É a primeira Copa do Mundo do Haaland, com 25 anos, e já tem 7 gols.
Quem se lembra desse vídeo que o Man City fez em 2022, quando a Copa foi no meio da temporada e o Haaland viu todos seus companheiros indo para o Qatar e ele ficando em Manchester.
Kenapa saya begitu keras mengkritik Neymar?
Yang jelas, saya tidak membenci Neymar. Di mata saya, dia adalah pemain yang "kasihan" aja.
Kasihan karena tidak mendapatkan guidance yang tepat dari lingkungan. Jika saja Neymar dikelilingi oleh orang yang peduli, saya yakin dia ini penantang alami untuk Messi dan Cristiano Ronaldo.
Kalau Neymar punya gaya hidup dan pola pikir seperti Messi aja, mungkin duologi alien tidak akan terjadi. Kita bisa melihat trio terbaik di zaman yang sama.
Yah, itu kalau kita melihatnya dari sisi "what if". Dan celakanya, cuma bisa sampai sana saja.
Karena di Piala Dunia ini, di mata saya, Neymar itu egois. Saya menghargai perjuangannya bersama Santos demi kembali ke timnas. Siapa yg nggak mau main di Piala Dunia, kan.
Namun, kita nggak bicara pemain yang bugar dan sehat. Fisiknya udah nggak 100% lagi dan menjelang penentuan skuat, dia nggak bugar.
Saya selalu memegang kepercayaan bahwa leader yang baik tahu kapan harus tut wuri handayani atau mendukung dari belakang. Dia bisa saja tegas ke Ancelotti bahwa ada pemain yang lebih layak dari sisi kebugaran dan akan berguna untuk tim.
Publik Brazil mencintai Neymar itu wajar. Dia adalah "jembatan" antara generasi monster ke generasi masa kini. Dia merasakan bermain bersama Ronaldinho dan Vini.
Cinta dalam rasa, dan cinta di atas lapangan bagi saya agak berbeda.
Cinta di lapangan itu harus penuh logika.
Kalau hanya mengedepankan rasa, bukan bahagia yang didapat, tapi romantisasi pecundang bernama besar saja.
Dan itulah yang membunuh Brazil. Romantisasi yang gagal memberi hasil.
Dari euforia juara Eropa hingga nyaris terdegradasi, musim Tottenham Hotspur berubah jadi kisah runtuhnya identitas setelah ditinggal Son Heung-min dan dihantam eksperimen tak berhasil di era Thomas Frank hingga Roberto De Zerbi.
Lo ngerasa klub lo jelek? Coba deh liat juara Europa League musim lalu, Tottenham Hotspur.
Barusan mereka kalah 0-1 lawan Sunderland.
Tahun 2026 kan udah 100 hari lebih ya, tapi ini klub cuma menang 2 kali dari 19 pertandingan.
Gue ulang sekali lagi ya,
2 kali menang dalam 19 pertandingan.
Itu pun 2 kali menang di UCL. Ga pernah menang di Premier League tahun ini.
Sisa 6 match lagi musim ini, dan skrg mereka di peringkat 18, alias udah mesti siap-siap kalo degradasi.
Micky van de Ven & Cristian Romero yg statusnya kapten & co-captain, udah keliatan kayak mau nangis di akhir laga tadi.
Mental hancur. Will they bounce?
Match bola lainnya yang gue pribadi kasih rating 10/10 adalah Ajax 2-3 Totnem Otspe, leg ke-2 semifinal UCL 2018/19
Coba, ada yg masih inget ga leg 1 clash ini skornya berapa?
Waktu itu Spurs kalah 0-1 di kandang sendiri dr gol Donny van de Beek. Abis itu terbit lah match leg 2 ini.
Main away ke Amsterdam yg full-house, tanpa si jagoan Harry Kane yg cedera. Babak pertama Spurs bahkan ketinggalan 0-2 alias 0-3 by aggregate.
Abis itu Lucas Moura bikin hattrick yang tiga-tiganya menurut gue tekniknya gila dan bener-bener tipis ruangnya. Apalagi gol ketiga di menit terakhir..
Emang ga bisa dipungkiri UCL era aggregate + agresivitas gol tandang tuh banyak bgt absolute cinema. Real. Serunya ini sepanjang match jual-beli serangan!!
