Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!
Lama gak pakai @JNECare, akhirnya nyobain lagi pake layanan YES, karena otomatis dipilihin Oren. Hasilnya 09:43 kemarin sampai 09.53 hari ini, barang ngga ada update. Emang kayanya bener harus ganti layanan yang baru”. Updatenya lebih sering, ada notif WA barang sampai mana. Fvck
#intinyadeh pelecehan seksual di KRL, pelaku gesekin kelamin.
Korban marah, di gerbong gak ada yg bantuin. Lapor ke petugas, dibilang "klo mau cepet viralin aja"
Udh sebulan blm ada kelanjutan, padahal ada foto pelaku.
Setelah viral, KCI konfirmasi klo pelaku udh ditangkap.
Dopo aver visto per intero questa clip che viene archiviata come "la madre di tutte le mAJAlate" il candidato riponda ai quesiti posti di seguito.
Premessa :
Per la prima volta ,inedito anche per i campionati dei più efferati regimi totalitari, l'intera rosa di una squadra entra in campo e fa annullare un gol regolarissimo.
Il gol della squadra che poi fa annullare il gol regolarissimo all'avversaria è in fuorigioco
Attori della vicenda:
- Gervasoni : Era l'arbitro e ora Dirigente AJA che Rocchi manda a Open Var per spiegare
- Rizzoli : era assistente di linea e poi diventerà designatore prima di Rocchi
- Maggiani : era il guardalinee che ora lavora alla juve come Club Referee Manager e insegna ai giocatori della juve come non andare in fuorigioco.
-Giaccherini: che aggredisce Gervasoni e gli fa annullare il gol che ora azzanna Bastoni e gli consiglia di imitare la correttezza di Chiellini🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Quesito:
Secondo il candidato,l'arbitro #Lapenna diventerà designatore?
Il guardalinee che non ha evitato a Lapenna di finire a Guantanamo verrà assunto dalla juve?
Bastoni diventerà commentatore DAZN e disserterà di simulazioni?
@pisto_gol@DonDie_Sospeso@Inter@ZZiliani
Saat ditanya alasan menendang, pelaku malah mengepalkan tangan ke pemilik kucing lalu bilang “Kenopo Emang?!” dan menantang bawa ke ranah hukum karena pelaku pensiunan hukum.
Kejadian minggu pagi tersebut pemilik sudah mengamankan tali kucingnya tapi pelaku yang arogan ini dikejar tapi kabur dan sebelumnya mengaku ia orang penting.
Pemilik kehilangan kucing kesayangannya tuk selamanya dan minta kita bantu mencari “Orang Penting” ini.
📍(Lokasi: Blora, Jawa Tengah)
Secara komparatif, kelas pengusaha Indonesia jelek, bodoh, dan gaptek.
Alasannya, mereka muncul bukan lewat kompetisi Darwin, tetapi lewat kroni-kronian.
Salah satu keluarga terkaya adalah keturunan maling yang dulu merampok kayu bulat di Jawa Tengah bareng Kolonel Soeharto.
Setelah Reformasi, terjadi deindustrialisasi dan commodity boom dan sepertinya tren ini malah semakin parah. Kelas pengusaha pribumi yang muncul malah lebih busuk, lebih rampok, lebih malas, dan lebih gaptek.
Ciri khas pengusaha-pengusaha payah, bodoh, dan gaptek ini adalah sangat sibuk di parpol dan politik, karena hanya dari situlah mereka bisa mendapat uang, proyek, dan tanah. Mereka tidak bisa untung lewat cara lain.
Hari ini lebih dari separuh anggota DPR adalah pengusaha semacam ini.
Misal, barangkali ada pengusaha perusahaan pesawat yang kualitas maskapainya sungguh jelek dan menyedihkan, sehingga satu-satunya cara bertahan adalah menjadi waketum partai dan mendirikan monopoli lewat situ seperti mafia.
Beberapa seperti di Cilegon malah secara langsung merampok pengusaha dan bisnis yang datang. Mereka secara praktis sudah bukan lagi pengusaha, melainkan preman yang hanya bisa merampok dan memalak. Entah mengapa preman-preman semacam ini malah iseng masuk ke asosiasi-asosiasi pengusaha.
Mereka tidak mampu dan tidak mau berkompetisi dan berinovasi di pasar yang bebas. Alasannya karena mereka payah, bodoh, lamban, tidak kreatif, dan gaptek.
Orang-orang payah dan lamban seperti ini akan langsung dilindas gepeng oleh kegesitan dan kecerdikan kelas pengusaha, kelas STEM, dan kelas manajerial China dari China, yang lahir dari tiga kombinasi maut antara neraka kompetisi Darwin yang tanpa ampun, dukungan kebijakan industri, dan sistem pendidikan.
Ambil uang di @BANKBRI_ID@kontakBRI deket balaikota Solo, mau pinjam toilet yang di luar. Diblokade cuk. Mentang-mentang minggu. Kerja pelayanan tapi kek gini. Plat merah pelittt bngzt.