bayar pajak semestinya dengan indikasi ada yang melindungi dari dalam Dirjen Pajak.
Ada kebijakan yang ditandatangani Menteri tanpa Menteri benar-benar tahu isinya.
Ada sistem IT yang masih bisa disabotase dari dalam.
Dan Menkeu yang paling dipercaya investor global ini masih harus berperang melawan sistemnya sendiri dari dalam.
Kalau Kemenkeu saja masih seperti ini bayangkan kondisi di kementerian lain yang tidak mendapat sorotan sebesar ini.
sungguh sakit ini negeri kita
Ingat kasus Leony Vitria Hartanti (eks Trio Kwek Kwek)? Ayahnya meninggal 2021. Rumah sudah lunas dari dulu. PBB dibayar rajin tiap tahun. Pas Leony mau balik nama sertifikat, dia kena tagihan PULUHAN JUTA.
Reaksi Leony sama seperti semua org: "Kan bukan jual beli? Ini kan WARISAN?"
Ternyata ada prosedur yang bisa bikin biaya balik namanya jadi 0 rupiah. Tapi banyak yang gak tau. Simak screenshot cara2nya dari akun thread @nafkahnation.dx