Bu Annette pernah jadi guru. Aku pernah ketemu dlm sebuah forum komunitas di Jakarta.
Sbg guru, dia pernah merasakan betapa capeknya menyusun perangkat pembelajaran, menghadapi dinamika kelas, bergelut dgn ribetnya administrasi, sampai mengelola ekspektasi orang tua.
Lalu skrng guru punya peran baru sbg anjing yg mengendus2 makanan mbg apakah beracun atau tdk.
Guru di Indonesia ini beban dan tanggung jawabnya besar, tp tetap saja hidupnya berat dan nggak sejahtera.
Ampun, ampun..
Dari "ndasmu" hingga "goblok", adalah kata-kata makian yang dilontarkan Prabowo pada pidato resminya.
Menurut Nicky Fahrizal dari CSIS yang dikutip dari https://t.co/imbdLvs8p6, bahwa kata-kata makian yang disebut Prabowo itu berbahaya karena semakin menunjukkan gejala otoritarian yang melarang perbedaan pandangan.
Sependapat dengan Nicky Fahrizal, Guru Besar Universitas Indonesia, Prof. Sulistyowati Irianto menilai bahwa sebutan "goblok" yang ditujukan kepada pakar adalah tidak pantas, merendahkan, bahkan melecehkan. "Secara tidak langsung, pemerintah turut memproduksi masyarakat anti-sains yang tidak berpikir rasional," tambahnya.
#Watchdoc
Mau beneran kasih pelajaran ke influencers? Boikot aja brand2 yg kerja bareng sama mereka, they are extremely cautious about positive/negative sentiments 👍🏼
Pak Rahman nggak butuh dikasihani.
Pak Rahman lebih butuh support.
Pak Rahman butuh solusi dan kejelasan dari kebijakan yang dibuat pemerintah.
Pak Rahman butuh lapangan pekerjaan.
Sebab, di waktu mendatang, bisa jadi, kita adalah Pak Rahman.
Last year I saw a video of a Palestinian father frantically carrying the dismembered remains of his child’s body in a plastic shopping bag, desperately trying to get them to a hospital
welcome to the death of celebrity era, when nicholas saputra, maudy ayunda, and dian sastro is no longer relevant. Maybe this Gen Z And Gen Alpha thing is not so bad. We prefer baddie with bold arguement and impact rather than pretty and performative stunts. good job society!