“titik terendah orang sekarang adalah kuliah” oh to think these people get to vote…..
makanya pemerintah seneng bikin mayoritas warganya tetep bodoh dan miskin, ya supaya gampang dikasih propaganda kayak gini so they can just stay ignorant. dan orang kaya akan bertambah kayaaaa
@herculep638 Ya Allah, sumpah gila ni negara. Dan gue yakin dengan fee segitu masih banyak banget orang yg mau join, sangking hopelessnya cari duit di negara gila ini. Bener-bener dibikin konflik horizontal antar rakyat inimah, stress.
jujur ya sekarang tuh udah ditahap mulai males menjaga relasi sama temen yang pada dasarnya juga gamau jaga relasi. why do i have to put so much effort gasih? keep it ur circle small, and appreciate those who stayed.
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
wowok is literally a disgrace of this country like how the heck could we have the dumbest of all as our leader? Bener2 bikin malu, bikin susah rakyat.
Udah sih wok, ngaku salah, stop ambis yg bikin susah orang. Capek gue kerja dipotong pajak buat menuhin ambisi tolol elu itu
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Sejujurnya, aku pengen nangis banget. Brengsek banget kita sampe harus seberdarah darah begini karena pemerintahnya sama sekali gaberpihak pada rakyat, gaada oposisi, aparatnya kaparat. Beneran stress.