Melawan diri seperti apa?
- Melawan kekesalanmu sendiri
- Melawan seleramu
- Melawan pemanjaan diri
- Melawan membenarkan diri sendiri
- Melawan prioritaskan diri dibanding orang lain
- Tegas internal pada diri, tegas eksternal tanpa emosi
- Lalu istighfar
Mencari kebenaran melalui figur dan ketokohan seseorang bisa saja terjerumus dalam labirin kesesatan. Harus dibedakan antara menghormati sebagai akhlak dan etika, dengan menyimpulkan kebenaran.
"Tak ada hukum kecuali Allah!"
Kritik Khawarij pada Sayyidina Ali ra. Beliau jawab
"Itu kalimat yang benar. Tapi dimaksudkan untuk kebatilan (pemberontakan)."
Hehe...Shirathal Mustaqim itu lebih tajam dibanding rambut dibelah tuju. Betapa tipis batas surga dan neraka.
Allah tidak melihat performa dan aktivitasmu. Tetapi melihat hatimu di balik semua itu. Maka katakan pada hatimu, "Hai hati, Kekasih Sejatimu memandangmu tiada batas, kenapa kamu masih terus berselingkuh dariNya?"
Kemerduan suara Nabi Daud as, muncul dari keindahan dan rasa manis tiada tara ketika sedang taat. Dari sinilah konsep Sama' dalam dunia Sufi. Jadi jangan mudah mengklaim setiap musik religi pasti sufistik. Anda bisa merasakan apakah koreografi itu sufistik atau plastik.
Alam visual sangat memengaruhi pendengaran penglihatan dan hati. Ingatlah semua akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah swt. Walau alam visual hanya bayangan, fatamorgana, faktanya anda pun bisa diperbudak. Di akhirat baru nyesel.
🚨🗣 Jose Mourinho on Messi and Argentina:
"This world cup actually exposed Messi and Argentina, they're not a good team, just reckless tackles which the referee ignores most of the times"
"Imagine having 0 shot on target in 2 hours of playing football, that says everything about them, they aren't that good and if not for some help, they wouldn't have reach the final"