Suka banget denger analogi ini:
“Apa yang kita lakuin di private, pasti bakalan keliatan di public.”
Ada 4 contoh:
1. Orang yang doyan baca, aura sama ilmunya bakal langsung keliatan pas lagi ngobrol sama orang lain.
2. Orang yang suka olahraga, bakalan keliatan lebih fit dan sehat.
3. Orang yang disiplin, bakalan keliatan lebih pede dan keyakinannya tinggi.
4. Orang yang tipe fokus, bakalan keliatan results sama powernya di hidup dia.
tau ga sih, salah satu tanda seseorang terlalu lama hidup dalam survival mode adalah kehilangan minat untuk dekat dengan orang lain. bukan karena mereka sombong atau benci semua orang, tapi karena sistem saraf mereka mulai menganggap kesendirian terasa lebih aman, sementara membangun hubungan dengan orang lain terasa melelahkan
normalisasi untuk berani ngomong “kayaknya kamu ga punya kemampuan untuk mencintaiku dengan cara yang aku mau dan butuhin, better kita ga usah lanjutin hubungan ini”
baca pelan-pelan ya :
mungkin, kalo kamu diluluskan saat itu, kamu akan angkuh.
mungkin, kalo diizinkan berhasil saat itu, kamu harus ketemu masalah yang untuk menghandlenya aja kamu ga mampu.
mungkin, kalo keinginan kamu semua dikabulkan hari itu, kamu akan lupa nikmatnya berdoa.
mungkin, kalo kamu ga pernah gagal, kamu jadi sombong dan acuh.
mungkin kamu memang ga tau apa-apa, tapi Tuhan ga pernah menukar apa yang memang untuk kamu.
Baru paham di umur 30+.
Psikologku pernah bilang, selama kita masih terus terpapar stresor yang sama, proses pemulihan memang bisa menjadi lebih sulit.
Lalu aku membaca firman Allah:
"Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka katakan, dan jauhilah mereka dengan cara yang baik."
(QS. Al-Muzzammil: 10)