Aku gamau semandiri ini. Aku pengen digenggam, pengen dielus kepalanya kalo lagi capek sama dunia, pengen ditemenin, pengen dipeluk, pengen ditenangin, pengen didengerin, dan pengen dinasehatin. Pengen punya rumah yg beneran "rumah" buat aku pulang 😔
Aku kasih bocoran dikit.
Kalau ada cewek nangis karena tidak diperlakukan baik oleh cowoknya, percayalah dia tidak sedang menangisi cowoknya itu. Dia menangisi nasibnya sendiri, karena di kehidupan yang sekali ini, mengapa dia harus menjadi perempuan yang tidak dihargai dan tidak diusahakan.
Dan yang paling menyakitkannya lagi, dia bukan kehilangan seseorang, melainkan menyadari bahwa hati, waktu, dan ketulusannya diberikan kepada orang yang tidak mampu menghargainya. Karena setiap perempuan pada dasarnya hanya ingin dicintai dengan layak, dihargai keberadaannya, dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.
Lost my spark-nya lagi kenceng banget akhir-akhir ini. Lagi males ngejar apa pun, males berharap ke siapa pun. Cuma pengen menjalani hari ini karena emang masih bernapas aja. No target, no ekspektasi, cuma survive mode on.
in another life, aku gamau jadi seseorang anxious lagi, aku gamau jadi orang yang selalu ngerasa takut kehilangan, aku gamau jadi orang yang selalu overthinking kalau gaada penjelasan, aku selalu panik dan perasa banget kalau di respon beda sedikit, dan aku selalu di hantui rasa takut kalau rasa sayangku cuman bikin orang lain capek.
buat ngetik kata capek tuh rasanya ngga pantes.......... gmn orang tua gua ya udh kerja, udh bayarin mahal" tp hasilnya nihil, selalu mengecewakan. i'm so sorry for them bcs they had me as their daughter