@Pai_C1 Korban yang sampe bund*r depresi, karena udah ngasih duit ke oknum polisi 15juta kalo mau kasusnya dihentikan ,eh si oknum polisi malah neken minta tambahan lagi 500juta, kalo ga penjara 5 tahun. Padahal kasus sudah clear, cuma salahpaham.
@BosPurwa Saya ga membela pak menteri, tapi ada yang janggal dari kasus ini. ASN yang dipecat mungkin saja dia berkinerja buruk, dan Pak Menteri sedang melakukan upaya bersih2 lembaganya. Kalau soal bukti rekaman suara, saya kurang yakin, karena sekarang itu jamannya AI. Bisa saja AI.
@bacottetangga__ Orang gila, itu korbannya seumuran putri saya. Yakin dah, pasti dapet "salam olahraga" dari penghuni lapas yang lain. Minimal koma tu orang dikeroyok napi lain.
@dhemit_is_back@DivHumas_Polri@ListyoSigitP Bener kata pak @mohmahfudmd , kalau berurusan sama polisi itu bakal makin buntung. Kalau satu kambing kita dicuri orang, lalu lapor polisi, bisa2 malah kita kehilangan lima kambing buat tetek bengek ngurus persoalan di kepolisian.
@UmarSyadatHsb__ @prabowo Hasan nasbi sudah mengakui sendiri, kalo dulu, dia sangat frontal melawan prabowo, jika dilihat jejak digital, pasti lebih ngeri dibanding fufufafa. Tapi yang namanya politik itu dinamis. Ga ada lawan abadi, atau kawan abadi, yang ada kepentingan abadi.
@eDzulfikar Kalo dilihat, viewer yang nyawer live joged sadbor itu akun2 judi online. Jadi memang promosi judi online langsung ke sasaran. Ya kali ada orang waras yang mau buang duit buat nyawer joget2an kaya gitu.
@kegblgnunfaedh Di IG, ada yang spill, di akun lambe turah, bahwa ortu si murid, itu mantan bendahara yayasan sekolah, yang dipecat karena selewengin dana yayasan buat hedon, jalan2 ke LN, nonton konser coldplay, yang intinya tu yayasan gedeg banget sama kelakuan ortunya. Playing victim pula.
@AnKiiim_ Menolak habib sama dengan menolak islam? Cacat logika. Harusnya UAS boleh marah, karena dia ulama pribumi. Ada oknum habib yang videonya viral bilang "habib paling bodoh sekalipun lebih mulia dibanding 70 ulama pribumi".
@Tita83079013 Asli, gua heran sama yang muja2 mereka. Mereka ngaku2 menjadi pahlawan kemerdekaan indonesia, padahal menurut sejarah, kakek2 mereka itu rata2 kerjasama sama belanda untuk menumpas pemberontakan kemerdekaan. Dan kelakuan cucu2nya lebih parah lagi.