@satsvki_m "Memangnya aku pernah melarang?" Ia menumpukan siku di meja lalu mencondongkan sedikit tubuhnya ke depan, ke arah sang gadis. Masih sambil menyeringai samar.
Namun begitu potongan terakhir sang gadis disuapkan padanya, keningnya berkerut. "Seingatku ada yang sudah berjanji -
@satsvki_m Ia membiarkan sang gadis menepuk kepalanya, sambil tertawa. Sementara mulutnya sibuk mengunyah okonomiyakinya.
"Hm. Jadi murni rindu padaku saja ya?" Ia sedikit menyeringai ke arah kekasihnya. "Aku jadi senang kalau begitu."
Selesao berkata begitu, ia menenggak minumannya -
@satsvki_m Kembali ia terkekeh. "Hai, hai. Aku akan makan dengan baik."
Ia akan memilih menurut saja. Jelas ia tidak mau berbohong pada sang gadis, jadi mengaku sudah makan padahal belum tidak akan mungkin ia lakukan.
"Hee." Ia menopang sebelah kepalanya, sedikit menggoda kekasihnya. -
@satsvki_m dua kali mendengar jawaban memuaskan dari sang gadis. "Syukurlah jika Satsuki-san menemukan kesenangan di universitas. Jangan sampai stres karena tugas kuliah."
@satsvki_m Ia terkekeh. Tangannya menarik tisu dari kotak lalu terulur untuk menyeka sudut bibir gadis itu yang berminyak. "Aku tidak akan tumbang hanya karena tidak makan sebentar. Lagi pula setelah itu, aku akan makan banyak buatan Satsuki-san bukan?"
Kepalanya kemudian terangguk -
@satsvki_m Ia tersenyum geli sambil mengunyah okonomiyaki di dalam mulut. "Kalau begitu, aku akan mengosongkan perutku seharian hari itu. Agar bisa makan masakan Satsuki-san."
Ia kembali menambahkan saus pedas pada okonomiyakinya. Dan memakannya tanpa suara, sesaat.
"Bagaimana kegiatan -
@satsvki_m berkurang setelah mereka kembali ke Jepang. Biasanya mereka akan bereksperineb di dapur tempat kerja mereka, yang sudah mirip tempat kencan saja.
@satsvki_m Ia tersenyum geli. "Tidak perlu terburu-buru. Lakukan saja saat Satsuki-san benar-benar senggang," ucapnya. "Juga mungkin menunggu ibu Satsuki-san libur. Jadi Satsuki-san bisa bertanya pada beliau jika kesulitan pada sesuatu."
Kesempatan melihat sang gadis memasak semakin -
aku senang sekali."
Ia menelan kunyahannya sebelum menjawab pertanyaan sang gadis. "Maa, aku ingin dibuatkan masakan yang Satsuki-san suka saja."
@satsvki_m
sepotong besar okonomiyaki ke dalam mulut dan mengunyahnya, lalu menambahkan. "Tapi tidak semua orang membuat dengan hati," katanya. Tersenyum pada gadis itu. "Satsuki-san tahu benar tidak pandai memasak, tapi berusaha sekuat tenaga untuk membuatkan sesuatu untukku, karena itu -
@satsvki_m "Hee, apakah aku pernah tidak memuji?" Ia menatap kekasihnya sesaat, sebelum meniriskan okonomiyakinya dari penggorengan dan memindahkannya ke piring di depannya.
"Ah, tapi bicara tentang masakan Satsuki-san, aku memang sudah lama tidak dibuatkan sesuatu." Sambil nyengir, -
@satsvki_m Ia membuka mulut dan menerima suapan dari gadis itu. Dicecapnya sedikit lalu mengangguk. Untuknya, tidak ada masalah.
"Boleh juga," komentarnya sambil memasak lagi. Kemudian nyengir. "Mungkin karena dicampur daging."
Baginya, selama itu daging, ia masih bisa menolerir rasa.