Gua rasa Tuku ini berhasil buat baristanya ga jago bikin kopi aja, tapi juga berhasil bikin baristanya paham tentang hospitality.
Jadi hari ini gua abis kena knalpot motor, agak perih dan tadi mampir dulu ke kopi tuku yang ada di BP Sholeh Iskandar Bogor, gua usap2 tuh kaki pake kopi dinginnya tuku, si mas baristanya ngeliat
“kenapa mas kakinya?”
“Kena knalpot mas.”
Dia langsung ke belakang dan ngambilin salep luka bakar
Ga nyampe disitu, gua tadi ngga numpahin kopi gua ke lantai
Ga sengaja ke senggol 😭 terus gua minta dong
“ada kain pel ga mas, maaf banget kesenggol.”
Dia malah nanya pesenan gua tadi apa, dibikinin kopi baru dan gratis padahal itu kesalahan gua, gua bilang
“Mas saya pesen baru aja mas, jangan dibuatin gratis.”
“Gausah a, selagi masih distore kita, gpp ini buat aa gratis.”
Staff mereka yang ngepel, gua dikasih 1 cup gratis 🤌🏼🥹
Pantes ini store rame terus, staffnya bener bener ramah, bahkan beberapa kali mereka kenal sama customernya
Dan ngucapin nama cust tersebut, mungkin itu hal kecil tapi buat customer itu tuh bisa jadi nilai plus, jujur gua salut sama sikap barista2 Tuku terutama yang di BP Sholeh Iskandar Bogor, gua pribadi bener2 minta maaf ya abang kakak barista udah nambah2 kerjaan kalian, semoga rezekinya digantikan 🫶🏼✨🥹
Maksudnya ga cuma jago bikin kopi aja begitu gaes 😂
cc:threadarismalrezki
Hal yang tidak ada di buku sejarah sekolah:
Buya Hamka dikiriminalisasi dan ditangkap rezim Soekarno tanpa proses hukum, difitnah keji, dipenjara 2 tahun, disiksa psikologis disuruh teken dokumen mengaku jadi antek Malaysia seolah di film G30S
Kenapa Buya Hamka keras dan kritis sampai ditangkap? Pada saat itu Soekarno sibuk party-party hedon dengan harem animenya di 6 istana dan liburan ke luar negeri, kas negara habis dihamburkan, inflasi 600%, produksi ekonomi nasional dan infrastruktur logistik luluh lantak tidak terurus, birokrasi tata negara roboh, Indonesia yang bergantung dengan ekspor malah terkucilkan dari perdagangan internasional, rakyat menjerit kelaparan, tentara menjerit karena tidak digaji, Indonesia menuju roboh seperti Yugoslavia
Apakah Hamka menyimpan dendam pada Soekarno? Ternyata jauh sekali dari itu. Hamka bahkan jadi imam sholat jenazah Soekarno setelah ia meninggal
The Corgi was the one leading them home
The German Shepherd was injured
The dogs kept a protective formation around the German Shepherd
The Corgi stopped often to make sure they were still okay
It took them 2 days to get home
They are neighbourhood friends
I’m going to cry😭😭😭
aku dulu pernah iseng ngajar les privat door to door
(disclmr: nominal hanyalah ilustrasi)
di keluarga A— minta rate Rp40.000 per sesi, itu pun setelah ibunya nawar a-lot.
selama sesi belajar, anaknya belajar ogah-ogahan, moody, kadang nunggu dulu dia 'siap' belajar dan waktu itu pernah paling parah bisa 60% sendiri dari durasi sesi yang aku sediakan. aku dapet suguhan minum air putih aja udah alhamdulilah, seringnya lupa tapi. mereka pernah beberapa kali cancel jadwal belajar yang sudah ditentukan sebelumnya, parahnya pernah cancel di tempat (aku udah datang di rumahnya tapi anaknya masih ada acara di sekolah dan nggak ada konfirmasi sebelumnya kalau hari itu cancel 😣), tanpa ganti uang kompensasi/transport dan ibunya cuma wa 'iya nih, dia masih ada acara sekolah kak, off dulu ya, tq', padahal aku udah sebelumnya ngosongin jadwal dan juga udah ngusahain jauh-jauh datang sampai depan rumah
di keluarga B— ibunya setuju sejak awal di rate Rp70.000 per sesi sesuai dengan yang aku ajukan dan itu rate standar/pasaran ngajar ke rumah waktu itu
anaknya disiplin belajar, secara kemampuan sebenarnya anak ini sedikit di bawah anak rumah A tadi, tapi anak ini lebih tekun, mau mencoba, aktif nanya, attitude baik dan dia udah siap belajar di waktu yang ditentukan. ortunya pun selalu nanyain mau minum apa plus selalu dikasih snack buat aku selama ngajar. nggak pernah cancel jadwal, apalagi cancel mendadak, sekalipun terpaksa cancel ibunya nawarin untuk ganti uang transport/ganti full sesi
sejak itu aku berprinsip, di bidang jasa - nominal rate itu bukan sekadar imbalan kita atas waktu, tenaga, pikiran dan biaya lain, tapi juga pemfilter mana konsumen yang beneran serius mau memanusiakan pakai jasa kita atau memang mereka cuma mental gratisan, mental mendang-mending, yang ketika diberi kerendahan hati di nominal lebih murah bukan menghargai kesempatan itu tapi malah beneran merendahkan pemberi jasa itu sendiri.
Itu kenapa aku mematok harga pas rilis e-book ini.
Tapi, cuman 20rb-an.
Buat commitment fee ✨
Anggap aja traktir aku es kopi susu, dan aku beberkan RAHASIA DAPUR ngontenku yg satu ini:
https://t.co/wKuUbxDmz4
I started watching this Netflix series called “2 Broke Girls” and I realized something deeper than the comedy…
These two girls work at the same place but have two completely different mindsets.
The blonde one grew up wealthy and somehow became BROKE. But even while broke:
- She’s still positive and always looks on the bright side of things
– She’s business-minded and
– Sees opportunities in things
While the other one grew up poor and it shows too. She has a negative view of life, a victim mentality and believes that she’s destined to fail.
And something hit me while I was watching one of the episodes…
Your background really shapes who you are as a person; how you think, how you view the world and even how you respond to opportunities.
Rich kids are taught how to think about money, business and growth. While poor kids are taught how to survive, manage struggle and “manage their expectations.”
That difference is LOUD.
This is why self-development is so important. Because sometimes it’s not that you’re not lazy, you’re just acting based on what you’re used to and from the beliefs your background instilled in you 🤷🏾♀️
Sometimes, you need a whole new mindset + environment not just setting new goals.
Because even though you set new goals as long as your mindset stays the same, guess what? Tomorrow the loop will repeat itself
A woman was filming herself singing a vocal piece when a cat suddenly barged in, crossing right in front of the camera, and started singing in a voice tone exactly like the woman's, as if saying "I can sing well too, you know!"...
This 6mm hydrangea-inspired bloom is the tiniest flower I've ever sculpted and honestly, I'm so proud of it 🥹🫶🏻 and yes, this is a new addition to my flower ring series! ✨️
On a scale of 1 to 10, how would you rate my new creation? 👀