It matters not how strait the gate, how charged with punishments the scroll, I am the master of my faith; I am the captain of my soul. (William Ernest Henley)
DEBAT PANAS: KETIKA OPOSISI DIHANTAM PERTANYAAN "SOLUSI"
Kepala Badan Komunikasi Pemerintahan
"Jadi, apa solusi konkret dari Anda untuk program MBG ini?"
Fatimah:
"Wah, kalau saya yang harus kasih solusi, mending serahkan saja proyek triliunan ini ke saya, Pak. Kita deal-dealan tarif dulu di sini, hahah!
Lagian lucu ya, kok malah kami yang dituntut cari solusi? Tugas kami itu mengawasi, bukan memberesi pekerjaan kalian. Dari awal kita semua tahu, MBG ini program yang sarat celah korupsi, minim pengawasan, dan pelaksanaannya di lapangan acak-acakan sampai bikin anak-anak keracunan!"
Mr. TAI:
"Hahaha! Jangan melantur kemana-mana lagi dong, fokus!"
Fatimah:
"Oke, saya jawab serius...
Solusinya gampang: Stop dulu proyek kejar tayang ini! Benahi dulu standarisasi gizinya, perketat pengawasan vendornya, dan hukum mati siapa saja yang berani korupsi di program ini. Jangan jadikan perut anak-anak sekolah sebagai kelinci percobaan politik anggaran kalian! 🔥
Duit hasil referral shopee bisa masuk database pajak.
tapi emas 74kg dan uang ratusan miliar tidak terdetekai sama sekali.
The real underground economy.
Dibanding ngubek2 UMKM, mending DJP cek semua keuangan + gaya hidup anggota TNI + Polri + Kejaksaan beserta keluarga.
Pasti bisa dapat banyak😂
Dana Desa ngga bisa dicairkan klo kepala desa belum membangun Kopdes Merah Putih.
Setelah Kopdes dibangun?
Dana desa yang diterima pihak desa malah dipotong dari sebelumnya Rp1 Miliar menjadi Rp200-300 juta.
Kini dana desa bukan lagi bantuan, tapi pemerasan berbalut program.
Elu dipajakin dari A sampai Z.
A) Gaji tiap bulan dipotong pajak,
B) THR juga kena pajak,
C) Dapet bonus kena pajak juga,
D) Beli barang mahal kena pajak barang mewah,
E) Rumah kena pajak bumi dan bangunan,
F) Motor harus bayar pajak tiap tahun,
G) Mobil juga bayar pajak tiap tahun,
H) Belanja di supermarket tiap itemnya kena pajak,
I) Makan di restoran kena pajak,
J) Beli barang di luar negeri juga bayar bea cukai,
K) Bunga tabungan kena pajak juga dari negara,
L) Apply kerjaan pakai meterai, bayar ke negara,
M) Resign kerjaan juga bikin surat pernyataan pakai meterai,
N) Harga meterainya dinaikin dari 6000 ke 10000, naik 67%.
O) Ditilang juga bayarnya ke negara,
P) Bikin SKCK juga bayar ke aparat negara,
Q) Beli tanah kena pajak,
R) Beli rumah kena pajak,
S) KPR kena pajak,
T) Bayar listrik kena pajak,
U) Beli pulsa kena pajak,
V) Bayar internet kena pajak,
Yang elu dapet:
1) MBG
2) Kopdes Merah Putih
3) Sekolah Garuda
4) UKT masih tetep mahal
5) Presiden keliling dunia, pidato, keliling dunia, pidato ...
6) Wapres keliling Indonesia bagi-bagi bansos
7) Pemadaman bergilir
8) Pertamax naik
9) Korupsi BGN
10) Dubes negara lain dibiarin nunggu berbulan-bulan
11) Hakim gajinya naik, ada yang sampai 300%, tapi guru enggak
12) Kenapa gaji guru tidak bisa baik? Kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik? Uangnya gak adaaaa
13) Rupiah terendah sepanjang sejarah terhadap dolar
14) Cari kerja masih susah
15) Lima orang meninggal dunia pas training jaga toko kelontong
16) Mahasiswa BEM demo terima duit dari polisi.
17) Demo dukung MBG dapet panci, goodie bag, sama duit 100 ribu
1 dekade startup boom di Indo kayanya habis ini dust settled, kita bisa paham:
- transisi ke digitally enabled service economy gak bisa skip fase industri riil untuk bangun basis konsumsi
- dihital-dihitalan yunikorn dekakorn itu get rich quick scheme dari duit VC
Di twitter ada yang se-berani ini gak? Hahahaha..
