Habis ditampar habis-habisan. "Semakin diteguk, semakin haus. Kukira air, ternyata dunia." refleksi dari Q.S. Al-Hadid: 20.
Dulu keras kepala banget. Kerja bisa sampai jam 2 pagi hampir setiap hari. Ngejar ini, ngejar itu. Fokusku cuma satu: ingin punya kehidupan yang lebih layak. Tapi ternyata, di tengah semua itu aku sempat lupa kepada Sang Pemberi kehidupan yang layak itu sendiri. Sekarang aku jauh lebih mindful. dalam bekerja, olahraga, tidur cukup, bersyukur, spend time bersama orang yang aku sayang & sedekah..Ternyata, justru sejak belajar menyeimbangkan semuanya, Allah memudahkan jalanku untuk mendapatkan kehidupan yang dulu aku kejar.
Terima kasih ya Allah. Engkau tidak pernah meninggalkanku, meski berkali-kali aku yang lalai mengingat-Mu. 💗
Pemerintah, menurut gw, harus hati-hati banget…
Banyak kelompok yang sudah resah dan kecewa karena kebijakan pemerintah ini.
- Kelas menengah yang kesal karena harga Pertamax dinaikkan
- Oknum Pemda dan ASN Kementerian yang kesal karena anggaran lembaganya kena efisiensi demi MBG
- Dan juga kesal karena aparat mulai masuk ke dunia birokrasi sipil
- Rakyat kecil yang kesal karena harga-harga naik (terutama sejak naiknya harga minyak dunia)
- Masyarakat sipil dan LSM yang kesal karena gaya-gaya Orba terlihat kembali
- Pengusaha/Investor yang kesal gara-gara Danantara dan Badan Ekspor
- Plus pernyataan pemerintah yang tidak lazim dan kurang menenangkan pasar.
Dan terakhir, pengusaha SPPG yang mulai ga nyaman karena MBG jadi ga jelas…
Ini udah lampu merah...
Situasi seperti ini sudah rawan banget.
guys lu pada tau kan hari ini
prabowo, bahlil dan teddy ada pidato
tapi tak satu pun dari mereka
menyinggung tentang kenaikan pertamax
kenapa dan bagaiamana nya lohh
Masih inget ga, dulu SBY mau naikin harga bensin 400 perak aja sampai pidato live di TV, minta maaf berkali-kali dengan wajah yang beneran sedih.
bahkan ada pengumuman seminggu
sebelum dinaikkan
Beliau punya banyak kekurangan tapi momen itu susah dilupain.
Pas Tsunami Aceh, beliau stay di lokasi bencana dan turun langsung. Bukan sekadar konferensi pers dari Jakarta.
Itu bukan hal yang luar biasa sebetulnya itu memang standar minimum seorang pemimpin. Tapi terasa luar biasa karena sekarang jadi langka.
Karena yang rakyat butuhkan dari seorang pemimpin di saat krisis sebenarnya sederhana:
Diakui. Ditemani. Dan kalau terpaksa ada kebijakan yang menyakitkan minimal dikasih penjelasan yang jujur, bukan denial.
Gue udah tonton video pidatonya full di HIPMI.
Jujur gw baru nyadar...
PRABOWO SAMA SEKALI GA SINGGUNG-SINGGUNG KENAIKAN PERTAMAX
Padahal kenaikannya tadi pagi loh..
Menurut gw pribadi, harusnya beliau menjelaskan mengapa pertamax dinaikkan berserta alasannya dan apa kompensasinya.
Ya, walau Pertamax non-subsidi, tetap saja kenaikannya akan berdampak pada masyarakat, khususnya kelas menengah.
Dan ya Allah, ga perlu lah ada 10+6 = 17
Nanti bisa muncul kesan kalau presiden terlihat kurang fit.
Ada anak sedang ujian Olimpiade Sains Nasional (OSN), tapi MATI LAMPU!
Padahal persiapannya berbulan bulan buat lomba ini, dengan harapan ingin memberikan yang MAKSIMAL!
Tapi harapan ini HANCUR akibat mati lampu dan internet.
Di videonya sang anak nangis.
GINI AMAT JADI WNI.