Daisie akhirnya melangkah keluar, berjalan menyusuri koridor asrama yang mulai sepi menuju kamar Ayana. Ketukan di pintu kamar sahabatnya itu terdengar ritmis, menyuarakan rasa tidak sabar sekaligus kegembiraan yang sejak siang tadi bergemuruh di dada.
( @lembutie )
Setelah memastikan penampilannya rapi dan mengambil tas kecilnya, Daisie menarik napas panjang untuk menenangkan debaran halus di dadanya. Rasa gugup dan bersemangat bertarung menjadi satu; malam ini adalah puncak dari segalanya di Mahoutokoro.
-sesak oleh rasa lega dan haru yang selama ini ia tahan. Ia membungkukkan tubuh dalam-dalam sebagai bentuk penghormatan kepada Ayame Sensei dan Yune Senchou. Di tengah aula Mahoutokoro, Seichōro S-02 berdiri tenang sebagai bukti bahwa kegagalan adalah fondasi.