Sutradara drama MBC #PerfectCrown 'Park Joon Hwa' akhirnya buka suara soal kritikan akting dua pemeran utamanya, Byeon Woo Seok dan IU, serta kontroversi distorsi sejarah. Ia mengaku merasa sangat bersalah karena para aktor ikut menerima kritik tajam, padahal menurutnya mereka hanya menjalankan arahan yang ia berikan.
Soal kritik akting IU yang dianggap terlalu berlebihan, sutradara menjelaskan bahwa itu memang arahannya. Ia ingin karakter Hui Ju terlihat sangat ambisius, emosional, dan punya sisi dramatis supaya terasa seperti tokoh utama di komik romantis. Menurutnya, jika dimainkan terlalu realistis, karakter itu malah akan terasa dingin dan membuat drama jadi membosankan. Ia merasa IU berhasil membuat karakter yang awalnya tampak keras menjadi lebih hidup dan manusiawi.
Sementara itu, Byeon Woo Seok dikritik karena ekspresinya dianggap terlalu datar. Namun sutradara mengatakan ia memang meminta Wooseok menahan emosi karena karakter pangeran seharusnya terlihat tenang dan tidak mudah menunjukkan perasaan. Ia ingin perubahan emosinya muncul perlahan setelah jatuh cinta, sehingga perkembangan karakter terasa lebih kuat di akhir cerita. Menurutnya, tatapan mata dan aura sedih Byeon Woo Seok sudah sangat cocok dengan karakter pangeran yang kesepian dan penuh beban.
Sutradara juga mengungkapkan bahwa Byeon Woo Seok sebenarnya sempat mencoba menunjukkan sisi emosi yang lebih beragam saat syuting, tetapi justru ia sendiri yang meminta agar tetap ditahan demi menyesuaikan konsep karakter. Karena itu, ia merasa kritik yang diterima para aktor seharusnya menjadi tanggung jawabnya juga sebagai sutradara.
Di akhir wawancara, sutradara kembali menegaskan bahwa banyak hal yang dipermasalahkan penonton sebenarnya merupakan hasil keputusan dan arahannya sendiri. Karena itu, ia merasa para aktor tidak pantas menanggung semua kritik sendirian.
https://t.co/Yn8qRdn2vg
Alhamdulillah, dari dukungan banyak tangan dan hati, hingga saat ini donasi melalui @humaniesproject telah terkumpul sekitar Rp1,8 miliar. Terima kasih sebesar-besarnya untuk semua yang telah ikut menyumbang, menyebarkan kabar, dan menguatkan langkah kemanusiaan ini.
Hari ini, tiga truk bantuan dari Humanies kembali diberangkatkan dari Jakarta menuju wilayah terdampak. Bantuan kami kirimkan melalui jalur darat, karena akses pengiriman udara masih sangat terbatas.
Sebelumnya, tim Humanies sudah lebih dulu berada di lokasi bencana di Aceh, menyalurkan bantuan awal dan membantu proses pemulihan bersama warga setempat. Tim Bagana dari @gerakanrakyatid juga bekerja langsung di lapangan, terutama di wilayah Sumatera Barat.
Kebutuhan di lapangan masih besar. Maka dukungan masih sangat dibutuhkan. Mari terus menyalurkan bantuan melalui Humanies atau lembaga-lembaga lain yang kredibel dan terpercaya.
Sembari terus dukung kerja pemerintah, mari kita tuntaskan inisiatif warga jaga warga, sampai seluruh saudara kita bisa kembali menjalani kehidupan dengan aman dan bermartabat.
https://t.co/AijrNSfIbh
Sebarkan supaya rakyat Jawa melek..
bahwa area terdampak langsung banjir Sumatera ini tuh setara dengan seluruh Jawa+seluruh Bali digabungkan
semasif itu arealnya
#StatusBencanaNasional adalah WAJIB
#SumateraJugaIndonesia
Promotor K-Pop Masih Aman Saat Ini Menurut Sender:
1. Dyandra Global Edutainment
2. Ck star Indonesia
3. iMe Indonesia
4. Fried Rice Entertainment
Promotor K-pop Yang Tidak Aman Saat Ini Menurut Sender:
1. Mecimapro
Kl ada yg mau nambahin, silakan komen ya gais -star
@lordfid@tanyakanrl Alasannya disebabkan oleh efisiensi sebab usaha kompas yang menghidupi mereka selama ini ialah perhotelan dan sektor lainnya. Sedangkan efisiensi pemerintah membuat sektor tersebut terhambat dan menimbulkan dampak terhadap sektor lain seperti media yang berujung pada PHK.
•kdm• 🔥 resident playbook 🔥
BISA
GA
SIH
DIA
GAUSAH
ADA
DI
DRAMA
INI
AARRGGHHHHHH
Apapun maksud penulis/director masukin karakter dia, bawaannya bikin gak tenang plis 😭😭
Ibadah tuh emang awalnya harus dipaksain. Karena hal2 yg menarik kita ke surga memang kebanyakan berlawanan dengan hawa nafsu.
Kalo nunggu “dari hati”, siapa yg menjamin umur masih ada? Akan sangat sedikit org yg bakal ibadah jika “nunggu dari hati” karena ga semua org—