Sometimes I’m frustrated by Richarlison, sometimes I’m absolutely amazed by Richarlison.
Sometimes I dislike Richarlison. Sometimes I love and adore Richarlison.
As you can tell I never know where I stand with him 🤪 yes he might not be the most technically gifted player or the first name on your team sheet but the one thing you can’t deny is his determination, desire and fight, and it’s situations and circumstances like we currently find ourselves in highlight who truly cares about this football club and who is proud to represent our beloved Spurs….
Richarlison is that player
🐦🫶🏻🫡
Guys Feri Amsari baru saja bilang sesuatu yang perlu lebih banyak orang Indonesia dengar soal Board of Peace.
Dan ini bukan soal perasaan pro Palestina atau pro Amerika.
Ini soal hukum yang sangat konkret.
Indonesia join Board of Peace tanpa persetujuan DPR.
Pasal 11 Undang-Undang Dasar sudah sangat jelas. Presiden mau buat perjanjian soal perang, perdamaian, atau perjanjian internasional apapun harus minta persetujuan DPR dulu sebelum pergi.
Dan setelah pulang — harus diratifikasi DPR dalam bentuk undang-undang.
Dua-duanya tidak dilakukan.
DPR mengaku masih reses.
Sementara Presiden sudah tanda tangan.
Sudah komitmen kirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza. Dan belum ada penjelasan yang jelas soal apa manfaatnya bagi Indonesia.
Feri bilang ini bukan pertama kali.
Hari pertama kabinet dilantik saja Seskab Teddy dilantik tanpa berhenti dari TNI aktif.
Padahal undang-undang TNI tidak mencantumkan sekretaris kabinet sebagai jabatan sipil yang boleh diisi TNI aktif.
Hari pertama sudah langgar undang-undang.
Jadi ini bukan anomali.
Ini pola.
Dan soal 8.000 prajurit yang mau dikirim ini yang paling gw catat dari Feri.
Palestina sendiri sudah bilang jangan kirim pasukan. Tapi Indonesia tetap jalan. Untuk apa? Feri khawatir prajurit kita dijadikan pasukan darat tameng kepentingan Amerika dan Israel sementara perangnya sendiri sudah pakai drone dan teknologi. Yang kena duluan justru manusia di lapangan.
Dan biayanya pakai uang siapa? Nyawanya milik siapa?
Soal argumen ekonomi yang sering dipakai untuk membela keputusan join BOP bahwa kita bisa dapat tarif 0 persen dari Amerika Feri kasih konteks yang menarik.
Mahkamah Agung Amerika sendiri sudah putuskan bahwa Trump tidak boleh tentukan tarif dagang tanpa persetujuan Senat. Artinya tarif yang dijanjikan itu fondasinya sudah digugurkan pengadilan tertinggi Amerika. Dan Trump tetap jalan seenaknya.
Jadi kita berikan konstitusi kita untuk perjanjian dengan orang yang pengadilannya sendiri bilang dia tidak berwenang buat perjanjian itu.
Feri simpulkan dengan satu kalimat yang gw rasa paling jujur.
Ini adalah hari yang gelap untuk konstitusi bangsa ini.
Bukan karena Indonesia tidak boleh punya kepentingan ekonomi. Bukan karena bergaul dengan Amerika itu salah. Tapi karena ketika Presiden sendiri tidak patuh pada konstitusinya dan tidak ada yang bisa mengawasi karena DPR koalisinya satu suara yang hilang bukan cuma prosedur.
Yang hilang adalah jaminan bahwa keputusan sebesar ini yang menyangkut nyawa prajurit dan posisi Indonesia di dunia diambil dengan akuntabilitas yang seharusnya.
Normalisasikan chat WA ke orang yang belum kenal lo dengan format sederhana berikut:
Salam: Assalamualaikum, Selamat pagi, siang, malam, dll
Sapaan: Hay, halo, hai, dsb
Perkenalkan diri: Nama & institusi
Sumber informasi: Tau no hp darimana atau dari siapa
Keperluan: Mau minjem duit, nawarin asuransi, dll
Ada lagi?
Adab sederhana tapi ga semua orang bisa.
Guys Jepang resmi tolak permintaan Trump kirim kapal perang ke Hormuz.
Resmi.
Bukan sangat sulit.
Bukan sedang dikaji.
