For me Barbie was the first feminist icon in animation. Endless careers, no prince needed, just a girl showing other girls they could be anything. Thatโs why we were all obsessed
@catnikbagnet hi kak, ijin join ya. aku dari dulu pengen bgt punya buku a little life cuma belum pernah sempet kebeli bukunya, tertarik karena sering muncul di fyp aku, buku yg setebal bantal tapi katanya ga boring, buku yg byk memakan korban, aku pgn jadi salah satu korban dr buku itu, wml๐คฒ๐ป
Kalau rupiah benar-benar tembus Rp20.000 per dolar, ada satu kelompok yang bisa sangat tertekan.
Bukan orang miskin.
Bukan juga orang kaya.
Tapi kelas menengah.
Kelompok yang "terlalu kaya" untuk dibantu tapi "belum cukup kaya" untuk terlindungi.
Mereka terlihat baik-baik saja dari luar.
Padahal sedang menopang semua bebannya sendiri.
Cicilan rumah, sekolah anak, orangtua yang mulai menua, dan standar hidup yang harus terus dipertahankan.
Masalahnya, selama bertahun-tahun banyak yang mengira mereka sedang membangun kekayaan.
Padahal yang dibangun baru kehidupan yang lebih mahal.
Penghasilan naik, tapi cicilan ikut naik.
Penghasilan naik, tapi kebutuhan ikut naik.
Penghasilan naik tapi rasa aman tidak ikut naik
Itulah mengapa banyak keluarga merasa:
โGaji saya jauh lebih besar dibanding beberapa tahun lalu, tapi kenapa hidup terasa lebih berat?โ
Kalau dolar benar-benar menuju Rp. 20.000, yang perlu dikhawatirkan bukan cuma kursnya, tapi kenyataan bahwa banyak keluarga akan baru sadar:
selama ini mereka hidup nyaman bukan karena keuangannya yg kuat, melainkan karena kondisi ekonomi masih cukup baik untuk menopangnya.
dan ketika kondisi itu berubahโฆ
yang bertahan bukan siapa yang bergaji besar tapi siapa yang punya bantalan finansial.
i believe in re-reading and re-watching your favourite books & movies at different stages of your life. the plot never changes, but your perspective does.
kadang orang yg dikit2 takut/malu untuk nyoba bukan krn nggak capable, tapi krn terbiasa tumbuh dalam mode survival, jadi lebih baik cari aman ajaa gitu. definitely its not them to blame sih, blame the system and unequal access...
- Ke Brazil โ Ingin bahasa Portugis diajarkan di sekolah-sekolah
- Ke Russia โ Siapkan kandidat untuk ikut program kosmonot Rusia.
- Ke Korea selatan โ ingin memperbanyak konser K-Pop
- Ke perancis โ ngin bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah
- Di Indonesia โ pidato selau tidak suka asing
HEY ANTEK-ANTEK ASING
Jahat, gak sopan dan childish. Menurut gua no closure is closure tuh gak ada, itu mah lack of respect. Sesimple jelasin aja gak bisa? payah. Kalo emang merasa belum dewasa dan belum bisa berkomunikasi dengan baik, gak usah mulai hubungan sama orang. Mungkin sama kambing aja
HAH APA LAGI INI BRO?? WOI MARK LEE COBA COMFIR INI BENERAN APA ENGGA WOI ๐ญ๐ญ๐ญ udah capek nebak sana sini tapi si abang ini diam diam saja, tapi kalo beneran! Mark lee, lo beneran keren banget, lu baru resign udh ada kerjaan baru aja, info loker please mark ๐ญ๐ญ๐ญ
Kenapa orang Jawa dicap "nrimo, sopan, penurut" sementara suku di luar Jawa (kayak Minang, Batak, Bugis) sering dicap "keras, pembangkang, licik, atau banyak bacot"?
Funfact ini doktrin politik yang dibangun sejak era penjajahan wkwk, dan terus kebawa sampai sekarang.
Pemerintah Hindia Belanda sengaja bikin klasifikasi karakter ini buat mecah belah masyarakat biar nggak bersatu a.k.a Devide et Impera.
Mereka butuh orang Jawa dikondisikan kalem supaya gampang dijadikan tenaga kerja murah dan birokrat rendahan yang nurut sama atasan.
Di sisi lain, suku-suku Sumatera yang punya tradisi merantau suka dagang dan jago lobi politik sengaja diawasi ketat dan dicitrakan negatif sebagai "tukang ngolah" atau "pembangkang" biar suku lain males berbaur sama mereka.
Jadi, stereotip itu hasil cuci otak ratusan tahun buat ngamanin aset penjajah. Dan bodohnya mayoritas kita masih memakai stereotip macam tu.
"Orang-orang Jawa cinta damai"
Who decided that!? ๐คฃ๐คฃ
Faktanya, rezim Orde Baru yang sangat Jawa-sentris justru ngebangun kekuasaannya lewat sistem premanisme dan kekerasan negara.
Mulai dari pembantaian 65-66 dilanjut Petrus sampai ormas-ormas yang dipakai buat ngegulung lawan politik nya ๐ง
YANG SEHARUSNYA DAPAT GAJI BESAR
1. GURU
2. NAKES
YANG SEHARUSNYA TIDAK MAHAL
1. PENDIDIKAN
2. BUKU
3. IKAN, BUAH & SAYUR
YANG SEHARUSNYA SAMA
SISTEM SEKOLAH TIDAK ADA SWASTA TIDAK ADA NEGRI ๐ญ
"Listrik padam di sebagian wilayah Sumatera 3 hari lebih"
Media: ๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค
"prabowo pake APBN 100M untuk beli sapi qurban"
Media: PRABOWO MEMBELI SAPI QURBAN SEJUMLAH 1000 EKOR UNTUK DISEBAR KE SELURUH INDONESIA
alias
MEDIA K*NTOL!!! ๐๐ป๐๐ป๐๐ป