Kaget banget barusan buka threads lgsg liat ginian. Dan ini harus di-abadikan wkwkwkwk..
Soalnya itu firts thread nya dia 🤣
Tanggal 1 Juli 2026, akan jadi kesaksian terakhir dari pihak Presiden (Pemerintah), menghadirkan saksi dan saksi ahli pada gugatan UU APBN 2026 yang menggugat keberadaan Program Makan Bergizi (MBG).
Tebak, siapa orang yang berani menelan bulat program MBG, yang kepala Badannya korupsi, menyebabkan hampir 40 ribu orang keracunan, ratusan dapur fiktif, menyengsarakan penyelenggaraan pendidikan di seluruh negeri; kekurangan dana, turunnya kuota beasiswa, pendidikan makin mahal, dan makin menderitanya guru.
Saksi dan Ahli yang nanti akan dihadirkan pihak Presiden, akan menanggung beban moral sejarah, baik yang melekat pada mulut, kaki, dan langkahnya, serta yang akan mengalir dalam darahnya.
Para saksi dan ahli ini akan menanggung kutukan yang melebihi usianya, mempermalukan keturunannya, objek sumpah serapah guru dan dosen yang tidak sejahtera, dan meskipun buku-buku sejarah bisa menghapus dosanya, nama orang-orang ini akan abadi dalam cerita-cerita rakyat, bisik-bisik rakyat kecil di warung kopi, simbol kesialan dalam dunia perjudian, menjadi bumbu cerita dramatis para dukun santet, dan kisah seram di malam hari untuk menakut-nakuti anak-anak yang sulit tidur.
Tidak jarang, karena berulang-ulang diucapkan dalam bisik-bisik, namanya dengan mudah menjadi kata ganti dari penghianat yang ditetapkan begitu saja oleh masyarakat berbahasa.
Orang yang akan bersaksi dari sisi pemerintah ini, memiliki beban yang sangat besar. Meskipun kesalahan kecil muncul, orang-orang akan segera mengaitkannya dengan azab, kutukan, rezeki yang tidak halal, dan hasil doa-doa hitam, meskipun kejadian tersebut bisa di jelaskan secara rasional.
Sebagai warga negara Indonesia, saya tidak menyarankan siapapun untuk menanggung beban semacam ini.
Buat kalian yang masih nganggur dan belum punya pekerjaan, tetap sabar ya. Tahun 2026 ini memang terasa berat PHK di mana-mana, krisis belum reda, harga bahan pokok terus naik. Banyak hal yang bikin sesak sebagai WNI. Yang penting tetap kuat, tetap berusaha, dan jangan berhenti berharap. Semoga keadaan segera membaik.
Hari ini nganterin teman wawancara kerja di gedung PCP SCBD. Dia sempat putus asa, tapi aku bilang rezeki itu datang dari Allah. Mungkin bukan hari ini, tapi suatu saat di waktu terbaik-Nya. Jangan menyerah.
Kebetulan sekarang kami jadi satu industri. Aku dan Ginka.
Ku jelaskan secara awam tugas KOMISARIS di industri ini.
Garis besarnya;
Dia mengawasi direksi,
membaca risiko,
mengkritisi proyek,
menjaga governance,
dan memastikan perusahaan tidak dibajak kepentingan non-teknis.
Nah kalau orang yang dipilih berdasarkan loyalitas doang bukan kompetensi. Udah jelas arahnya. Supaya tugas diatas GA ADA YANG REM. Direksi bisa jalan tanpa koreksi tajam, proyek bisa lolos tanpa pertanyaan keras, procurement bisa minim kontrol, dan keputusan strategis bisa lebih mudah ditarik ke kepentingan politik.
Jabatan dia murni stempel doang, untuk kepentingan orang-orang di atas.
Dan orang-orangnya kayak Ginka ini menjamur di BUMN kita.
Soooo....Good luck WNI 😂😂😂
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
#intinyadeh petani Luis David Hutabarat & rekannya diduga dianiaya anggota TNI & pensiunan TNI yg jd keamanan PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara.
Dituduh nyuri sawit, motor dicegat, dianiaya, leher diinjek, Luis tewas.
Warga yg marah bakar 5 bangunan PT APN.
(1/2)
@LambeSahamjja fatimah: kita tidak mengincar orang untuk membuat menjadi tidak ada lagi korupsinya, tapi kita mengincar sistem, menerapkan sistem yang seminimal mungkin terjadinya korupsi