Kenapa menulis kesini? Saya perlu mengeluarkan sampah di otak saya agar tidak membenci tanpa alasan dan berpikir negatif kedepannya. Apakah si anak baru ini akan saya maafkan? Tidak, saya tidak sebesar hati itu untuk memaafkan. Cukup sampai sini saja berkenal nya. π
This new kid, dapat promosi kurang dari 1 tahun dia kerja. Well saya perlu 4 tahun jadi staf dulu baru promosi. Kecewa? Tidak hanya saja sampai hari ini si anak baru tidak menjalankan tupoksi tugasnya. Siapa yang handel? SAYA π
Fun facts i played along on this new kid game, saya iyain aja apa kata dia, membuat dia nyaman supaya dia ga tau perasaan asli saya. Jahad ya saya? Ya karena saya dijahatin duluan. Saya tidak bangga dengan ini. Tapi saya tidak suka dibuat begini. Sabar itu berbatas
Apakah saya iri? Tidak karena saya sudah menanti2kan hal ini. Yang saya tidak suka ada bumbu bumbu halus disana sehingga saya tertuduh melakukan kudeta. Saya hanya bisa "Oh?" okay baiklah, semangat kerja saya yang awalnya 150% akhirnya jadi di 0% bener bener ga mood sama sekali
Semenjak itu suasana ruangan tidak kondusif, ada saja ulah si anak baru ini berusaha mendobrak dan merusak ketenangan ruangan kerja saya. Sampai di masa saya cuti melahirkan, si anak baru berhasil mengambil hati atasan saya. Sehingga saya tidak di percaya lagi oleh beliau.
Si anak baru ini kepergok juga sama teman seruangan kami. Dan parahnya dia tidak mengaku sama sekali dengan apa yang terjadi. Playing victim dan merasa dizolimi. I mean, how come coba?
Sebut saja anak baru si sumber masalah saya. Awalnya semua baik baik saja sampai teman bidang lain menemukan di anak baru ini ngajak temen lawan jenisnya diruangan kami berduaan saja posisi pintu ruangan dikunci. Well baru awal ini, bisa menilai?
Gasuka ada orang yang sudah dinasehati biar ga ngeselin tapi masih aja ngeselin. Memang kita ga bisa membuat semua orang suka pada kita. Hanya saja orang ini bikin suasana kerja saya jadi super duper tidak nyaman
Menulis
Dunia kerja itu suck banget, kenapa? sial aja rasanya menemukan orang yang bermuka dua. Yah saya juga sih kadang suka khilaf juga. Tapi tidak separah temen kerja saya π€£
Bnyk orang tak paham arti Habib. Habib itu sebutan hormat dan sayang kpd kpd seseorang. Misal kpd Rektor, Menteri, Dirut PJKA. Tak semua yg dipanggil Habib keturunan Nabi. Keturunan Nabi sebutannya ada 2: 1) Syarif/Syarifah (jalur Hasan); 2) Sayyid/Sayyidah (jalur Husein).
kaya tertampar liat storisnya @lavivrie ini, krn sering bgt ngerasa agak kesel pas bapaknya agak lama nyamperin, kadang masih nanya mau dijemput dimana. :β)