Sejak Gibran dititipkan kepada Prabowo untuk misi estafet kekuasaan Jokowi dgn Prabowo sebagai bonekanya yg notabene Prabowo diuntungkan krn syahwat jadi orang nomor 1 akhirnya jadi kenyataan di sisa usianya, tiap telponan dengan teman INA saya selalu blg “Saya pilih Anies. Tp bukan bermaksud mendahalui Takdir, Prabowo Bakal menang. Justru aneh kl dia kalah stlh diback up penguasa dgn cara yg Najis massivenya.” Heuheu
Sejak debat Capres pertama, gesture Prabowo melet2 dengan dada busung kepada Anies, tuit2 saya 100% waktu itu “itu gesture orang yang merasa di atas angin. Orang yg ga dukung penguasa ngga bakal atututednya spt itu di depan umum.”
Justru kalau Anies atau Ganjar yang menang, itu Keajaiban Rabb. Baru aneh.
Semoga kalian pendukung Jokowi Prabowo yg ada di TL, stlh Capres pilihan kalian menang, kalian ngga wasap/DM-in lagi orang2 buat ngutang.
Semoga kalian juga ngga nge DM-in client/customerku yang rejekinya tajir dari Allah, menjual drama kebohongan biaya anak sekolah hingga ngutang 10 juta ke atas hingga uang tsb direlakan oleh clientku heuheu.
Semoga gak banyak lagi lintah pengemis GA di TL yang mempermalukan diri membuka aib ekonomi agar dikasihani.
Semoga token listrik kalian ngga bunyi terus, semoga kalian bs ngisi bensin, bisa memenuhi standar hidup layak.
Indonesia bukan Italia atau Eropa lainnya, bukan Amerika, Aussie dan negara maju lainnya.
Demokrasi di negeri ini ngga perlu ada gagasan keren dari Capresnya, gak perlu ada dialog Desak Anies yang memaksa isi kepala dikeluarkan. Cukup jadi pendukung bodoh yg otaknya dilepas di toilet dan cukup disumpel 100rb untuk 5 tahun ke depan atau dibayarin centang biru meski tuit2nya ceper dan galau.
Alhamdulillah saat ini, Rabb masih takdirkan aku untuk hidup di Benua Biru.
Bersabar Indonesia. Kita ikuti MauNYA Rabbul Alamin❤️
@Mdy_Asmara1701
Tau gak part paling menyedihkan dr pemilu kali ini apa?
Kalau 02 menang, sebenarnya bukan 01/03 yg kalah, tapi kita. Kita sbg masyarakat sudah dihina terang-terangan dgn persekongkolan & atraksi para pejabat yg membodohi, dan kita ttp kalah.
Sejauh ini, ini yang paling jauh dalam mengidolakan seseorang. Terimakasih bapak @aniesbaswedan telah mengajarkan “memelihara” harapan meski dikecewakan
@k4rtik4tik @DarkOushiza ini sbnrnya ngga perkara jadi suami gmn, jadi istri gmn nder
ini masalah mental, respectful dngn kondisi tersebut, kita ga tau ada masalah apa yg dialami mas nya itu, dngn istrinya yg misuh2
stop asumsi hal bgni, silence is better that just assumption