Plus, gue melihat 'Kimi No Nawa' dan 'Everything Everywhere All At Once' digabungin jadi satu di dalam film ini, lalu dikasih rasa otentiknya 'Sore'.
MASTERPIECE.
Kebayang pas script-nya masih ditulis, pasti pening banget kepalanya @yndLrns 🙏🏻😆
... yang paling menarik dari #FilmSore menurut gue adalah penonton dibikin berempati sebegitu dalam terhadap Sore, sampai tahap kita pengen nonjok Jonathan.
Tapi, di tengah menuju ending, keinginan itu runtuh karena kita jadi pengen meluk Jonathan.
Akhhh hebat @yndLrns 😭✨
✨ WTS iPad Pro M1 256GB (11-inch) ✨
Harga 12.5 juta, All-in.
Pemakaian pribadi, termasuk jarang dipakai. Cuma sering dipakai gambar-gambar aja. Handled very carefully.
All-in sudah termasuk:
• Apple Pencil 2nd Gen
• ZAGG Pro Keys (Case + Keyboard)
• semua boxnya
DM yaa
Kepada teman-teman yang hari ini ikut demo, terima kasih atas perwakilannya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa mendengar doa, menjaga fisik dan hati nurani kalian. Aamiin 🤲🏻
God Bless Indonesia 🇮🇩
#KawalPutusanMk
I'm European.
I recently visited the USA for the first time since 2018, hitting up Las Vegas and New York City.
What I witnessed left me stunned.
15 American oddities I still can't wrap my head around:
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
We don’t choose where, when, or how we’re born. We don’t even realize we exist until years later.
Then, as time races by, we’re forced to figure out why we’re here and how to live our lives.
And you want to tell me life isn’t a gamble? Bullshit.