Gue takut banget masuk ke fase "bawaannya pengen tidur terus" lagi. Biasanya ini jadi tanda awal kalau gue lagi mulai lost, ngerasa kosong, dan pengen ngejauh dari semua orang. Gue nggak mau masuk ke fase itu lagi, please. Gue nggak mau kehilangan diri gue sendiri untuk kedua kalinya. 😔
Semoga kita semua selalu kuat dan bisa menang ngelawan semua hal yang selama ini cuma dipendem sendiri, yang nggak pernah kita ceritain ke siapa pun. Sending big hugs buat kalian semua
sekarang ngerti knp banyak orang bilang kangen jaman sekolah atau kuliah tuh krn kita sm temen2 kita ada di fase yg sama. mau gimana keadaannya kita gk ngerasa sendirian.
adulting feels so lonely, semua orang sibuk sm hidupnya sendiri. fasenya beda, prioritasnya jg.
aku pernah membaca,
“maka, bertumbuhlah dengan sangat cantik. biarlah luka-luka itu menjadi perjalanan yang perlahan membentukmu menjadi akar yang kuat.”
lalu seseorang menimpali,
“jika nasi telah menjadi bubur, buatlah bubur yang enak.”
Ada tulisan cantik banget, kira-kira begini isinya:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
@tanyakanrl Ternyata MBG itu ga gratis ya, dibayarnya pake:
- sulitnya akses pendidikan layak
- keracunan makanan
- sulitnya nyari pekerjaan
- pemulihan bencana yg lambat
- non aktifnya bpjs
Semoga semuanya lekas membaik, hanya kepada Tuhan kita berharap.
Tolong yang punya anak laki-laki, ajarkan dari kecil untuk menghormati dan memuliakan perempuan.
Ajarkan jadi pria yang dewasa, mandiri, gentle, dan paham bahwa urusan rumah tangga bukan beban satu pihak.
Masak, bersih-bersih, ngurus rumah itu basic life skill, bukan “bantuan”.
Kalau pria disebut pemimpin, itu karena tanggung jawab menafkahi, melindungi, dan hadir secara emosional.
Bukan karena merasa berhak dilayani tanpa memberi timbal balik.
Pernikahan bukan tempat menitipkan semua beban hidup ke satu orang.
Bukan juga ruang untuk menekan mimpi pasangan.
Keluarganya dibakar hidup2 hanya krn ayahnya membongkar bisnis judi oknum militer
Hingga kini pelaku masih bebas dan digaji negara
Kini dia menjadi saksi mengenai perbedaan perlakuan hukum antara pelaku sipil dengan pelaku dari unsur militer
bener poinnya “narasi publik kerap melenceng dari akar masalah.” seperti kasus lolly. isu child grooming, aborsi, bad parenting, direduksi jadi anak pembangkang yang bucin tolol. bayangkan brp isu PENTING kena sapu yg juga dialami aurelie lolly lain krn sibuk mengomentari korban
seharusnya penderitaan aurelie bisa lebih cepat berakhir sejak pertama mencuat ke publik karena publik shrsnya menghukum bobby tapi di tgn media indo partriarki yg buta isu child grooming, isu ‘laki laki DEWASA memanipulasi anak’ jd kerdil, beralih ke ‘ANAK perempuan pembangkang’
*Laki² merkosa cewe pas malem*
"Cewe jangan keluar malem"
*Laki² merkosa cewe berpakaian ga nutup semua bagian tubuh*
"Makanya cewe tutup aurat"
*Laki² pake AI utk nelanjangin foto cewe*
"Cewe jangan post foto"
Semua dibebanin ke cewe, ga pernah tegas ngatur laki²
Barusan bgt gue kena juga, asli gemeteran. Gila, gue gak keliatan muka, pake baju tertutup, dan masih dapet pelecehan kayak gini. Fak gue nangis bgt. Apakah ruang aman bagi perempuan untuk berekspresi makin gak ada skrng? Kok orng2 bisa sejahat ini?