Kalian Boleh saja Membenci @PDI_Perjuangan Tapi kalian tdk bisa Menutup Mata bahwa PDIP lah Partai yg Terus Bergerak Membantu Para Korban Banjir & Longsor di Aceh, Sumut & Sumbar..!!
Partai Lain kmn..??
Terutama Partai Gajah..!!
PRESIDEN SAWIT |
TAK PERNAH JADI DANDIM
TAK PERNAH JADI DANREM
TAK PERNAH JADI PANGDAM
______________________________
Seorang yg tak pernah ditempa di jalur "kewilayahan", tak pernah "membaca" denyut nadi warga desa, tak pernah mencium aroma keringat rakyat kecil, lewat hidung Danramil & Babinsa.
Ia tak bersahabat dgn suara sungai di wilayah resor militer, pun ia tak pernah jadi Pangdam, shg ia tak pernah memahami peta wilayah sbg tubuh & ruang yg hidup.
Kewilayahan baginya hanya koordinat di PowerPoint.
Ketika ia datang di panggung krisis ekologis di Sumatera, ia spt tamu negara yg salah alamat, yg hanya membawa bekal naskah pidato, tapi lupa medan.
Bahkan, ia bicara wilayah spt turis bicara kampung, fasih istilah tp fakir pemahaman.
Lalu, yg muncul refleks kekuasaan, bukan kepekaan ruang.
Maka yg lahir berantakan;
• bencana diperlakukan sbg insiden, bukan luka lanskap, rakyat sbg objek bantuan, bukan subjek pemulihan, wilayah sbg peta administrasi, bukan jejaring hidup;
• hutan, deforestasi & korban bencana ekologis jadi sekedar statistik, ruang dan orang direduksi jadi angka, pun manusia jadi variabel.
Ia gagap struktural, di mana pengalaman komandonya terputus dari realitas tanah, sungai, & desa.
Kebijakan²nya pun kerap jatuh spt sepatu bot dalam lumpur, berat, bising, tp tak pernah benar² melangkah.
Namun,
BUKAN KARENA IA TIDAK PEDULI;
tapi krn sejak awal, ia dididik utk menguasai, bukan memahami.
____________
Sayangnya, "wilayah" tak pernah tunduk pd orang yg hanya kenal peta, tanpa pernah menjejak tanah.
.
.
Beliau dokter yang juga merangkap tukang masak. Mengurus yang sakit sampai yg kelaparan.
Ia kelelahan, tapi menolak menyerah. Setiap kali merindukan rumah, ia terbayang bgm korban di Tamiang.
Namanya Riry Yanti. Ia dokter yang penuh dedikasi di tengah para pengungsi Aceh.
Selamat pagi Pak Presiden @prabowo. Ini saat yg tepat untuk melakukan resuffle kabinet atas alasan ketidakcakapan melakukan tugas dan tanggungjawab. Resuffle bukan karena pertimbangan konfigurasi politik semata. Kami menyaksikan dgn jelas semua ketakcakapan itu dari cara mereka menangani bencana Sumatera. Cari org yg paham cara bekerja yg benar dan tepat Pak. Please.
Diva Renatta Jayadi meraih medali emas lewat cabang atletik nomor lompat galah putri dengan lompatan setinggi 4,35 meter di SEA Games 2025 Thailand, pada Kamis (11/12/2025).
Diva mengungguli atlet Thailand yang mendapatkan medali perak di lompatan 4,05 meter. Sementara medali perunggu diraih oleh atlet Indonesia Maria A. Melabessy dan wakil Thailand yang masing-masing mencatat lompatan 3,90 meter.
Hebatnya, Diva menjadi atlet Indonesia pertama dalam 22 tahun terakhir yang meraih emas di nomor lompat galah putri SEA Games. Terakhir kali, Indonesia menang di nomor ini melalui Ni Putu Desi Margawati pada SEA Games Hanoi 2003 dengan lompatan 3,95 meter.
#GNFI
#GNFInfo
#GoodNewsFromIndonesia
#MakinTahuIndonesia
#Indonesia
UPDATE:
Masyarakat Adat Dayak Kualan dijadikan TERSANGKA oleh Polisi.
Deforestasi Sumatera bikin banjir.
Deforestasi Kalbar lanjut kriminalisasi.
#ehrd#PembelaHAM#deforestasi
“Saya adalah orang pertama yang menyatakan bahwa Perpol Nomor 10 Tahun 2025 bertentangan dengan konstitusi. Bahkan istilah yang lebih tegas, itu adalah bentuk pembangkangan terhadap konstitusi dan hukum,” kata Mahfud.
Baca di: https://t.co/UFPbRaXzkp.
| #MahfudMD#Polisi
Kami bersolidaritas untuk bencana alam yang terjadi di Sumatera akibat kerakusan berbagai pihak. Kami tidak akan membiarkannya terjadi dimanapun, Dan juga di tanah air kami, Sangihe.
#SaveSangihe#TolakTambangEmas#Solidaritas#BencanaAlam#rakus
Dan kerakusan harus segera dihilangkan Dari muka bumi.
Kami menolak untuk mati, kami menolak untuk dibunuh pelan-pelan, bagi kami, Dan bagi semua orang yang hari ini sedang mengalami segala bencana mematikan.
Dan terus mendapatkan sokongan pemerintah yang mengerahkan polisi dan TNI. Keadaannya sudah separah ini, limbahnya sudah jelas, laut sudah tercemar. Berbagai kerusakan yang terjadi baik di Sangihe, Papua Dan juga di Pulau Sumatera adalah bentuk kerakusan,
Ini adalah keadaan Pulau Sangihe pada hari ini, pergulatan yang dimenangkan Rakyat di Mahkamah Agung pada tahun 2022 lalu sia-sia. Seharusnya, wilayah Sangihe adalah Pulau kecil yang tidak boleh ditambang tetapi Sangihe Masih terus dihajar oleh perusahaan tambang emas Dari Kanada
Pak Presiden @prabowo saat ini (setelah bencana banjir longsor lumpur, kayu gelondongan) sudah tidak relevan lagi memilah yg Legal dan Ilegal.Melihat masifnya kerusakan, kehancuran lingkungan, infrastruktur, kematian kehidupan, rakyat yg kehilangan ayah ibu anak saudara, flora fauna hancur. STOP penebangan sekarang.
Berapa uang Negara dapat selama ini dr penebangan hutan? Sawit? Tambang? Berapa kerugian Negara setelah bencana ? Berapa kerugian masyarakat material & immaterial ? Pasti tidak berimbang. Dengan segala hormat, mohon hentikan dengan kuasa Bapak Presiden @prabowo sebagai pimpinan tertinggi di NKRI.🙏🙏🙏🙏
Dipimpin Bu Risma dan Pak @ganjarpranowo ,Relawan BAGUNA PDI-P berhasil tembus jalur longsor mendistribusikan bantuan logistik, obat²an, pakaian dan keperluan bayi untuk para korban banjir di pengungsian.
Iki lo bapak ibu ku, ngendi bapak ibu mu?
Panjang umur perjuangan🤟