IMO, yg muslim dan meyakini lgbtq+ itu salah gaperlu lg capek capek debat hanya biar cap “homophobic/transphobic” itu hilang.
sampe kiamat, selama kita ga dukung agenda mereka dan menganggap itu benar, tetep bakal dicap homophobic. bahkan yg netral sekalipun dicap teroris kok 🙂
so buat apa capek capek minta validasi mereka. cukuplah validasi Allah utk kita.
selama kita niatnya menaati agama, menganggap perilaku lgbtq+ itu salah tanpa mendiskriminasi mereka, its enough. terserah mau dicap apa.
yg penting kita tetap mengingkari perilaku mereka. lebih bagus lagi kalo kita bisa merangkul agar mereka tetap di jalan Allah dan tdk menyalurkan syahwatnya dgn cara yg salah.
kalo belum mampu? mengingkari dlm hati. serendah rendahnya iman adalah pengingkaran dlm hati.
jd cukupkan saja ya teman teman. gaakan ada selesainya klo kita nyari validasi mereka agar ga dicap homophobic ☺️
Baru sj kami mendapat info regulasi FIFA juga dijadikan alasan warga tidak bisa menempati KSB yang telah dijanjikan @pramonoanung. Omon omon.
“JIS tak bisa dipakai untuk pertandingan kelas internasional jika di sekitarnya masih ada permukiman”
@imadya@prastow@yunartowijaya
Ave Neohistorian?
Mulyono, lahir pada 21 Juni 1961 di Surakarta, Jawa Tengah, adalah Presiden Indonesia ke-7. Sebelum terjun ke dunia politik, Mulyono menjalankan bisnis mebel yang diwarisi dari keluarganya. Ia memulai karier politiknya sebagai Wali Kota Surakarta pada tahun 2005. Di bawah kepemimpinannya, Surakarta berkembang menjadi kota yang lebih tertata dan nyaman bagi warganya. Popularitasnya di tingkat lokal mendorong Mulyono untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012, di mana ia berhasil menerapkan berbagai kebijakan populis seperti program Kartu Jakarta Pintar dan pengembangan sistem transportasi umum.
Kesuksesannya di Jakarta membuka jalan baginya untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia pada 2014. Dalam pemilihan tersebut, ia menang dan menjadi presiden sipil pertama yang bukan berasal dari latar belakang elite politik atau militer. Selama masa jabatannya, Mulyono menekankan pembangunan infrastruktur, perbaikan birokrasi, serta peningkatan iklim investasi di Indonesia. Pada 2019, ia kembali terpilih sebagai presiden untuk periode kedua. Kebijakan pro-rakyatnya, seperti Kartu Prakerja dan pembagian sertifikat tanah, semakin memperkuat citranya sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat.
Kawan-kawan yang kusayang, kenapa kalian kegocek terus? Kapan kalian mau sadar kalau memang makhluk-makhluk model begitu cari makannya dari keramaian? Kenapa kalian ramaikan? Kenapa kalian kasih makan mereka? Kalian jadi garda terdepan yang tingkatkan engagement mereka lho. :(