ATM UANG HARAM PARA OKNUM JENDERAL DISIKAT KEJAGUNG
Tidak ada "BEGAL TAMBANG" yang lolos di era kepemimpinan Prabowo , setelah di ketemukan bukti terkait tindak kejahatan korupsi maka kejaksaan Agung akan mengeksekusi tanpa banyak drama!
Good Job Mas Adam🔥😍‼️
Dari 300 titik dapur SPPG di Cilacap
100 diantaranya fiktif dan titiknya berada di tengah hutan,ditengah sawah dan di tempat pemakaman.
Kalikan saja:
6 juta x 100 x 2 thn.
Itu uang bersumber dari pajakmu😆
Temen temen bantu doakan Semoga segera mendapatkan keadilan untuk anak nya 🤲😭
Bikin sesak napas baca isi curhatan si ibu :
Bagi mereka yang punya kuasa, kasus ini mungkin bisa ditepis begitu saja dengan alasan 'tidak ada bukti digital'.
Tapi bagi kami keluarga miskin, derita fisik dan batin yang dialami Rahma (kejadian di Kab. INHIL) adalah kenyataan pahit yang nyata. Rahma sudah mengadu ke guru sambil menangis saat kakinya diinjak dan perutnya dipukul dengan gagang sapu.
Namun perlindungan yang didapat hanya sebatas kata 'nanti'. Sebulan terbaring dengan kaki membengkak dan menghitam hingga pembuluh darahnya tersumbat,
pihak sekolah bahkan tidak pernah datang menjenguk. Dokter mendiagnosis adanya cedera trauma/memar akibat benturan yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
Kini, setelah 1 tahun lebih berjuang, penyakitnya menjalar hingga ke jari tangan. Bagi kalian yang menuduh kami mengarang cerita demi donasi: kejam sekali kalian!
Kami tidak minta musibah ini, kami hanya ingin Rahma sembuh kembali. Kami bersuara karena keadilan tidak boleh hanya tajam ke bawah!
Sungguh prihatin nasib anak ini. Untuk punya sepatu layak saja tidak mampu. Tidak usah berharap dari pemerintah. Adakah yang kelaparan dan miskin papa???
Warga bantu warga dan lihatlah sekitar kita.
bantu ibu ini mencari keadilan guys, anaknya umur 8 tahun yang merupakan yatim, jadi korban p3m3rkoasn oleh pria umur 40 tahun yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri, kejadian di Bireuen-aceh.
no viral no justice 🆙!!!!
@Heraloebss Heran sama maling,begal, perampok dan kejahatan lainnya kenapa ngincernya bukan orang kaya atau konglomerat. Justru kaum ekonomi lemah yg jadi korban 🤔
UANG RAKYAT YANG DIRAMPOK HARUS KEMBALI KE RAKYAT
Pertama Kali dalam sejarah Indonesia selevel Kejaksaan Tinggi Sukses Pulihkan Kerugian Negara Utuh hingga Rp159 Miliar
📹: Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Bengkulu menerima penitipan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp159,81 miliar terkait perkara korupsi sektor pertambangan batu bara oleh perusahaan PT Ratu Samban Mining dari tujuh terdakwa.
sudah boleh teriak HIDUP PRABOWO?
Masa negara memperlakukan warganya seperti ini ?
Seorang kakek berusia sekitar 83 tahun di Desa Orahua, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, menjadi sorotan setelah didatangi sejumlah petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kedatangan petugas tersebut memicu perhatian warga karena berujung pada penarikan meteran listrik milik pasangan lansia tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, sebelumnya pada Februari 2025 pasangan lansia itu sempat meminta bantuan kepada petugas agar meteran listrik mereka dapat masuk dalam kategori subsidi. Permohonan tersebut disebut telah disetujui, sehingga sejak saat itu penggunaan listrik di rumah mereka tergolong sangat hemat. Di dalam rumah hanya terdapat tiga lampu berdaya rendah dan satu rice cooker sebagai peralatan listrik utama. Token listrik terakhir diketahui diisi pada Desember 2025 dan masih bertahan cukup lama karena minimnya penggunaan listrik. Namun hal itu justru dipermasalahkan oleh petugas yang datang melalui layanan PLN 123. Petugas mempertanyakan mengapa token listrik tersebut tidak cepat habis dan jarang diisi, sehingga menimbulkan dugaan adanya masalah pada meteran. Warga yang berada di lokasi sempat mencoba menjelaskan bahwa pasangan lansia tersebut tidak mencuri arus listrik dan memang hidup sangat sederhana dengan penggunaan listrik yang minim. Meski begitu, petugas disebut tetap bersikeras dan menyampaikan bahwa jika tidak ingin menggunakan listrik negara, maka meteran akan ditarik. Pada akhirnya meteran listrik lama ditarik dan diganti dengan meteran baru. Meski demikian, pasangan lansia tersebut tetap diminta membayar biaya sebesar Rp600 ribu. Uang tersebut bahkan diambil dari bantuan sosial BLT yang sebelumnya mereka terima. Peristiwa ini pun memunculkan keprihatinan warga setempat karena dinilai memberatkan pasangan lansia yang hidup dalam keterbatasan. Hingga kini, warga berharap ada penjelasan resmi dari pihak Perusahaan Listrik Negara terkait prosedur dan aturan yang berlaku dalam kasus tersebut.
@pln_123