🚨 Dalam podcast Beyond the Grid, Oliver Bearman ungkapkan kalau dia masih memimpikan untuk bisa balapan bersama Ferrari sebagai pembalap utama suatu hari nanti.
Selain sebagai produk akademi, pesona brand ikonik dan legendaris jadi alasan kenapa Bearman masih berambisi untuk balapan lagi dengan seragam merah khas Maranello setelah debut dadakannya pada GP Arab Saudi 2024.
🗣️: "Ferrari adalah tim impian. Bukan hanya karena saya adalah bagian dari akademi mereka, tapi ini adalah brand paling ikonik di dunia. Target saya masih ingin menjadi pembalap Ferrari."
Namun di saat yang sama, tempat di Ferrari jelas sangat sulit digapai dalam waktu dekat dengan keberadaan Charles Leclerc dan Lewis Hamilton.
Sementara Bearman sendiri menegaskan kalau dia tidak ingin menunggu bertahun-tahun untuk sekedar balapan di Ferrari karena tidak ada jaminan dan berisiko membuang waktu karirnya di F1.
Pembalap 21 tahun ini berkata jika tujuan utamanya di F1 adalah bertarung dalam perebutan gelar juara dunia. Apabila ada tim lain yang beri kesempatan untuk mewujudkan impian besarnya itu, maka Bearman akan mengambilnya.
Bearman sendiri dikabarkan sedang dipantau dan coba didekati oleh Red Bull sebagai calon pembalap pengganti Max Verstappen. Gaya balap yang nyaris identik dengan sang empat kali juara dunia dan potensi talentanya selama di Haas jadi pertimbangan utama Red Bull untuk merekrutnya suatu hari nanti.
🗣️: "Saya tidak ingin duduk menunggu selama tiga, empat, atau lima tahun untuk mewujudkannya. Karena tidak ada jaminan dan berisiko membuang waktu terbaik dalam karir saya. Keinginan terbesar saya adalah bertarung untuk juara dunia. Apabila saya mendapat kesempatan itu di tempat lain, saya akan mengambilnya."