暁. The ending – Johnny pulang ke Hogwarts, ketemu dua adik kembarnya (Joanne & Jonah) lagi di Hogwarts. Dan lulus NEWT.
Karena dia merasa jadi auror bukan panggilan hatinya, akhirnya Johnny ngomong baik-baik sama bapaknya dan minta izin untuk ngelamar kerja jadi curse-breaker.
暁. Dua bulan kerja jadi curse-breaker di Gringotts, Johnny akhirnya mutusin untuk keluar dari rumah dan hidup bebas berkeliling dunia seperti curse-breaker pada umumnya.
Yah, meski ujungnya dipecat juga sih gegara bikin huru-hara pas kerja di China.
@felicdty "Yah, kita mulai dulu, ya. Jika aku melihatmu berkhianat lagi, aku tak akan segan membunuhmu di sini" ancamnya dingin.
Tongkat Red Oak teracung pada gadis itu, bersiap merapal sebuah mantra.
"Vulnera Sanentur" ia merapal sebuah mantra penyembuh spesifik untuk luka-lukanya.
@felicdty Johnny tertawa. Apakah rasa sakit memperkecil batas kesabarannya? Seingatnya, Cecil yang ia kenal tidaklah seperti yang ada di hadapannya sekarang.
"Lalu? Maksudmu, kau ingin aku segera menolongmu? Tidak secepat itu, Cecil" katanya.
"...kau masih jadi boneka talinya sekarang"
⠀⠀
⠀⠀"Maaf, Ayah" Lirihku.
⠀⠀Perang masih berkecamuk.
Dari sini, aku menjadi saksi
hidup bagaimana kedua sekolah
sihir tersohor yang saling berbagi
sejarah memerangi satu sama
lain.
⠀⠀Di hatiku, ada rasa khawatir
dan waspada. Berapa banyak
temanku yang selamat?
⠀⠀
⠀⠀
⠀⠀Bukan sebuah kualitas
yang sesuai untuk menjadi
seorang auror. Tak mungkin
seorang auror berbelas kasih
pada seorang penjahat!
⠀⠀Aku malu. Aku sadar diri.
Aku merasa tak pantas untuk
menyandang status sebagai
kepala keluarga di generasi
berikutnya.
⠀⠀
@felicdty -c-
Ia tahu persis. Tak etis mengambil sumpah dari orang yang tak mampu berpikir jernih. Namun, situasi yang memaksanya untuk mengambil sumpah dari Cecilia.
"Bukan sekali aku mengatakan ini padamu. Sadarlah, kau hanya boneka tali bagi si brengsek Hyde" ucapnya.
@felicdty Sayup-sayup ia mendengar suara Cecil yang terdengar putus asa. Mohon belas kasih agar diselamatkan.
"Pepatah mengatakan bahkan anjing pun enggan memakan tangan tuan yang menyelamatkannya. Karena itu, berjanjilah kau tak akan menggigit tanganku setelah selamat"
-c-
@felicdty "Maaf"
Hanya itu yang mampu ia ucapkan.
Sesungguhnya ia tak tega. Apa daya, kini mereka di pihak yang berseberangan.
"...selamat tinggal, teman" sebuah salam perpisahan menutup memori terakhirnya dengan sang teman.