James terdiam sesaat setelah menerima arloji tersebut. Ia mulai meraba-raba arloji tersebut dengan cara menggosok-gosokkan ibu jarinya ke atas tali jam tangan tersebut.
https://t.co/RmFggWg7e3
Tanpa berpikir panjang, dengan langkah yang agak ragu-ragu, James pun masuk ke dalam. Kedua tangannya tidak pernah dilepaskan dari kantong jaket parasutnya itu. #cerpen#breediedotcom
Setelah penjaga toko masuk, James berpikir tidak ada salahnya jika ia ikut masuk ke dalam untuk sekadar untuk melihat-lihat atau melampiaskan rasa penasarannya terhadap arloji-arloji yang ada di sana.
Entah kenapa saya ingin sekali membahas air. Mungkin saja ada hubungannya dengan Hari Air Sedunia yang diperingati saban tanggal 22 Maret.
https://t.co/5ReoudHBY6
Bertanah Air Satu, Air Tanahnya Beda-beda
~ Bagusnya air sumur di Aceh bisa menumbuhkan tauge, tapi tidak di Gayo, yang tanahnya subur untuk kopi. Lain tanah lain sumurnya🚿🚿🚿
Di kampung kelahiran saya Matangglumpangdua, Meunasah Timu, air tanah sangat melimpah.
Bukan maksud saya berbangga diri tapi itu cuma intro semata. Di sini saya tidak akan membahas soal toge-toge itu. Di lain waktu dan kesempatan akan saya tulis soal sejarah bisnis toge di Desa Meunasah Timu yang lebih dulu bersistem kelurahan di Kecamatan Peusangan.
“Bummmm!” Dentuman keras terdengar dari arah pohon mangga. Apakah itu granat? Tapi kaca-kaca rumah tidak pecah padahal jaraknya begitu dekat.
https://t.co/4Gsgu076Sl
“—tidak, teman, kaulah yang bodoh,” ucap Gregory dengan tangan yang masih mengacungkan pistol ke arah Zherkof. #zipper#cerpen#breediedotcom
https://t.co/rJQYps3zZi