Mahasiswa UI yang ikut turun ke jalan dan rela panas panas san untuk demo di gedung DPR agar tidak terjadi Indonesia gelap.
Yuk kita Dukung semampu dan sebisa Kita dengan cara apapun.
Semoga para aktivis BEM UI yang sudah berkenan mewakili suara aspirasi masyakarat selama ini,membuahkan hasil yang maksimal dan tercapai semua tuntutan nya.✊✊✊✊
Nih denger para runners tone deaf.
Toh kalo kebijakan yang dikeluarkan bagus, nanti harga registrasi marathon elu gak semahal itu kocak.
Inget! Pukul ke atas bukan ke samping
Banyak jawaban drtadi di tiktok ama beberapa twit:
“Kan yg naik pertamax, bukan pertalite”
Justru itu problemnya.
Akhirnya yg konsumsi pertamax bakal beralih ke pertalite. Karena slisihnya terlalu jauh.
Lanjut ke pertanyaan kedua
“Itu event dan cafe kenapa rame?”
Yes bener, jaringannya lebih kecil.
Setelah 6 tahun membangun jaringan sensor kualitas udara Nafas, kami harus mengambil keputusan yang sangat berat.
Kami harus mengecilkan jaringan kami.
Bukan karena datanya tidak penting. Tapi karena pendanaan untuk jaringan ini tidak cukup. Kami sudah berusaha keras. Cari funding, cari sponsor, cari cara supaya jaringan ini bisa terus jalan. Tapi kenyataannya, membangun infrastruktur publik seperti ini butuh dukungan yang jauh lebih besar dari yang bisa kami tanggung sendiri.
Karena itu, kami mengubah jaringan sensor Nafas menjadi sebuah Yayasan - @yayasannafas . Artinya jaringan ini sekarang milik publik. Dan kalian bisa ikut menjaganya.
Ada 3 cara kalian bisa bantu:
1. Donasi langsung lewat Kitabisa (link di tweet berikutnya)
2. Sponsori satu sensor. Bisa patungan bareng komunitas kalian.
3. Ajak perusahaan kalian untuk sponsori kampanye kualitas udara.
Kalau kalian tertarik sponsori sensor atau kampanye, DM saya langsung - bisa disetup untuk sensor2 tertentu.
Kami sudah kasih yang terbaik selama 6 tahun ini. Sekarang kami butuh bantuan keluarga digital kami.
Kalau kalian nggak bisa donasi, bantu share ke orang yang mungkin bisa.
Itu sudah sangat berarti. 🙏
Belajar dari kasus Novel Baswedan:
1. Pengobatan dr rumah sakit terbaik.
2. @KomnasHAM membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengungkap kasus tersebut secara lebih transparan dan menyeluruh
3. Polri wajib menyelediki sampe ditemukan siapa pelakunya
Novel Baswedan, seorang abdi negara, harus menunggu 3 tahun sampe akhirnya bisa tau siapa pelaku dibalik penyiraman air keras yang menimpa dirinya.
Andrie Yunus sama seperti kita warga biasa, tapi hidupnya berjuang untuk menjaga hak-hak warga sipil. Semoga beliau jg bisa mendapatkan keadilan.
https://t.co/VYLpl2RuZi
Dear @X,
please stop Grok transforming women's images into bikinis. 🙏
This is disrespectful to women's bodies.
Grok is both dressing them in bikinis and putting them in inappropriate positions. It looks like porno!
It isn’t AI innovation, it’s a privacy violation.
Indonesia's military, under President Prabowo Subianto's orders, is bulldozing Papua's ancient rainforests—the planet's LARGEST ongoing deforestation assault: 2+ MILLION hectares razed for a massive sugarcane mega-project driven by greedy conglomerates like the Fangiono family's Merauke Sugar Group and Haji Isam's Jhonlin Group! This dooms 42 iconic Birds of Paradise species (many already endangered) and erases irreplaceable biodiversity hotspots FOREVER! 🐦🔥🌳
While Sumatra's tragedy unfolds: Deforestation-fueled floods & landslides killed over 1,500 across Asia's disasters, after losing 4.4 MILLION hectares since 2001—turning vital forests into deadly mud rivers! ☠️🌧️
This state-backed eco-genocide, shielded by armed forces, accelerates climate catastrophe for profit—FURIOUS? Demand an IMMEDIATE HALT! #StopPapuaDeforestation #MilitaryEcoCrime #SaveBirdsOfParadise #IndonesiaClimateDisaster
https://t.co/MJDc7aTNUp…
💔West Papua Indonesia Earth's oldest living eco system existing for at least 70 million years
Look at the 292 square Kilometers of ancient forest cleared in just 21 months
Now army brought in to fast track 5 million more acres https://t.co/RzSriHCvhP
Kabar buruk lainnya, hutan Sumatera yang seharusnya menjadi benteng terakhir iklim dan sumber air, juga sedang dikepung tambang.
Setelah kami cocokan dengan data sebaran izin tambang di Sumatera, terdapat 551 izin tambang yang berada langsung di dalam kawasan hutan dengan luas sekitar 1,82 juta hektare. Dari jumlah itu, hanya 282 izin yang memiliki persetujuan penggunaan kawasan hutan (PPKH), sementara sisanya beroperasi di ruang yang seharusnya dilindungi.
Sebaran izin berwarna merah menembus berbagai fungsi kawasan: hutan lindung, hutan produksi, hutan produksi terbatas, hutan produksi konversi hingga kawasan konservasi.