@REMOSRSE γ €
Padahal bisa dibilang mereka tidak sedikit dalam melakukannya, tetap saja pria tersebut malah memikirkan hal lain.
Luceris menggelengkan kepalanya, sebelum perlahan mencium leher Vincenzo. "Bukan, yang lain."
γ €
@REMOSRSE γ €
Aha. Pertanyaan itu. Tipikal sekali dari Vincenzo.
Ya, Luceris tidak akan menolak jika diberikan celah. "Bagaimana dengan yang biasa?" Pintanya dengan sebuah senyuman, seakan-akan yang diminta hanya berupa buah-buahan.
γ €
@REMOSRSE γ €
"Hmm.." Selama sesaat, Luceris tidak mengatakan apapun lagi. Dirinya hanya bersandar pada ππ’πππ-nya itu. Belum ada pekerjaan lagi yang membuatnya menggunakan kekuatan, hanya saja rasanya kontak tubuh dengan Vincenzo selalu membuatnya nyaman.
γ €
@REMOSRSE γ €
"Bodyguard macam apa yang tertidur seperti ini?" Walau begitu, tidak ada amarah dalam setiap kata yang dilontarkan Luceris. Menatap pria tersebut tertidur adalah salah satu hal langka.
Jemarinya mulai menemukan helaian rambut Vincenzo. "Apa kamu akan kembali tidur?"
γ €