Bagi pihak yang menang karena sudah mengeluarkan ratusan trilyun untuk menyogok rakyat, maka tidak akan berat utk "menyogok" 5 orang hakim utk memenangkan pihaknya.
Semoga para hakim MK masih bisa memelihara integritasnya demi selamatkan bangsanya dan menghindari dosa.
Jangan "tertipu" dengan sikap hakim MK yg saat pemeriksaan perkara seakan memihak ke penggugat.
Hal seperti itu sudah jadi kebiasaan hakim MK yg pada ujungnya mengalahkan penggugat.
Ini cara perhitungan ekonometrika dan ilmu tsb banyak digunakan utk menduga hasil.
Itu hanya pengaruh bansos.
Kalau dimasukkan money politik non-bansos, peran aparat dan kepala desa dll maka peroleha suara 02 pasti lebih rendah lagi
Saking sayangnya PDIP kepada Jokowi, 5 tahun terakhir ini PDIP berupaya menjaga agar KELAKUAN Jokowi tidak sampai diketahui oleh lawan2 politiknya
NAFSU 3 periode dan perpanjangan masa jabatan ditutup rapat sampai Jokowi MENGHIANATI PDI Perjuangan, demi menjaga nama baik Jokowi dan keluarganya
Semua itu disubtitusi dengan memberikan kesempatan kepada anaknya Gibran dan Bobby menjadi Walikota di Solo dan Medan
Anak dan menantu sudah dibantu jadi walikota, ternyata Jokowi jauh lebih RAKUS dan TEGA
Jokowi berupaya MELENGSERKAN dan merebut kursi Bu Mega, ibu yang sudah menganggapnya sebagai ANAK sejak masih TUKANG KAYU di Solo dari akhir 90an hinga 2000an
Ini terkonfirmasi dari Sekjend PDIP, Hasto Kristiyanto dimana ada menteri yang ditugaskan oleh Jokowi utk membujuk bu Mega agar Kursi Ketum PDIP diserahkan pada Jokowi
Benar-benar GILA KEKUASAAN
Bambang Widjojanto menyimpulkan bahwa KPU tidak menjawab dalil yang Tim Hukum AMIN gugat. Selain itu, Bambang juga menyoroti prilaku pihak Tim Hukum Prabowo Gibran yang ia nilai telah merusak kehormatan sebagai seorang pengacara.
PENDUKUNG ANIES BOLEH BAHAGIA❤
MK MENANGGAPI POSITIF
3 BUKTI YANG DIAJUKAN TERBUKTI
BUKTI TIM AMIN BISA DIPERTANGGUNGJAWABKAN☝✅
SEMOGA HASIL FINAL GUGATAN DIKABULKAN.
AAMIIN🤲✅
Ini maksudnya ;
JOKOWI BERI ARAHAN BAGI 4 MENTERI SEBELUM SIDANG MK ???
Yang terjadi selama ini , Sen kanan belok kiri.
Setiap yg disampaikan , faktanya berbanding terbalik 🤭 https://t.co/sgZGKYB99M
Tahun 2015, Romo Frans Magnis Suseno dianugerahi Bintang Mahaputra Utama dari Presiden RI, Joko Widodo
Tahun 2023, Romo Frans Magnis Suseno memberi KRITIK TAJAM Jokowi dengan LANTANG didepan MK dan jutaan rakyat Indonesia
Andai Romo Magnis mau, bisa saja beliau memilih DIAM atas rusaknya demokrasi yang DIKANGKANGI oleh Jokowi sekeluarga
Andai Romo Magnis mau, bisa saja beliau duduk dirumah lalu menikmati masa tua dengan jadi PENJILAT bobroknya REZIM Neo Orde Baru ini
Tapi seorang "guru bangsa" dan "pengajar filsafat" sekaligus tokoh rakyat tidak memilih pilihan yang sangat menggiurkan itu
Kedekatan Romo Magnis dengan Jokowi sebetulnya sudah lama bahkan Jokowi menjadikan Romo Magnis sebagai guru dan panutan sebagaimana tokoh besar lainnya
Kala sang Guru siap mendukung Jokowi sejak dulu, sang guru juga harus siap memberi peringatan kala Jokowi sudah "off side"
Maka kata "Mirip pimpinan mafia,"..."pelanggar etik berat,"..."karyawan yang diam2 MENCURI uang toko," mestinya Jokowi harus merasa TERTAMPAR oleh sang guru bangsa
Seorang Guru yang benar selalu berpengang TEGUH pada nilai-nilai kejujuran, integritas, menjunjung tinggi etika dan moral. Sehingga ketika Jokowi melenceng dari nilai tersebut, maka menjadi kewajiban seorang Guru untuk memberi peringatan dan kesaksian yang benar didepan umum
Andai Romo Magnis memilih DIAM dan BERLUTUT dibawah kaki Jokowi, maka samalah Romo Magnis dengan tokoh2 besar yang ada turut mendukung Jokowi MERONGRONG Demokrasi hari ini
Soal Bintang Mahaputera, itu adalah HAK Romo Magnis atas jasa yang telah diberikan kepada bangsa ini karena selama ini selalu terdepan salam merajut persatuan, kebersamaan, keindonesiaan dan kebhinnekaan, juga sebagai cendikiawan yang berpengaruh di Indonesia
Jokowi hanya perwakilan negara memberi bintang jasa itu. Idealisme tak MATI hanya karena penghargaan bintang jasa, karena bangsa ini berdiri atas nilai KEBENARAN. BENAR jauh lebih baik daripada sekadar BAIK