Finansial orang tua ikut menentukan arah takdir kita.
Untuk yang suka bilang “Makanya kerja keras!”
Kalian ga tau rasanya berjuang mati matian cuma buat nyamain garis start yang berbeda.
kalo dibandingin sama yang lain, aku gaada apa apanya, tapi kalo bandingin sama diri aku setahun dua tahun yang lalu, banyak banget yang berubah. prosesnya ga mudah, tapi aku yakin bisa tumbuh lebih baik.
nemu tulisan cantik di ig, kira kira kaya gini isinya :
jangan taruh semua cinta di satu orang, satu mimpi atau satu tempat aja. coba kasih sebagian ke teman yg selalu ada, ke makanan yang bikin mood bagus, ke hobi yang bikin lupa waktu, ke lagu yang lagi kamu suka, atau mungkin ke hal hal yg bikin kamu tetap jalan hari ini. dan yang paling penting sisain juga cinta untuk diri sendiri. karna hidup itu rapuh kalau bahagianya cuma bergantung ke satu hal aja. karna cinta ga diciptakan buat dikurung tapi disebarin, biar kalau satu runtuh, kamu ga ikutan hancur.
aku ga akan mau bersaing dengan siapa pun sampai kapan pun. cause aku cantik dengan versiku sendiri, i'm worth it, been worth it will forever, i deserve love. jadi, aku hanya butuh seseorang yang menyukai warnaku tanpa melirik warna lain.
“seporsi kemenangan”
ketemu pria dewasa yang ga perlu diajarin jadi pria. dia penuh inisiatif, act of service, gila komunikasi, ga pernah sepelein hal kecil, ternyata aku boleh ngambek dan dibujuk tanpa ditinggal, how lucky i am.
Seburuk apa pun halaman sebelumnya, langkahmu tetap menuju masa depan.
Tugasmu hanya menjadi baik, bukan menjadi sempurna.
Cukup menjadi lebih baik dari hari kemarin, bukan lebih baik dari orang lain.
Semoga Allah memudahkan setiap niat baik kita.