Tapi tidak.
Dan sekarang scoreboardnya sudah jelas.
Prancis tidak.
Jepang tidak.
Korea Selatan masih ragu tapi kemungkinan tidak. China diam yang artinya tidak.
Trump minta koalisi internasional jaga Hormuz.
Yang datang hampir tidak ada.
Dan ini bukan kebetulan.
Ini kalkulasi yang sama dari semua negara itu.
Iran sudah kasih tawaran yang sangat jelas Hormuz terbuka untuk semua kecuali Amerika dan Israel.
Jadi Jepang yang 90% minyaknya lewat Hormuz sekarang masih bisa akses dengan aman — selama tidak ikut koalisi Amerika.
Logikanya sederhana.
Untuk apa kirim kapal perang korbankan akses energi yang sudah aman demi solidarity dengan negara yang justru jadi penyebab semua ini tidak aman?
Jepang punya konstitusi pasifis.
Punya 10 ribu orang yang turun ke jalan minggu ini. Punya kalkulasi ekonomi yang sangat jelas.
Dan mereka sudah jawab.
Yang menarik sekarang adalah bagaimana Trump bereaksi.
Dia sudah ancam tunda summit dengan Xi kalau China tidak bantu.
Prancis dan Jepang sudah bilang tidak. Koalisinya mulai terlihat seperti Amerika dan Israel berdiri sendiri.
Dan semakin sedikit yang mau ikut semakin sulit Trump jual narasi bahwa ini perang yang didukung dunia.
🚨 Courtois: “I told Antonin Kinsky as I also made mistakes at Atlético and I made mistakes at Chelsea! I also got nutmegged twice by Messi…”. 😅
“I have told him that he has to learn from this... life is hard but he has to remain confident… that’s the way”.
“The goalkeeper position is super vulnerable. When we make mistakes, it’ll end up in a goal. I ask Tottenham to support him and all his teammates as well”.
THE DON’T CARE FC
KINSKY • One of the worst goal keeping performances I’ve seen but the blame should rest on the man who through him in at the deep end
DANSO • He was like Danso on ice last night, a Danso in distress. Clearly not good enough for top tier football. Championship player at very best
MICKY VDV • He is doing all he can to not play for Spurs again. He can’t be trusted anymore, and for that reason last night should be his last in a Spurs shirt
ROMERO • Seems like he has way too much power for a player, seemingly called the shot to sub off Kinsky. If he’s our main leader we are big trouble. A work cup winner but never shows that class for his club
SPENCE • Another toothless display lacking of real quality. Where is that player than no attacker could get past earlier in the season? Conte was right about him as he was many other things about the club
PORRO • Don’t let the goal fool you, he wasn’t great last night, reason he stuck out from the rest was because of how poor they all were. If he’s a Spurs fan he has a funny way in showing it
SARR • This system does not suit him one bit, constantly being overrun and can’t hold onto the ball. He is a midfielder who should only be playing in a 3 man midfield. For all the athleticism he has, he lacks in the footballing department
GRAY • Not going to get on his back too much, seemed like he was at least fighting but again similar to Sarr this system is hindering him rather than helping him. Feel for the lad
TEL • Tel gives 100% and he always tries to advance with the ball. Saying that he’s not good enough to do the latter. Not good enough to play for Spurs but our options in the attacking department are very limited
MUANI • This guy must have nudes of Tudor. Starts every game when it was evident months ago he doesn’t want to be at Spurs in the first place. He won’t give a damn if we go down so stop starting him. Impact sub at best
RICHARLISON • Similar to Porro his performance didn’t seem that bad because of how poor the rest were. If he was playing in a team thriving we would all be calling for him to be dropped. Where is that warrior who saved Everton
IGOR TUDOR • What an absolute disgrace, literally destroyed a players career last night. Refused to acknowledge any of the players being subbed off. Looked like a dead man walking and if he’s not sacked today major questions need to asked about the club
Bukan debut yg manis. Justru sebaliknya, bisa meruntuhkan mental.
Antonín Kinský, kiper Spurs ini masih 22 tahun. Dia diganti Vicario pd menit 17 setelah kebobolan 3 gol dalam 15 menit.
Toni menangis saat diganti 😭🥲
Comeback stronger Toni 🙌🏻🔥💪🏻
Pic via ESPN